Formasi di Balik Bursa Kripto Besutan Haji Isam Terungkap, Ini Daftarnya!

Setelah lama menjadi perbincangan, bursa kripto yang digarap oleh crazy rich Kalimantan, Haji Isam, resmi diluncurkan. Informasi ini pertama kali disampaikan oleh Pang Xue Kai, mantan CEO Tokocrypto, yang kini menjabat sebagai President Director ICEx Group, melalui unggahan di akun LinkedIn pribadinya beberapa hari lalu.

Pengumuman Bursa Kripto ICEX
Pengumuman Bursa Kripto ICEX melalui LinkedIn pribadi Xue Kai (Kai) PangXue Kai (Kai) Pang.

Tak lama berselang, detail lain yang tak kalah menarik ikut mencuat. Formasi kepemilikan saham dan jajaran pengurus di balik bursa kripto anyar tersebut mulai terungkap ke publik. Lantas, siapa saja pihak yang berada di balik proyek ini? Berikut adalah ulasan lengkapnya!

BACA JUGA: Bursa Kripto Besutan Haji Isam Resmi Hadir di Indonesia!

Formasi Kepemilikan Bursa Kripto Besutan Haji Isam

Tampilan Situs Bursa Kripto ICEX
Tampilan Situs Bursa Kripto ICEX

Pendirian bursa kripto di Indonesia tak bisa dilepaskan dari revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Regulasi ini mengatur ketat berbagai aspek, mulai dari modal minimum, jumlah perseroan terbatas yang harus terlibat, hingga batas maksimal kepemilikan saham dalam satu bursa.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Meski sempat dinilai menantang, ketentuan tersebut berhasil dipenuhi oleh International Crypto Exchange (ICEX) yang dikaitkan dengan Haji Isam. Berdasarkan data dari Kementerian Hukum, struktur kepemilikan ICEX melibatkan 14 perseroan terbatas dengan komposisi sebagai berikut:

  1. PT Aethera Inovasi Digital (20 persen)
  2. PT Aset Digital Berkat [Tokocrypto] (0,1 persen)
  3. PT CTXG Indonesia Berkarya [Mobee] (0,3 persen)
  4. Finora Integrasi Nusantara (20 persen)
  5. PT Kripto Maksima Koin [Floq.id] (0,1 persen)
  6. PT Multikripto Exchange Indonesia [Koinsayang.com] (1 persen)
  7. PT Regnum Sukses Utama (20 persen)
  8. PT Rekeningku Dotcom Indonesia [Reku] (0,1 persen)
  9. PT Samuel Kripto Indonesia [Samuelkripto.com] (1 persen)
  10. PT Tiga Inti Utama [Triv.co.id] (1 persen)
  11. PT Tumbuh Bersama Nano [Nanovest.io] (0,1 persen)
  12. PT Upbit Exchange Indonesia [id.upbit.com] (1 persen)
  13. PT Volaris Visi Karya (20 persen)
  14. PT Vita Nova Global (15,3 persen)

Mengutip laporan Kontan edisi Selasa (6/1/2026), Haji Isam disebut masuk melalui PT Finora Integrasi Nusantara dengan kepemilikan 20%. Meski belum dikonfirmasi secara langsung, perusahaan tersebut diketahui dikendalikan oleh Timothy Savitri, yang disebut sebagai rekan dekat Haji Isam.

BACA JUGA: Berita Kripto Viral Minggu Ini: Dari Bursa Kripto Baru hingga Isu Keamanan Dana Investor

Direksi dan Komisaris ICEX

Selain struktur pemegang saham, susunan direksi dan komisaris ICEX juga mulai terkuak. Nama Xue Kai menjadi salah satu figur paling menonjol dalam jajaran manajemen. Berdasarkan sumber yang sama, berikut susunan pengurus ICEX:

Direksi

  • Pang Xuwkai (Direktur Utama)
  • Andrew Marchen (Chief Technology Officer)
  • Rizky Indraprasto (Chief Financial Officer)

Komisaris

  • Fuad Rahmany (Komisaris Utama)
  • Dumoly Freddy Pardede (Komisaris)

Andrew Marchen dikenal memiliki rekam jejak panjang di industri kripto global. Sebelum bergabung dengan ICEX, ia pernah menjabat sebagai CTO di Wallex serta CTO sekaligus Founder di Swipe Crypto.

Nama Rizky Indraprasto juga menarik perhatian. Ia memiliki latar belakang kuat di sektor keuangan, dengan pendidikan dari Bentley University dan Imperial Business School, serta pengalaman profesional di institusi finansial global seperti Citi dan HSBC.

Sementara itu, Fuad Rahmany sempat dimintai konfirmasi oleh KONTAN terkait perannya sebagai Komisaris Utama ICEX. Namun, ia memilih untuk belum memberikan komentar.

“No comment dulu,” ujarnya singkat pada Senin (5/1).

Adapun Dumoly Freddy Pardede dikenal sebagai ekonom senior dengan pengalaman panjang di bidang keuangan dan ekonomi. Ia juga pernah menjabat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga dinilai mampu memperkuat kredibilitas jajaran pengawas ICEX.

BACA JUGA:  Rekap Investasi Januari 2026: IHSG Merah, Bitcoin Remuk, dan Logam Mulia Meredam!

Bagaimana Kelanjutan Bursa Kripto ICEX?

Melihat komposisi pemegang saham serta jajaran direksi dan komisaris yang terlibat, ICEX berpotensi menjadi pemain penting di industri kripto nasional. Dengan bursa kripto CFX yang lebih dulu hadir di pasar, kehadiran ICEX diharapkan mampu menghadirkan kompetisi sehat sekaligus mendorong inovasi baru di ekosistem aset digital Indonesia.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [msn]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia