Harga Bitcoin Bikin Pasar Salah Sangka? Pola Ini Justru Isyaratkan Lonjakan

Harga Bitcoin (BTC) kembali bergerak stabil di tengah minimnya perubahan dalam 24 jam terakhir, tetapi sejumlah indikator teknikal justru mulai memunculkan sinyal yang berbeda dari persepsi pasar.

Setelah sempat mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir, aset kripto terbesar itu kini dipandang sedang berada di fase yang berpotensi menjadi titik balik apabila mampu mempertahankan level-level penting.

Pada saat artikel ini disusun, BTC diperdagangkan di kisaran US$64.047 , setara Rp1,14 miliar, dengan kenaikan tipis 0,18 persen dalam 24 jam terakhir.

BTC open interest 12 juli

Di sisi lain, aktivitas perdagangan derivatif menunjukkan perlambatan. Data CoinGlass mencatat volume perdagangan derivatif Bitcoin turun 43,98 persen menjadi US$24,16 miliar, sementara open interest ikut menyusut 0,87 persen ke US$46,59 miliar, menandakan sebagian pelaku pasar mulai mengurangi eksposur sambil menunggu arah pergerakan berikutnya.

Struktur Bullish Mulai Terbentuk di Grafik Harga Bitcoin

Di tengah kondisi tersebut, analis Quinten menilai harga Bitcoin tampak sedang membentuk pola inverted head and shoulders pada grafik 4 jam, sebuah pola yang secara teknikal sering dikaitkan dengan pembalikan tren dari bearish ke bullish.

BTC analisis 12 juli

Struktur tersebut terdiri atas shoulder (bahu) kiri di sekitar US$58.000, head (kepala) di kisaran US$57.000–58.000, serta shoulder kanan yang mulai terbentuk setelah harga memantul dari area support serupa.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan
BACA JUGA:  Vitalik Buterin Bocorkan Upgrade Terbesar Ethereum Sejak The Merge

Saat ini, harga Bitcoin disebut sedang mendekati area neckline yang bertepatan dengan garis tren turun, yakni di sekitar US$64.000–64.200. Level tersebut dinilai menjadi titik penentu karena merupakan resistance utama yang harus ditembus untuk mengonfirmasi pola pembalikan tersebut.

Dalam proyeksinya, Quinten memperkirakan Bitcoin masih berpeluang mengalami rejection jangka pendek setelah menyentuh resistance itu sebelum kembali menguji area US$60.000–61.000. Selama harga tetap bertahan di atas kisaran US$58.000 dan tidak mencetak titik terendah baru, struktur inverted head and shoulders dinilai masih tetap valid.

Apabila breakout berhasil terjadi disertai konfirmasi yang kuat, pola tersebut berpotensi mendorong harga Bitcoin melanjutkan kenaikan menuju US$67.000, kemudian US$70.000, hingga menguji area sekitar US$72.000.

Dengan demikian, area US$64.000 menjadi level yang dipantau pasar untuk menentukan apakah pergerakan saat ini hanya pantulan sementara atau awal dari fase bullish baru.

BACA JUGA:  Tunggu Harga XRP Meledak? Grafik 13 Tahun Ini Katakan Hal yang Berbeda

Support Jangka Panjang Masih Jadi Penopang BTC

Pandangan lain datang dari analis Gerla yang menyoroti bahwa harga Bitcoin kini kembali menguji support jangka panjang berupa garis tren naik jangka panjang yang selama ini menjadi fondasi setiap siklus bull market. Pada grafik bulanan, harga masih bergerak di sekitar US$64.000, tepat di atas zona support utama US$62.000–65.000.

Bitcoin analisis terbaru 12 jl

Menurutnya, area tersebut memiliki arti penting karena pada siklus-siklus sebelumnya selalu menjadi lokasi terbentuknya dasar pasar sebelum Bitcoin memasuki tren kenaikan berikutnya. Selama support tersebut mampu dipertahankan, peluang dimulainya fase akumulasi dinilai tetap terbuka.

Dari sisi momentum, Gerla juga menyoroti bahwa Relative Strength Index (RSI) bulanan telah sepenuhnya kembali ke kisaran 43–44, level yang sebelumnya muncul ketika Bitcoin membentuk dasar pada bear market 2018 dan 2022.

BACA JUGA:  Harga XRP Bersiap Lepas Landas? Analis Soroti Level Penentu Reli Besar

Kondisi tersebut mengindikasikan euforia pasar telah mereda, sementara tekanan jual mulai melemah sehingga membuka peluang perubahan tren apabila RSI kembali bergerak naik.

Meski demikian, Gerla mengingatkan bahwa zona US$62.000–65.000 tetap menjadi batas krusial bagi struktur bullish jangka panjang.

Kehilangan area tersebut secara meyakinkan dapat membuka peluang koreksi yang lebih dalam, sedangkan keberhasilannya dipertahankan akan memperkuat skenario bahwa harga Bitcoin sedang membangun fondasi untuk memasuki siklus kenaikan berikutnya.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait