FTX Raih Dana US$400 Juta, Valuasi Perusahaan Bursa Kripto Ini Jadi US$32 Miliar 

FTX Trading perusahaan di balik bursa kripto FTX.com asal AS mengumumkan penutupan penggalangan dana Seri C senilai US$400 juta. Dengan ini maka valuasi perusahaan menjadi US$32 miliar.

Dana investasi terbaru ini berasal dari perusahaan ternama, seperti Temasek, Paradigm, Dewan Program Pensiun Guru Ontario, NEA, IVP, SoftBank Vision Fund 2, Lightspeed Venture Partners, Steadview Capital, Tiger Global dan Insight Partners.

Perusahaan juga mengungkapkan bahwa semua investor yang terlibat dalam peningkatan Seri C secara bersamaan ini juga telah berpartisipasi dalam putaran pendanaan Seri A FTX AS  membuat valuasi FTX US menjadi US$8 miliar.

Putaran Seri C adalah penggalangan dana ketiga yang terjadi dalam enam bulan terakhir untuk FTX.COM, sehingga jumlah total yang terkumpul menjadi US$1,8 miliar dengan valuasi FTX meningkat lebih dari 75 persen pada periode tersebut.

Banyak investor yang berkontribusi pada Seri C juga berpartisipasi dalam putaran sebelumnya, menunjukkan keyakinan investor pada visi Perusahaan dan dukungan mereka yang berkelanjutan terhadap pertumbuhan FTX.

“Putaran pembiayaan Seri C kami merupakan pencapaian penting bagi FTX, karena kami mengumpulkan hampir US$2 miliar dalam enam bulan. Putaran ini akan mendukung misi berkelanjutan kami dalam menghadirkan produk dan layanan inovatif ke pasar sebagai serta memperluas jangkauan global kami dengan lisensi tambahan di seluruh dunia, “ kata CEO FTX, Sam Bankman-Fried dalam keterangan resminya belum lama ini.

CEO FTX Orang Kedua Terkaya di Industri Bitcoin Cs

Dengan dukungan berkelanjutan dari investor dan basis pengguna yang ada, FTX akan terus berinteraksi dengan regulator untuk memfasilitasi akses ke aset digital dengan cara yang aman dan sesuai.

“Kami berharap dapat bekerja sama bersama investor kami untuk mencapai misi kami dan melanjutkan pertumbuhan luar biasa kami sepanjang tahun 2022 dan seterusnya,” katanya.

FTX memang tumbuh secara signifikan sejak perusahaan bernilai US$25 miliar selama putaran Seri B-1 pada Oktober 2021, dengan basis pengguna tumbuh 60 persen dan volume perdagangan harian rata-rata meningkat 40 persen, mencapai sekitar US$14 miliar dalam volume harian.

Sejak Oktober, FTX telah memantapkan dirinya sebagai bursa kripto terbesar ketiga di dunia dan bursa terbesar di luar Tiongkok.

Perusahaan juga baru-baru ini meluncurkan FTX Ventures, dana ventura senilai US$2 miliar yang dibuat untuk memajukan blockchain, kripto dan adopsi Web 3.0.

Dapatkan informasi terbaru tentang FTX dengan mengikuti akun Twitter FTX Indonesia dan grup telegram FTX Indonesia.  [ps]

spot_img

Terkini

Terkait