Global Blockchain Show Abu Dhabi 2025 Jadi Wadah Diskusi Web3 Global

Global Blockchain Show Abu Dhabi 2025 berakhir dengan catatan kuat sebagai salah satu pertemuan berpengaruh bagi ekosistem blockchain dan Web3, khususnya di kawasan Timur Tengah. Ajang ini menegaskan peran Abu Dhabi dalam peta inovasi teknologi global.

Acara yang digelar pada 10–11 Desember 2025 di Space42 Arena tersebut mempertemukan ribuan pelaku industri. Berbagai diskusi mengulas arah masa depan teknologi terdesentralisasi serta dinamika ekonomi digital global yang terus berkembang.

Diselenggarakan oleh VAP Group dan didukung oleh Times of Blockchain, forum tersebut mempertemukan pemangku kepentingan lintas sektor untuk membahas adopsi blockchain, regulasi, dan inovasi Web3.

Lebih dari 5.000 peserta hadir dengan dukungan 100+ pembicara internasional yang mengisi 50+ sesi diskusi serta pameran dari lebih 100 perusahaan dan startup. Acara ini menegaskan posisi Abu Dhabi sebagai pusat inovasi blockchain yang diperhitungkan secara global.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Global Blockchain Show Jadi Wadah Diskusi Web3

Dukungan Abu Dhabi Convention & Exhibition Bureau sebagai destination partner menjadikan ajang ini lebih dari sekadar konferensi. Global Blockchain Show dirancang sebagai ruang dialog berkelanjutan bagi ekosistem blockchain global.

BACA JUGA:  Token SWAGS Luncurkan IEO di Coinstore, Ditopang 18,5 Juta Ons Perak

Berbagai isu dibahas, mulai dari identitas digital, Web3, real-world assets (RWA), hingga integrasi kecerdasan buatan dengan blockchain. Topik DeFi dan dampak ekonomi adopsi blockchain lintas sektor turut menjadi sorotan utama.

Peserta datang dari berbagai belahan dunia, mewakili pemerintah, korporasi, startup, investor, dan komunitas teknologi. Kehadiran lintas sektor ini memperkuat posisi acara sebagai forum global yang inklusif.

Sejumlah pemimpin industri menegaskan bahwa teknologi blockchain telah bergerak dari fase eksperimental menuju solusi institusional. Penerapannya relevan untuk layanan publik, keuangan, rantai pasok, hingga sektor kesehatan.

“Rasanya menyenangkan menghadiri konferensi seperti ini dan berinteraksi secara tatap muka dengan peserta. Percakapan nyata, menjawab pertanyaan, serta merasakan interaksi tersebut membuat acara ini benar benar bernilai,” ujar Carl Moon, Entrepreneur, Investor, sekaligus Founder The Moon Group.

Global Blockchain Show 2025

Diskusi, Kolaborasi Institusional, dan Peran Pemerintah

Keterlibatan institusi dan pemerintah menjadi benang merah dalam diskusi. Model kemitraan publik swasta serta inovasi berbasis kepatuhan dinilai penting dalam mendorong adopsi blockchain dan Web3 yang berkelanjutan.

Kerangka kebijakan yang diterapkan Uni Emirat Arab juga menjadi sorotan. Pendekatan ini dianggap mampu menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pengembangan teknologi sekaligus menarik pelaku bisnis global.

BACA JUGA:  Wiki Finance Expo Thailand 2026: Panggung Fintech dan Web3 Asia Tenggara

Para pembicara menekankan bahwa kejelasan regulasi berperan besar dalam membangun kepercayaan investor. Lingkungan yang suportif dinilai krusial untuk mendorong adopsi blockchain dalam skala yang lebih luas.

Dengan dukungan institusional yang kuat, teknologi blockchain semakin dipandang sebagai fondasi jangka panjang. Bukan hanya untuk inovasi, tetapi juga sebagai infrastruktur strategis dalam sistem ekonomi digital global.

Pameran Startup, Networking, dan Arah Selanjutnya

Area pameran menjadi etalase dinamis bagi kompleksitas ekosistem Web3. Beragam platform DeFi, blockchain gaming, hingga solusi enterprise-ready dipamerkan, menunjukkan luasnya spektrum inovasi yang tengah berkembang.

“Acara ini menyenangkan dan penuh antusiasme. Terakhir kali saya hadir di Dubai, energinya positif, dengan banyak orang mendiskusikan topik menarik. Saya merekomendasikan siapa pun untuk datang dan mengunjungi ajang ini,” ujar Yat Siu, Co-Founder sekaligus Chairman Animoca Brands.

Melalui sesi pitching startup, pendiri mendapat akses langsung ke investor, mitra bisnis, media, dan pelaku ekosistem. Startup seperti Epow.io, CereBree, dan SIXR Cricket memanfaatkan momentum ini untuk memperluas jaringan dan eksposur global.

BACA JUGA:  Global Games Show Abu Dhabi 2025 Berakhir, Soroti Masa Depan Gaming dan Web3

Di luar sesi formal, Global Blockchain Show juga menekankan jejaring berkualitas melalui pertemuan VIP tertutup dan jamuan makan malam eksklusif. Pendekatan ini membuka ruang kolaborasi strategis jangka panjang antar pemimpin industri.

“Ini adalah tahun pertama saya menghadiri acara ini, dan ruang serta audiensnya luar biasa. Saya dengan senang hati akan kembali terlibat tahun depan,” ujar Nenter Chow, Global CEO BitMart.

Menutup acara, satu pesan mengemuka bahwa blockchain bukan masa depan yang jauh, melainkan teknologi yang membentuk industri saat ini. Gelaran Global Blockchain Show 2026 akan digelar di Riyadh, Arab Saudi, pada 29–30 Juni mendatang sebagai lanjutan kolaborasi global Web3.

Global Blockchain Show 2026 Riyadh

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia