FOMC Tahan Suku Bunga, Begini Nasib Kripto

Keputusan Federal Open Market Committee (FOMC) untuk menahan suku bunga acuan AS pada Kamis (29/1/2026) pukul 2.00 WIB, memicu respons hati-hati di pasar aset kripto global.

Setelah pengumuman tersebut, pergerakan Bitcoin dan altcoin cenderung terbatas, dengan mayoritas pelaku pasar memilih menunggu arah kebijakan moneter selanjutnya sebelum mengambil posisi besar.

FOMC Kripto

Dalam pertemuan kebijakan tersebut, The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50 persen hingga 3,75 persen. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi ekonomi AS yang masih stabil serta laju inflasi yang belum sepenuhnya mereda.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Pernyataan resmi bank sentral AS menyebutkan bahwa aktivitas ekonomi masih menunjukkan pertumbuhan moderat, sementara pasar tenaga kerja relatif solid.

Di sisi lain, tekanan harga dinilai masih memerlukan pemantauan lebih lanjut, sehingga kebijakan pelonggaran belum dianggap tepat untuk dilakukan dalam waktu dekat.

BACA JUGA:  Bitcoin Masih Seret, Modal Parkir di Stablecoin

“Kami perlu memastikan inflasi benar-benar bergerak menuju target sebelum mempertimbangkan perubahan kebijakan lebih lanjut,” ujar Ketua The Fed, Jerome Powell.

Pernyataan ini memperkuat sikap kehati-hatian bank sentral dalam menentukan arah suku bunga ke depan.

Respons Pasar Kripto Pasca Keputusan FOMC

Pasar kripto merespons keputusan tersebut dengan pergerakan yang relatif terbatas. Berdasarkan data CoinMarketCap, dalam 12 jam setelah pengumuman FOMC, Bitcoin tercatat melemah 0,38 persen ke level US$88.934, sementara Ethereum turun 0,43 persen ke kisaran US$2.998. Total kapitalisasi pasar kripto juga terkoreksi sekitar 0,45 persen menjadi sekitar US$2,99 triliun.

Sejumlah altcoin mengikuti tren pelemahan tersebut, meskipun beberapa aset mencatatkan penguatan. Token Hyperliquid (HYPE) naik 5,65 persen, Jupiter (JUP) melonjak 13,20 persen dan Fetch.ai (FET) menguat 1,54 persen. Kenaikan ini dipengaruhi oleh faktor internal proyek, seperti penambahan listing di bursa serta rotasi sektor oleh investor.

BACA JUGA:  Waduh! Salah Satu Bisnis Milik Timothy Ronald Gulung Tikar

Pelaku pasar menilai keputusan The Fed yang sesuai ekspektasi belum cukup kuat untuk mendorong reli besar di pasar kripto. Banyak trader memilih menahan transaksi agresif dan fokus pada strategi jangka pendek di tengah ketidakpastian arah kebijakan moneter.

Analis melihat bahwa pasar masih berada dalam mode wait-and-see karena belum adanya sinyal kuat terkait pemangkasan suku bunga berikutnya.

Likuiditas Ketat dan Sikap Investor Institusional

Keputusan FOMC untuk mempertahankan suku bunga turut berdampak pada kondisi likuiditas global. Harapan akan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat dinilai semakin menipis, sehingga arus modal ke aset berisiko, termasuk pasar kripto, belum mengalir secara signifikan.

Likuiditas yang relatif ketat membuat volatilitas pasar tetap terjaga. Pergerakan harga masih sensitif terhadap pernyataan pejabat The Fed, rilis data inflasi, serta indikator ekonomi AS lainnya. Kondisi ini mendorong investor untuk lebih selektif dalam mengambil posisi.

BACA JUGA:  Robinhood dan Sony Kucurkan Dana Investasi di Crypto Exhange Ini

Investor institusional juga terpantau bergerak lebih konservatif. Sejumlah dana besar memilih menunggu kepastian kebijakan sebelum meningkatkan eksposur ke aset digital. Strategi ini dilakukan untuk mengurangi risiko di tengah ketidakpastian global.

Sepanjang Januari 2026, arus dana ke produk investasi berbasis kripto menunjukkan tren fluktuatif. Beberapa instrumen mencatat arus masuk terbatas, sementara lainnya mengalami stagnasi. Hal ini mencerminkan sikap pasar yang belum sepenuhnya percaya diri untuk kembali masuk dalam fase risk-on.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia