Perusahaan bursa kripto Gemini, yang didirikan oleh saudara kembar Tyler dan Cameron Winklevoss, tengah mempersiapkan langkah baru dengan meluncurkan pasar prediksi (prediction market) yang beroperasi di bawah pengawasan regulator AS.
Berdasarkan laporan Bloomberg, Gemini telah mengajukan permohonan resmi kepada Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) sejak Mei lalu untuk memperoleh izin sebagai Designated Contract Market (DCM).
Langkah tersebut menandai upaya Gemini memperluas layanan bisnisnya di luar perdagangan aset digital tradisional seperti Bitcoin dan Ethereum. Melalui sistem baru ini, perusahaan berencana menawarkan kontrak berbasis hasil suatu peristiwa nyata, mulai dari kebijakan ekonomi hingga peristiwa olahraga.
Model ini memungkinkan pengguna memperdagangkan prediksi terhadap hasil kejadian tertentu, dengan mekanisme yang menyerupai kontrak berjangka (futures), tetapi berlandaskan pada data peristiwa aktual.
CFTC saat ini masih meninjau aplikasi Gemini dan belum mengeluarkan keputusan resmi. Meski demikian, perusahaan dikabarkan ingin segera meluncurkan produk tersebut begitu izin diperoleh.
Proses peninjauan itu sendiri diperkirakan memakan waktu lebih lama dari biasanya karena adanya shutdown pemerintahan AS yang memperlambat aktivitas lembaga-lembaga federal.
Persaingan Pasar Prediksi Semakin Ketat
Gemini bukan satu-satunya perusahaan yang melirik sektor pasar prediksi di AS. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah bursa dan perusahaan kripto besar mulai menunjukkan minat terhadap pengembangan kontrak berbasis hasil peristiwa.
Salah satunya adalah Kraken, yang baru-baru ini mengakuisisi platform pasar prediksi untuk memperluas lini produk derivatifnya.
Tren ini menunjukkan arah baru dalam dunia aset digital, di mana pasar prediksi dianggap sebagai langkah logis berikutnya setelah perdagangan kripto dan kontrak berjangka.
Pasar prediksi memungkinkan pelaku ekonomi memanfaatkan pengetahuan kolektif masyarakat untuk memperkirakan berbagai kemungkinan, mulai dari hasil pemilu, kebijakan moneter, hingga indikator ekonomi global.
Jika disetujui, Gemini akan menjadi salah satu entitas pertama yang mengoperasikan pasar prediksi di bawah pengawasan penuh regulator federal AS. Hal ini memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan dibandingkan proyek serupa yang masih beroperasi tanpa lisensi resmi.
Gemini selama ini dikenal sebagai salah satu bursa kripto yang paling patuh terhadap regulasi.
Perusahaan yang berbasis di New York tersebut telah memegang berbagai izin operasi keuangan dan kerap bekerja sama dengan lembaga pengawas untuk memastikan kepatuhan terhadap standar keamanan dan transparansi transaksi.
Dengan reputasi tersebut, Gemini diyakini memiliki peluang besar untuk menjadi pionir dalam penerapan model pasar prediksi yang sesuai dengan kerangka hukum di AS.
Potensi Inovasi Baru di Dunia Keuangan Digital
Rencana peluncuran pasar prediksi ini berpotensi memperluas jangkauan ekosistem keuangan digital yang tengah berkembang pesat.
Bagi Gemini, langkah ini merupakan strategi diversifikasi untuk memperkuat posisi perusahaan di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Selain memperluas basis pengguna, Gemini juga berpotensi membuka akses bagi investor institusional yang tertarik pada model investasi berbasis peristiwa aktual.
Dengan menggabungkan prinsip-prinsip kontrak berjangka dan analisis probabilistik, pasar prediksi memungkinkan terciptanya data pasar yang lebih akurat dalam memproyeksikan hasil berbagai peristiwa besar.
Selain itu, sistem ini juga dapat berfungsi sebagai indikator ekonomi tambahan yang mencerminkan sentimen publik secara real-time.
Walaupun detail teknis peluncuran masih belum diumumkan, Gemini disebut berkomitmen untuk memastikan setiap produk yang ditawarkan mematuhi standar keamanan dan tata kelola pasar yang berlaku di AS.
“Kami ingin menghadirkan inovasi finansial yang bertanggung jawab dan diawasi dengan baik,” ujar salah satu perwakilan Gemini.
Dengan langkah ini, Gemini menegaskan posisinya bukan hanya sebagai bursa aset digital, tetapi juga sebagai pionir dalam menghubungkan dunia keuangan tradisional dengan ekosistem ekonomi berbasis data dan teknologi blockchain yang semakin terintegrasi. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



