Langkah tak biasa datang dari Yudo Achilles Sadewa, anak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Lewat postingan di kanal Telegram pada Rabu (20/05/2026), ia resmi membuka akses kelas kripto gratis untuk publik.
Di tengah maraknya edukasi kripto berbayar, langkah ini langsung mencuri perhatian, terutama bagi trader crypto pemula hingga menengah yang ingin naik level tanpa harus mengeluarkan biaya.
Kelas Kripto Gratis Besutan Anak Purbaya
Dari materi yang ditampilkan, kelas bertajuk Liquidity Waves ini menyajikan 12 modul yang cukup komprehensif. Mulai dari dasar seperti Supply & Demand dan Chart Pattern, hingga topik yang lebih teknis seperti Order Block, Fair Value Gap (FVG), dan Liquidity Hunt.
Menariknya, struktur pembelajaran dibuat bertahap. Ada level beginner hingga intermediate, dengan durasi singkat per modul. Ini membuat materi terasa ringan, tapi tetap fokus ke inti tanpa bertele-tele.

Di sisi lain, pendekatan yang digunakan juga cukup “real talk”. Alih-alih teori biasa, modul seperti “Baca HTF Dulu, Baru Pencet Entry” atau “Continuation Pattern, Whale Napas Dulu” terasa lebih dekat dengan gaya trading crypto sehari-hari.
Tak berhenti di situ, ada juga pembahasan soal risk management dan mindset, dua hal yang sering dianggap sepele, tapi justru jadi pembeda antara trader yang bertahan dan yang tumbang di market.
Dari Screener hingga AI Eval
Selain kelas kripto, Anak Purbaya juga memperkenalkan platform analitik. Saat ditelusuri oleh tim redaksi Blockchainmedia, platform ini menawarkan fungsi yang cukup luas untuk kebutuhan trader.
Mulai dari token screener, analisis teknikal seperti RSI, MACD, EMA, hingga volume, semuanya tersedia dalam satu tampilan. Tidak hanya itu, data pergerakan crypto whale dan smart money juga ikut disajikan.
Semua informasi tersebut dikemas dalam satu platform analitik. Pengguna tidak perlu lagi berpindah-pindah tools trading untuk mendapatkan gambaran market secara menyeluruh.
Cara Lacak Pergerakan Smart Money untuk Temukan Kripto Potensial di Cryptoiz
Yang paling mencolok adalah fitur AI Eval. Sistem ini mampu membaca chart dan konteks market, lalu memberikan semacam “probabilistik” sebagai bahan pertimbangan sebelum entry.
Untuk versi gratis, pengguna sudah bisa mengakses enam modul utama tanpa perlu login. Sementara itu, fitur tambahan seperti tracking performa dan live setup dari analis tersedia bagi member yang ingin akses lebih lengkap.
Klaim Profit Mulai Bermunculan
Seiring rilisnya kelas ini, komunitas Telegram milik Anak Purbaya juga mulai ramai dengan testimoni. Salah satu yang cukup mencolok adalah klaim profit hingga 170 persen dari salah satu pengguna.
Meski angka tersebut tentu perlu disikapi dengan bijak, fenomena ini menunjukkan satu hal: ada demand besar terhadap edukasi kripto yang praktis dan aplikatif seperit yang ditawarkan oleh Yudo.

Di tengah market yang makin kompetitif, kehadiran kelas trading gratis seperti ini bisa jadi “game changer”, terutama bagi trader yang selama ini merasa tertinggal atau bingung harus mulai dari mana.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


