Gawat! Strategy dan Metaplanet Bisa Terdepak dari Indeks MSCI

Strategy dan Metaplanet menghadapi risiko baru. Dua perusahaan publik pemegang Bitcoin tersebut berpotensi terdepak dari indeks MSCI jika metodologi baru terkait perusahaan non-operasional resmi diterapkan.

Strategy dan Metaplanet Gagal Lolos Simulasi MSCI

Dalam dokumen konsultasi Agustus 2026, MSCI mengusulkan perusahaan yang dikategorikan sebagai non-operating company tidak lagi memenuhi syarat masuk dalam MSCI Global Investable Market Indexes (GIMI).

Simulasi berdasarkan data Mei 2026 menunjukkan tiga perusahaan berpotensi dikeluarkan dari MSCI ACWI IMI, yakni Strategy, Metaplanet dan perusahaan investasi uranium asal Inggris, Yellow Cake.

Strategy menjadi perusahaan terbesar dalam daftar tersebut dengan free float-adjusted market capitalization sekitar US$23,93 miliar. Yellow Cake berada di US$1,81 miliar, sedangkan Metaplanet sekitar US$654 juta.

Sementara itu, Center Laboratories, Lydia Holding dan perusahaan DAT Ethereum SharpLink masuk watchlist. Ketiganya baru memenuhi kondisi kegagalan dalam satu periode sehingga belum memenuhi syarat penghapusan.

“Perusahaan akan dianggap tidak memenuhi syarat untuk masuk indeks jika memenuhi setidaknya empat dari tanda tersebut,” jelas MSCI dalam dokumen konsultasinya.

BACA JUGA:  Habis Jual Bitcoin 1,1 Triliun Rupiah, Strategy Berencana Borong BTC Tahun Ini Juga
Perusahaan yang Berpotensi Dikeluarkan dari Indeks MSCI
Perusahaan yang Berpotensi Dikeluarkan dari Indeks MSCI

Pernyataan tersebut menjadi bagian penting dari metodologi baru MSCI yang menggunakan beberapa indikator keuangan, bukan hanya melihat seberapa besar aset investasi yang berada di neraca perusahaan.

Bukan Cuma Bitcoin, MSCI Kini Periksa Model Bisnis 

Pendekatan yang diambil MSCI saat ini lebih luas dibandingkan proposal sebelumnya yang banyak menyoroti perusahaan treasury kripto berdasarkan besarnya kepemilikan aset digital.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

MSCI kini ingin menentukan apakah sebuah emiten masih memiliki karakteristik perusahaan operasional berdasarkan struktur aset, aktivitas bisnis, arus kas hingga ketergantungannya terhadap pendanaan dari luar.

Dokumen tersebut menggambarkan perusahaan non-operasional sebagai entitas yang mengakumulasi aset non-operasional, menghasilkan sedikit kas dari bisnis utama, serta bergantung pada modal eksternal untuk berkembang.

Tahap pertama menggunakan core screen. Perusahaan dinilai memenuhi syarat apabila aset operasionalnya mencakup lebih dari 50 persen total aset. Jika tidak, perusahaan masuk pemeriksaan berikutnya.

Tahap kedua mencakup lima indikator, yaitu intensitas aset operasional, beban operasional, arus kas operasional, perubahan fair value non-operasional dan tingkat ketergantungan terhadap pembiayaan eksternal.

BACA JUGA:  Sinyal Bullish? Grayscale Ajukan Worldcoin ETF, WLD Naik 3 Persen

“Ketergantungan modal mengukur ketergantungan terhadap pembiayaan eksternal untuk mendanai akumulasi aset,” tulis MSCI ketika menjelaskan salah satu indikator dalam metode penyaringan tersebut.

Mekanisme Screening MSCI
Mekanisme Screening MSCI

Indikator ini menjadi relevan bagi perusahaan DAT karena model mereka dapat melibatkan penghimpunan modal untuk mengakumulasi aset investasi, termasuk Bitcoin maupun aset lainnya.

Belum Langsung Ditendang, Ada Mekanisme Buffer

Kendati Strategy dan Metaplanet gagal dalam simulasi Mei lalu, keduanya tidak otomatis langsung terdepak. MSCI memberikan perlakuan berbeda bagi perusahaan yang sudah menjadi konstituen indeks.

Untuk menjaga stabilitas indeks dan juga mengurangi turnover, perusahaan yang saat ini sudah masuk indeks harus menunjukkan kegagalan secara persisten sebelum benar-benar dikeluarkan.

“Konstituen ACWI IMI saat ini hanya akan dihapus jika gagal memenuhi ambang batas yang lebih longgar berdasarkan dua tinjauan tahunan terakhir,” jelas MSCI.

Sebaliknya, perusahaan yang belum menjadi konstituen dinyatakan tidak memenuhi syarat berdasarkan laporan terbaru saja. Perusahaan yang baru sekali gagal dapat ditempatkan dalam watchlist untuk peninjauan berikutnya.

BACA JUGA:  Harga XRP Siap Ngebut? Level Ini Bisa Jadi Gerbang Menuju US$6,50

Jika Strategy atau Metaplanet akhirnya dikeluarkan, dana pasif yang mengikuti indeks terkait berpotensi menyesuaikan kepemilikannya. Namun, MSCI belum memberikan estimasi resmi mengenai besarnya potensi tekanan jual dari proposal terbaru.

Estimasi JPMorgan sebelumnya menyebut Strategy dapat menghadapi sekitar US$2,8 miliar penjualan jika dikeluarkan MSCI. Namun, angka ini berkaitan dengan proposal lama sehingga bukan proyeksi untuk metodologi terbaru.

Ribuan Nasabah Kabur: JPMorgan Dituding Serang Bitcoin & MSTR!

Nasib keduanya kini bergantung pada hasil konsultasi. Periode masukan ditutup pada 30 September 2026 dan MSCI menargetkan pengumuman hasil paling lambat 16 Oktober.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait