Sentimen pasar kripto kembali diuji. Harga Bitcoin tampak melemah dan memicu gelombang FUD di kalangan trader ritel. Namun di balik kepanikan tersebut, sejumlah indikator justru mengarah pada potensi pergerakan berlawanan.
FUD BTC Memuncak, Sentimen Pasar Berbalik Ekstrem
Harga Bitcoin kembali turun ke kisaran US$76.000 pada awal pekan ini. Penurunan ini langsung memicu lonjakan sentimen negatif di media sosial, menandai perubahan psikologis pasar yang cukup tajam.
Data yang dibagikan Santiment pada Selasa (19/05/2026) menunjukkan bahwa komentar bearish terhadap Bitcoin kini lebih dominan dibanding bullish. Ini menjadi yang pertama sejak 21 April, sebuah sinyal bahwa ketakutan ritel mulai mencapai titik ekstrem.

Fenomena ini bukan hal yang baru dalam siklus kripto. Secara historis, pasar sering bergerak berlawanan dengan mayoritas. Ketika ritel dipenuhi rasa takut dan mulai menjual asetnya, justru peluang rebound cenderung meningkat.
“Karena kripto secara historis sering bergerak berlawanan dengan ekspektasi mayoritas, tingkat sentimen bearish dari investor ritel saat ini justru menjadi sinyal yang positif,” tulis Santiment dalam laporannya.
Namun demikian, kondisi ini tidak berdiri sendiri. Sentimen negatif yang tinggi juga harus dibaca bersama indikator lain untuk memastikan apakah ini benar-benar fase akumulasi atau sekadar jeda sebelum penurunan lanjutan.
Whale Mulai Borong Bitcoin di Tengah Kepanikan
Di tengah tekanan harga dan sentimen negatif, data on-chain justru menunjukkan dinamika yang berbeda. Jumlah wallet yang memegang setidaknya 100 BTC terus meningkat secara konsisten.
Santiment mencatat bahwa jumlah wallet kategori ini kini mencapai 20.229, naik 11,2 persen dibandingkan tahun lalu yang berada di angka 18.191. Angka ini mencerminkan akumulasi oleh pemain besar di tengah ketidakpastian pasar.
Wallet dengan kepemilikan besar ini umumnya dikaitkan dengan crypto whale atau institusi. Mereka cenderung memiliki perspektif jangka panjang dan tidak mudah terpengaruh oleh fluktuasi jangka pendek.

Secara historis, peningkatan jumlah whale sering diartikan sebagai kepercayaan terhadap nilai jangka panjang Bitcoin. Ketika ritel ragu dan panik, pemain besar justru memanfaatkan kondisi tersebut untuk menambah posisi.
“Peningkatan jumlah wallet whale umumnya dipandang sebagai tanda bahwa para pemangku kepentingan utama masih memiliki kepercayaan terhadap nilai dan kelangkaan Bitcoin di masa depan,” jelas mereka.
Futures Mendominasi, BTC Hadapi Volatilitas Tinggi
Meski ada sinyal bullish dari sisi akumulasi, indikator lain justru menunjukkan potensi volatilitas yang lebih tinggi. Salah satunya datang dari pasar derivatif yang kini semakin mendominasi pergerakan Bitcoin.
Analis IT Tech pada Selasa (19/05/2026) mencatat bahwa posisi long BTC kembali menyentuh level tertinggi sejak Januari. Pada kejadian sebelumnya, kondisi serupa diikuti penurunan harga hingga 35 persen dalam hitungan minggu.
“Pasar cenderung bergerak berlawanan dengan posisi ritel. Posisi long saat ini menjadi yang paling padat sejak puncak Januari. Kondisi ekstrem seperti ini biasanya bukan menandakan kelanjutan tren, melainkan potensi pembalikan arah,” tulisnya.

Artinya, meskipun banyak trader mulai membuka posisi long, kondisi ini justru bisa menjadi sinyal kontra. Ketika posisi terlalu padat di satu arah, pasar sering bergerak untuk “menghukum” mayoritas.
Di sisi lain, analis Darkfost menyoroti dominasi pasar futures yang mencapai lima kali volume spot. Data menunjukkan rasio spot-to-futures di Binance turun ke 0,18, level terendah sejak fitur ini diperkenalkan, yang membuat pasar semakin sensitif.
“Ketidakseimbangan antara pasar spot dan derivatif ini membuat pasar BTC menjadi jauh lebih tidak stabil dan semakin sensitif terhadap pergerakan harga ke dua arah,” tulurnya di X, Selasa (19/05/2026).

Dengan demikian, pasar saat ini berada dalam kondisi yang kompleks. Di satu sisi, sentimen bearish dan akumulasi whale membuka peluang rebound. Namun di sisi lain, kepadatan posisi long dan dominasi derivatif juga meningkatkan risiko koreksi tajam.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


