Seorang trader di platform pasar prediksi Polymarket berhasil meraup keuntungan sekitar US$2,71 juta, setara Rp48 miliar, setelah prediksinya mengenai kemenangan Kolombia pada laga Piala Dunia 2026 terbukti tepat.
Berdasarkan data yang dibagikan Lookonchain, trader dengan nickname “endlessFate” tersebut menempatkan taruhan senilai US$7,46 juta pada hasil pertandingan Kolombia melawan Uzbekistan di Grup K Piala Dunia 2026.
Posisi itu menjadi salah satu taruhan terbesar yang tercatat di Polymarket selama turnamen berlangsung. Jika prediksi tersebut gagal, ia berisiko kehilangan seluruh dana yang dipertaruhkan. Namun apabila Kolombia menang, trader itu berpeluang memperoleh keuntungan jutaan dolar.
Taruhan Raksasa Ini Akhirnya Pecah Jadi Cuan Rp48 Miliar
Sebelum pertandingan dimulai, posisi yang dipegang endlessFate bahkan telah menunjukkan keuntungan belum terealisasi atau unrealized profit sekitar US$1,84 juta. Kondisi itu mencerminkan meningkatnya keyakinan pasar terhadap peluang kemenangan Kolombia menjelang laga berlangsung.

Prediksi tersebut akhirnya terbukti benar setelah Kolombia mengalahkan Uzbekistan dengan skor 3-1 pada pertandingan Grup K Piala Dunia 2026. Hasil itu membuat kontrak prediksi yang dibeli oleh endlessFate berhasil diselesaikan sesuai dengan hasil pertandingan sehingga keuntungan yang sebelumnya masih berupa potensi berubah menjadi keuntungan terealisasi.
Dengan cuan sekitar US$2,71 juta, total nilai yang diterima trader tersebut diperkirakan mencapai lebih dari US$10 juta, termasuk modal awal yang ditempatkan. Jika dikalkulasikan secara sederhana, keuntungan tersebut setara dengan imbal hasil sekitar 36 persen hanya dari satu prediksi pertandingan sepak bola.
Fenomena tersebut kembali menunjukkan besarnya aktivitas spekulasi yang berkembang di sekitar Piala Dunia 2026, khususnya melalui platform pasar prediksi berbasis blockchain.
Kolombia Amankan Kemenangan Penting di Grup K
Kemenangan yang menjadi dasar taruhan tersebut diraih Kolombia setelah tampil efektif menghadapi Uzbekistan. Tim asal Amerika Selatan itu membuka keunggulan melalui Daniel Muñoz pada menit ke-40 setelah menerima umpan dari Luis DÃaz.
Uzbekistan sempat memberikan perlawanan dengan menyamakan kedudukan melalui Abbosbek Fayzullaev pada menit ke-60. Gol tersebut menjadi momen bersejarah karena merupakan gol pertama Uzbekistan dalam sejarah penampilan mereka di putaran final Piala Dunia 2026.
Namun, Kolombia mampu merespons dengan cepat. Luis DÃaz kembali membawa timnya unggul hanya beberapa menit setelah gol penyama kedudukan Uzbekistan. Keunggulan Kolombia kemudian dipastikan oleh Jáminton Campaz yang mencetak gol ketiga pada masa injury time untuk mengunci kemenangan 3-1.
Luis DÃaz menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam pertandingan tersebut setelah mencatatkan satu gol dan satu assist. Berkat hasil itu, Kolombia langsung menempati posisi teratas klasemen sementara Grup K.
Kemenangan tersebut juga semakin penting karena pada pertandingan lain di grup yang sama, Portugal hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan DR Kongo. Situasi tersebut memberikan keuntungan awal bagi Kolombia dalam persaingan memperebutkan tiket ke babak gugur Piala Dunia 2026.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


