GameStop telah memindahkan seluruh kepemilikan aset digitalnya sebanyak 4.710 Bitcoin ke platform Coinbase Prime, layanan khusus institusi, pada Sabtu (24/1/2026).
Langkah ini langsung memicu spekulasi pasar mengenai kemungkinan penjualan besar-besaran oleh perusahaan ritel video game asal AS tersebut. Berdasarkan data on-chain, pemindahan dilakukan dari dompet perusahaan ke alamat yang terafiliasi dengan Coinbase Prime, yang selama ini dikenal sebagai sarana eksekusi transaksi berskala besar.

Perpindahan tersebut bernilai sekitar US$422 juta berdasarkan harga pasar saat ini. Sebelumnya, GameStop membeli Bitcoin pada Mei 2025 dengan nilai sekitar US$504,4 juta, atau rata-rata US$107.900 per BTC.
Dengan harga Bitcoin yang kini berada di kisaran US$89.000 hingga US$90.000, jika terjadi penjualan, akan mengakibatkan kerugian lebih dari US$80 juta.
Langkah GameStop ini terjadi di tengah volatilitas pasar aset kripto global dan meningkatnya perhatian investor terhadap strategi pengelolaan kas perusahaan. Pada puncaknya, kepemilikan Bitcoin GameStop sempat bernilai hampir US$590 juta ketika harga aset digital tersebut mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.
Hingga saat ini, pihak GameStop belum memberikan pernyataan resmi mengenai tujuan pemindahan aset tersebut. Namun, penggunaan Coinbase Prime yang lazim dipakai untuk transaksi institusional berskala besar memperkuat spekulasi bahwa perusahaan tengah mempersiapkan langkah strategis tertentu.
Transfer ke Coinbase Prime Picu Spekulasi Pasar
Data dari sejumlah penyedia analitik blockchain menunjukkan bahwa seluruh 4.710 Bitcoin milik GameStop telah dipindahkan secara bertahap ke akun Coinbase Prime. Platform ini umumnya digunakan oleh perusahaan, hedge fund dan institusi keuangan untuk layanan kustodian, manajemen aset, serta eksekusi jual beli dalam jumlah besar.
Dalam satu transaksi, tercatat bahwa GameStop dan Bitcoin kembali menjadi sorotan setelah pergerakan dana tersebut terdeteksi. Pemindahan ke Coinbase Prime sering dikaitkan dengan persiapan likuidasi aset, meskipun tidak selalu berujung pada penjualan langsung.
Beberapa analis menyebut bahwa langkah ini dapat menjadi bagian dari strategi manajemen risiko, terutama di tengah tekanan pasar dan fluktuasi harga Bitcoin. Selain itu, pemindahan juga bisa bertujuan untuk meningkatkan keamanan penyimpanan aset melalui kustodian profesional.
Pada periode sebelumnya, GameStop masuk dalam jajaran 25 pemegang Bitcoin terbesar di dunia. Kepemilikan ini menjadikan perusahaan sebagai salah satu korporasi non-keuangan yang aktif mengadopsi aset kripto dalam neraca keuangannya.
Namun, hingga artikel ini disusun, belum ada konfirmasi bahwa perusahaan telah melakukan penjualan sebagian atau seluruh Bitcoin tersebut di pasar terbuka.
Latar Belakang Investasi dan Dampaknya bagi Perusahaan
GameStop mulai mengalokasikan dana ke Bitcoin pada Mei 2025 sebagai bagian dari strategi diversifikasi aset dan perlindungan nilai terhadap inflasi. Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya minat korporasi global terhadap aset digital sebagai cadangan kas alternatif.

Saat pembelian dilakukan, harga Bitcoin berada di level tinggi. Kondisi ini menyebabkan posisi investasi perusahaan kini berada dalam tekanan seiring koreksi pasar. Jika seluruh aset dilepas pada harga saat ini, perusahaan berpotensi mencatatkan kerugian signifikan dalam laporan keuangannya.
Dalam beberapa laporan keuangan terakhir, manajemen GameStop menekankan pentingnya fleksibilitas pengelolaan kas dan efisiensi modal. Pemindahan Bitcoin ke Coinbase Prime dinilai sejalan dengan upaya tersebut, baik untuk tujuan rebalancing portofolio maupun kesiapan likuiditas.
Selain berdampak pada kinerja keuangan, langkah ini juga memengaruhi sentimen investor terhadap saham GME dan eksposur perusahaan terhadap aset kripto. Sejumlah pelaku pasar menilai bahwa hubungan antara GameStop dan Bitcoin masih menjadi faktor penting dalam menilai prospek jangka menengah perusahaan.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



