Harga Bitcoin tengah berada di area teknikal krusial setelah tekanan jual membawa aset kripto terbesar tersebut mendekati zona support US$62.600–US$62.900.
Analis kripto Batman menyoroti munculnya bullish divergence pada indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) di grafik 4 jam, yang berpotensi menjadi sinyal awal melemahnya momentum penurunan.
Berdasarkan analisis tersebut, pergerakan berikutnya dinilai penting karena BTC bukan hanya menguji support menanjak yang telah terbentuk sejak awal Juli, tetapi juga berhadapan dengan descending trendline dari puncak Juli.
Kondisi tersebut menempatkan Bitcoin di area konfluensi yang dapat menentukan apakah tekanan bearish berlanjut atau pembeli mulai mengambil alih pasar.
Harga Bitcoin Mulai Melawan, Akankah Tekanan Berakhir?
Batman menilai sinyal paling menarik saat ini berasal dari indikator MACD di grafik 4 jam. Ketika BTC bergerak turun dan membentuk lower low, momentum pada indikator tersebut justru menghasilkan higher low. Perbedaan arah antara pergerakan harga dan momentum itu membentuk bullish divergence.

Secara teknikal, bullish divergence dapat mengindikasikan bahwa kekuatan penjual mulai berkurang meskipun harga Bitcoin masih berada dalam tekanan.
Kondisi ini belum menjadi konfirmasi bahwa pembalikan naik pasti terjadi, tetapi memberikan petunjuk bahwa momentum bearish tidak lagi sekuat ketika BTC memulai penurunannya.
Area US$62.600–US$62.900 menjadi level pertama yang perlu dipertahankan. Pada grafik Batman, zona tersebut berimpit dengan rising support yang menopang sejumlah titik terendah BTC sejak Juli. Harga juga berada dekat area pertemuan support tersebut dengan descending trendline yang ditarik dari puncak sekitar US$66.800.
Karena itu, respons BTC di sekitar zona tersebut akan menjadi penentu. Jika pembeli mampu mempertahankan support, perhatian berikutnya beralih ke US$63.400. Batman menjadikan level tersebut sebagai ambang penting untuk memperkuat skenario pemulihan.
Reclaim US$63.400 melalui penutupan candle yang kuat akan memberikan validasi tambahan bahwa buyer mulai mendapatkan kembali momentum. Sebaliknya, kegagalan mempertahankan US$62.600 dapat melemahkan skenario bullish dan membuka peluang berlanjutnya tekanan jual.
Batman menilai beberapa candle berikutnya akan menjadi periode penting untuk mengonfirmasi arah Bitcoin.
Bitcoin Makin Likuid, Pasar Perlu Waspada
Di tengah munculnya sinyal teknikal tersebut, analis Moreno di CryptoQuant menyoroti perubahan pada cadangan BTC di bursa yang dapat memberikan konteks berbeda terhadap prospek pasar.
Setelah hampir dua tahun bergerak dalam pola lower high dan lower low, exchange reserves Bitcoin kini telah kembali naik melewati simple moving average (SMA) 200 hari.

Moreno menjelaskan bahwa SMA200 menggambarkan kecenderungan jangka panjang jumlah BTC yang tersimpan di bursa. Kenaikan cadangan di atas rata-rata tersebut tidak serta-merta berarti investor langsung menjual asetnya.
Namun, perubahan itu menunjukkan bahwa saldo BTC di bursa sedang bertambah lebih cepat dibandingkan tren jangka panjangnya.
Dengan demikian, lebih banyak Bitcoin menjadi likuid dan tersedia untuk diperdagangkan. Kondisi ini berbeda dari sebagian besar siklus sebelumnya ketika penurunan cadangan bursa mengurangi pasokan yang siap dijual dan turut menciptakan kelangkaan struktural di pasar.
“Lebih banyak Bitcoin kini menjadi likuid dan siap tersedia untuk diperdagangkan di pasar,” ungkapnya.
Menurut Moreno, pola serupa sempat terlihat pada awal tahun ketika cadangan BTC naik tipis melewati SMA200 selama beberapa hari. Crossover tersebut tidak bertahan lama, tetapi bertepatan dengan periode pelemahan kuat sekaligus pembentukan dasar atau bottom lokal pada harga.
Kali ini, perubahan tersebut menjadi penting karena tren akumulasi dan penarikan BTC dari bursa yang berlangsung lama mulai kehilangan kekuatannya. Investor dapat memindahkan aset ke bursa bukan karena telah memutuskan menjual, melainkan untuk meningkatkan fleksibilitas jika nantinya ingin melakukan transaksi.
Risiko bearish akan kian kuat apabila cadangan bursa mampu bertahan di atas SMA200 selama beberapa pekan, terutama jika disertai peningkatan realized losses atau arus BTC dari whale menuju bursa.
Dengan demikian, potensi rebound yang ditunjukkan bullish divergence masih berhadapan dengan perubahan struktur pasokan yang perlu dipantau sebelum arah berikutnya memperoleh konfirmasi lebih kuat.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


