Gemini Meluncurkan Agentic Trading, Ini Cara Kerja dan Menggunakannya!

Gemini Agentic Trading adalah fitur revolusioner yang baru saja diluncurkan pada 27 April 2026 kemarin. Kehadiran fitur ini memungkinkan model AI seperti Claude dan ChatGPT untuk secara otomatis memantau pasar, menempatkan order, dan mengelola risiko trading kripto langsung di akun Gemini kamu. Yuk, pelajari lebih lanjut cara kerja dan cara menggunakannya di bawah ini!

BACA JUGA: 10 AI Trading Crypto yang Bisa Kamu Coba di 2026

Apa Itu Gemini Agentic Trading?

Tampilan Gemini Agentic Trading
Tampilan Gemini Agentic Trading.

Secara sederhana, agentic trading berarti agen AI bertindak atas nama kamu. Mulai dari menempatkan order, memantau kondisi pasar, hingga mengelola risiko secara otomatis. Alih-alih bereaksi terhadap pergerakan harga secara manual, kamu cukup mendefinisikan strategi dan membiarkan agen yang mengeksekusinya.

Yang membuat peluncuran ini istimewa adalah statusnya sebagai yang pertama di kelasnya. Gemini adalah bursa kripto berlisensi AS pertama yang menyediakan fitur agentic trading secara langsung di platformnya. Ini memberi trader kepastian regulasi yang selama ini sering absen di dunia tools trading otomatis.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Teknologi di Balik Gemini Agentic Trading

Inti dari Gemini Agentic Trading adalah dukungan terhadap Model Context Protocol (MCP), sebuah standar terbuka yang pertama kali dikembangkan oleh Anthropic. MCP memungkinkan agen AI untuk terhubung langsung ke API eksternal dan mengambil tindakan nyata atas nama pengguna.

Gemini telah mengintegrasikan seluruh API trading-nya dengan MCP. Artinya, segala sesuatu yang bisa kamu lakukan melalui API tradisional, menempatkan order, membaca data pasar, hingga mengelola akun kini bisa dilakukan langsung oleh agen AI kamu.

Yang lebih menarik, kamu tidak perlu beralih ke platform atau tools baru. Kalau kamu sudah menggunakan Claude, ChatGPT, atau AI lainnya, kamu tinggal menghubungkannya ke Gemini melalui MCP, dan langsung bisa menikmati seluruh fitur trading yang tersedia.

BACA JUGA:  Cara Beli Bitcoin Tanpa Verifikasi Identitas: Panduan Lengkap untuk Pemula

Mengenal Trading Skills

Untuk mempercepat proses onboarding dan membantu trader berpengalaman membangun strategi yang lebih canggih, Gemini memperkenalkan konsep Trading Skills.

Anggap saja Skills sebagai “kotak perkakas” yang dimiliki agen AI kamu. Saat ini, tiga Skills berikut sudah tersedia:

  1. Get Market Data: Fitur ini memungkinkan agen kamu menarik data harga real-time, kedalaman order book, dan kondisi pasar sesuai permintaan. Tidak ada lagi keterlambatan informasi, agen kamu selalu tahu situasi pasar terkini.
  2. Find the Spread: Dengan Skills ini, agen AI bisa langsung mengecek bid-ask spread untuk pasangan trading mana pun secara instan. Informasi ini krusial untuk menentukan timing eksekusi order yang optimal.
  3. Retrieve Candles Skills: Skill ini memungkinkan akses ke data candlestick OHLCV (Open, High, Low, Close, Volume) historis.

Ketiga Skills ini bisa langsung diintegrasikan ke dalam instruksi untuk agen AI kamu.

Misalnya, kamu bisa memerintahkan agen untuk menempatkan order jual BTC ketika harganya menyentuh US$100.000, atau membeli BTC ketika bid-ask spread mencapai 0,01 persen, dan agen akan secara otomatis menggunakan Skills yang tepat untuk menjalankan perintah tersebut.

Gemini juga mengumumkan rencana untuk terus memperluas library Skills ini ke depannya, membuka kemungkinan strategi agentic trading yang semakin kompleks dan beragam.

Cara Menggunakan Gemini Agentic Trading

Untuk mulai menggunakan fitur ini, prosesnya cukup mudah, bahkan untuk trader yang belum pernah bersentuhan dengan API sebelumnya.

1. Akses Developer Platform Gemini

Kunjungi developer.gemini.com dan pilih menu “Agentic” dari dropdown yang tersedia. Di sini kamu akan menemukan semua panduan teknis yang dibutuhkan.

2. Dapatkan API Key

Daftarkan akun di exchange.gemini.com, lalu masuk ke menu Settings , klik menu API, dan buat API key dengan scope “Trading” diaktifkan. Simpan API key dan secret-mu dengan aman.

BACA JUGA:  Apa itu Meteora Solana? Ini Cara Kerja dan Tutorial Menggunakannya!

3 Install MCP Server

Clone repositori developer platform Gemini dan install dependensinya. Untuk pengguna Claude Code, kamu bisa langsung menambahkan server MCP Gemini dengan perintah berikut:

claude mcp add gemini -s user -e GEMINI_API_KEY=<your_key> -e GEMINI_API_SECRET=<your_secret> — node <repo_root>/packages/mcp-server/dist/index.js

4. Hubungkan AI Agent Favorit Kamu

Setelah MCP server terkonfigurasi, hubungkan AI model pilihanmu seperti Claude, ChatGPT, atau model lainnya ke Gemini melalui MCP. Tidak perlu rebuild setup yang sudah ada.

5. Definisikan Strategi dan Mulai Trading

Instruksikan agen AI kamu menggunakan bahasa natural. Tentukan kondisi pasar yang menjadi trigger, pasangan aset yang ingin diperdagangkan, dan parameter risiko yang kamu toleransi. Agen akan menggunakan Trading Skills yang tepat untuk mengeksekusi strategimu.

Agentic Trading yang Cocok untuk Siapa Saja

Salah satu prinsip utama di balik Gemini Agentic Trading adalah inklusivitas. Fitur ini dirancang untuk bertemu kamu di mana pun posisimu saat ini sebagai trader.

Bagi quant trader berpengalaman, tersedia kemampuan untuk membangun agen yang sepenuhnya custom, menggabungkan beberapa Skills sekaligus, dan mengimplementasikan strategi multi-leg yang kompleks dengan kontrol penuh.

Bagi trader yang baru mengenal otomasi, kamu bisa memulai dengan menghubungkan AI tool yang sudah biasa kamu gunakan, memanfaatkan pre-built Skills untuk mengambil data dan mengelola risiko, lalu secara bertahap meningkatkan kompleksitas seiring bertambahnya pemahaman.

Seperti yang dirangkum Gemini: “The floor is low. The ceiling is high.” — lantainya rendah, langit-langitnya tinggi.

Tren yang Lebih Besar

Peluncuran Gemini Agentic Trading bukan terjadi dalam ruang hampa. Ini adalah bagian dari gelombang besar konvergensi antara teknologi AI dan infrastruktur kripto.

BACA JUGA:  Mengenal Blockchain Tempo: Layer 1 Untuk Stablecoin dari Stripe!

Coinbase, misalnya, telah berinvestasi dalam protokol x402, standar pembayaran terbuka untuk transaksi berbasis AI yang kini dikelola oleh Linux Foundation. Sementara itu, Tempo sedang mengembangkan Machine Payments Protocol (MPP) untuk memfasilitasi transaksi mesin-ke-mesin secara otomatis. Keduanya memanfaatkan standar MCP yang sama dengan yang digunakan Gemini Agentic Trading.

Tren ini menunjukkan bahwa masa depan keuangan digital bukan hanya soal blockchain, melainkan tentang bagaimana AI dan blockchain bekerja bersama untuk menciptakan sistem keuangan yang lebih cerdas, efisien, dan otonom.

Langkah Maju yang Penuh Potensi

Gemini Agentic Trading menandai awal dari sebuah pergeseran fundamental dalam cara kita berinteraksi dengan pasar keuangan. Dalam era baru ini, AI menangani eksekusi, pengenalan pola, dan disiplin trading, sementara kamu tetap fokus pada strategi dan tujuan jangka panjang.

Dengan tiga Trading Skills yang sudah tersedia hari ini dan komitmen untuk terus memperluas library-nya, ekosistem Gemini Agentic Trading akan semakin kaya dan powerful seiring waktu.

Jadi, Apa Inti dari Gemini Agentic Trading?

Gemini Agentic Trading pada dasarnya adalah alat trading berbasis AI yang punya tiga keunggulan utama, yaitu sudah berlisensi di AS, bisa terhubung dengan berbagai AI lewat standar terbuka (MCP), dan punya fitur modular seperti ambil data pasar hingga analisis spread.

Dengan kombinasi ini, kamu bisa mulai dari strategi sederhana sampai yang lebih kompleks. Dunia kripto dan AI terus berkembang dengan pesat, dan memahami inovasi seperti Agentic Trading adalah kunci untuk tidak tertinggal.

Mau belajar crypto dan blockchain lebih lanjut? Yuk, pelajari selengkapnya hanya di Blockchain Media Indonesia! [msn]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait