Glamsterdam Upgrade Ethereum adalah pembaruan besar jaringan Ethereum yang menggabungkan upgrade lapisan eksekusi (Amsterdam) dan lapisan konsensus (Gloas) agar jaringan lebih cepat, lebih murah, dan tetap terdesentralisasi. Melansir laman resmi ethereum.org, Glamsterdam Upgrade Ethereum berfokus pada peningkatan kapasitas jaringan utama (Layer 1) dengan mengubah cara Ethereum membuat dan memverifikasi blok.
Upgrade ini dijadwalkan aktif di jaringan uji Sepolia pada 6 Oktober 2026, sedangkan tanggal untuk Hoodi dan mainnet belum ditentukan. Peluncuran mainnet sendiri diperkirakan berlangsung pada kuartal keempat 2026.
Ethereum.org juga mencatat bahwa cakupan upgrade masih bisa berubah sebelum mainnet. Kabar baiknya, kamu tidak perlu mengonversi atau meng-upgrade ETH milikmu. Jika ada pihak yang memintamu melakukannya, itu penipuan.
Daftar Pembaruan di Glamsterdam Upgrade Ethereum
Terdapat kurang lebih 12 pembaruan yang akan terjadi lewat Glamsterdam Upgrade pada jaringan Ethereum. Untuk memahami perubahannya, simak penjelasan lengkap berikut ini:
1. ePBS Jadi Pembaruan Utama Glamsterdam Upgrade Ethereum
Melansir laman dokumentasi resmi, Enshrined Proposer-Builder Separation (ePBS, EIP-7732) memisahkan tugas proposer (yang memilih blok konsensus) dan builder (yang menyusun isi transaksi) langsung di dalam protokol Ethereum. Saat ini, hubungan keduanya bergantung pada middleware pihak ketiga bernama relay.
Melansir Spark.money, sekitar 90 persen blok Ethereum diproduksi lewat MEV-Boost, dan sekitar tiga operator builder menguasai lebih dari 85 persen blok tersebut. Dalam desain itu, relay adalah pihak tepercaya yang memvalidasi dan meneruskan muatan eksekusi dari builder ke proposer.
Dengan ePBS, kepercayaan pada perantara berkurang dan jendela penyebaran data melebar dari 2 detik menjadi sekitar 9 detik. Builder dan proposer tetap boleh memakai relay untuk fitur tambahan yang belum masuk protokol.
BACA JUGA:Â Ethereum Bakal Berubah Total, Vitalik Ungkap Wujudnya pada 2030
2. Block-Level Access Lists
Melansir laman ethereum.org, Block-Level Access Lists (BAL, EIP-7928) berfungsi seperti peta yang menunjukkan bagian data mana yang akan disentuh setiap transaksi sebelum diproses. Selama ini Ethereum memproses transaksi satu per satu, seperti jalan satu lajur, karena jaringan tidak tahu transaksi mana yang saling bertabrakan.
Dengan peta ini, transaksi yang tidak saling tumpang tindih bisa diproses bersamaan. BAL juga mempercepat sinkronisasi node karena hasil akhir transaksi bisa langsung disalin tanpa dihitung ulang.
3. Pertukaran Daftar Akses eth/71
eth/71 (EIP-8159) adalah pendamping jaringan bagi BAL. Jika BAL membuka jalan bagi pemrosesan paralel, eth/71 memungkinkan antar-node saling berbagi daftar akses tersebut lewat jaringan peer-to-peer. Fitur ini wajib didukung semua klien lapisan eksekusi, dan hasilnya sinkronisasi node menjadi lebih cepat.
4. Biaya Pembuatan State Naik
Setelah upgrade, setiap akun, token, atau smart contract baru menciptakan data permanen (state) yang harus disimpan semua komputer penjalan jaringan. Biaya gas untuk membuatnya selama ini dinilai terlalu murah dibanding beban penyimpanannya.
EIP-8037 menyesuaikan biaya itu dengan ukuran data yang dibuat, dengan target pertumbuhan database sekitar 120 GiB per tahun. Biaya penyimpanan juga dipisah dari biaya komputasi lewat sistem reservoir, sehingga developer bisa men-deploy aplikasi yang lebih besar.
5. Biaya Akses State Disesuaikan
EIP-8038 menaikkan biaya gas untuk perintah yang membaca data tersimpan, seperti memeriksa data akun dan kontrak. Perintah-perintah ini selama ini terlalu murah dibanding kerja yang harus dilakukan node, sehingga bisa dimanfaatkan penyerang untuk membanjiri jaringan dengan permintaan berat.
Dengan harga yang lebih realistis, jaringan lebih tahan terhadap serangan denial-of-service dan siap menerima batas gas yang lebih tinggi.
6. Validator Terkena Slashing Tak Lagi Dipilih
Melansir laman ethereum.org, validator yang terkena slashing (hukuman karena melanggar aturan) saat ini masih bisa terpilih menjadi pembuat blok berikutnya. Padahal, blok dari validator tersebut otomatis ditolak sehingga jaringan kehilangan slot. EIP-8045 menyaring mereka dari daftar pemilihan proposer. Hasilnya, jaringan tetap stabil meski terjadi slashing massal.
7. Antrean Keluar Staking Lebih
Melansir laman ethereum.org, EIP-8061 memisahkan batas aktivasi, keluar (exit), dan konsolidasi validator ke jalur masing-masing. Kapasitas exit kini ikut naik seiring jumlah ETH yang di-staking. Pada tingkat staking saat ini, kapasitas exit meningkat sekitar 4 kali lipat dan konsolidasi sekitar 2 kali lipat. Bagi kamu yang tertarik staking, penarikan ETH saat permintaan tinggi tidak akan selama sebelumnya.
8. Biaya Kirim ETH Turun
EIP-2780 memangkas biaya dasar transaksi sehingga transfer ETH biasa antar-akun yang sudah ada bisa hingga 71 persen lebih murah. Biaya disusun ulang agar hanya mencerminkan kerja dasar seperti verifikasi tanda tangan dan pembaruan saldo. Jika ETH dikirim ke alamat baru yang belum ada, tetap ada biaya tambahan untuk pembuatan akun tersebut.
BACA JUGA:Â Tutorial Deposit ETH ke Robinhood Chain Untuk Pemula!
9. Alamat Sama di Banyak Jaringan
Deterministic Factory Predeploy (EIP-7997) menyediakan kontrak pabrik bawaan di alamat 0x12 pada setiap jaringan EVM yang ikut serta. Dengan begitu, developer bisa men-deploy aplikasi dan dompet smart contract ke alamat yang persis sama di Ethereum dan berbagai jaringan Layer 2.
Hal ini mengurangi kebingungan dan risiko dana salah kirim. Selama ini developer memakai solusi buatan sendiri yang berbeda-beda untuk hal serupa.
10. Log Otomatis untuk Transfer ETH
Transfer ETH antar-smart contract selama ini tidak menghasilkan catatan standar seperti token ERC-20, sehingga sulit dilacak. EIP-7708 mewajibkan jaringan mencatat log setiap kali ETH berpindah atau dibakar. Dompet, bursa, dan jembatan lintas jaringan pun bisa mendeteksi setoran dengan lebih andal tanpa alat pelacak khusus.
11. Daftar Receipt Dipecah
Daftar receipt transaksi dalam satu blok bisa menjadi sangat besar seiring naiknya kapasitas Ethereum, sampai berisiko membuat node gagal sinkronisasi. eth/70 (EIP-7975) memecah daftar ini menjadi potongan kecil yang diminta bertahap. Pembaruan ini wajib bagi semua klien eksekusi dan membuka jalan bagi blok yang lebih besar.
12. Ukuran Smart contract Bertambah
EIP-7954 menaikkan batas ukuran smart contract dari sekitar 24 KiB menjadi 64 KiB. Developer jadi bisa membuat aplikasi yang lebih kompleks tanpa harus memecahnya menjadi banyak kontrak. Kontrak yang sudah ada tetap berfungsi normal setelah upgrade.
Siap Menyambut Glamsterdam Upgrade Ethereum?
Glamsterdam Upgrade Ethereum membawa dua pembaruan utama, yaitu ePBS dan BAL, ditambah penyesuaian biaya gas, jalur staking yang lebih lancar, transfer ETH yang lebih murah, dan sejumlah peningkatan bagi developer.
Semua ini bertujuan menyiapkan Ethereum menangani lebih banyak aktivitas tanpa mengorbankan desentralisasi. Selama mainnet belum resmi dijadwalkan, pantau terus perkembangannya.
Mau belajar crypto dan blockchain lebih lanjut? Yuk, pelajari selengkapnya hanya di Blockchain Media Indonesia! [msn]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


