Harga Bitcoin Bisa Terbang ke US$93.000, Tapi Wajib Tembus Level Ini

Harga Bitcoin hari ini terlihat masih berkutat di kisaran US$83.000 hingga US$83.500, membuat pasar berada pada titik yang cukup menentukan setelah volatilitas tajam beberapa hari terakhir.

Secara teknikal, peluang rebound masih terbuka. Namun, Bitcoin belum benar-benar mendapat lampu hijau karena US$84.000 menjadi gerbang utama sebelum skenario kenaikan menuju US$93.000 terlihat.

Bitcoin Berhadapan dengan Gerbang US$84.000

Analis Ali Martinez melihat bahwa struktur harga Bitcoin saat ini sangat mirip dengan setup sebelumnya, ketika harga memantul dari dasar ascending channel dan 200 SMA berhasil menjadi penahan tekanan jual.

Pada kejadian sebelumnya, konfirmasi biasanya bullish baru muncul setelah candle empat jam ditutup di atas 50 SMA. Pola serupa kini kembali terbentuk saat BTC bergerak dekat area tersebut.

Prediksi Pergerakan Harga Bitcoin - Ali Martinez
Prediksi Pergerakan Harga Bitcoin – Ali Martinez

Dalam grafik empat jam yang dibagikan, 50 SMA berada di sekitar US$84.000, sementara harga terlihat di kisaran US$83.763. Karena itu, level tersebut kini menjadi resistance teknikal paling dekat.

BACA JUGA:  Bitcoin Anjlok ke US$83.000, Mimpi Uptober Mulai Pupus?

“Level yang perlu diperhatikan adalah US$84.000, tempat 50 SMA saat ini berada. Penutupan candle empat jam di atas level tersebut dapat mengonfirmasi kelanjutan kenaikan menuju US$93.000,” tuturnya di X, Selasa (13/10/2026).

US$82.500 Jadi Benteng yang Tidak Boleh Jebol

Sementara US$84.000 menjadi gerbang ke atas, area US$82.500 berperan sebagai support level penting. Analis Jelle memperlihatkan Bitcoin sempat ditekan turun, tetapi dengan cepat merebut kembali zona support tersebut.

Pergerakan itu menarik karena bears sempat mencoba memaksa breakdown hingga harga menusuk area sekitar US$81.000. Namun, tekanan tersebut tidak bertahan lama dan BTC kembali bergerak di atas support.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

“Pertahankan level US$82.500 dari sini, dan kita kemungkinan kembali menuju local highs dalam beberapa hari ke depan. Mata tertuju pada US$87.000 sebagai target terdekat,” ungkap Jelle di X, Selasa (13/10/2026).

BACA JUGA:  Dua Perusahaan Borong 2.010 Bitcoin Senilai Hampir US$170 Juta, Akumulasi Korporat Memanas Lagi
Prediksi Harga BTC - Jelle
Prediksi Harga BTC – Jelle

Artinya, struktur jangka pendek saat ini masih memberi ruang pemulihan selama US$82.500 dipertahankan. Jika momentum berlanjut, US$87.000 berpotensi menjadi target antara sebelum pasar menguji skenario US$93.000.

Masalahnya, Seller Bitcoin Masih Pegang Kendali

Di balik setup teknikal yang bullish, data Net Taker Volume memberi peringatan berbeda. Grafik CryptoQuant yang dibagikan Maartunn pada Selasa (13/10/2026) menunjukkan indikator tersebut kembali masuk wilayah negatif pada Oktober.

Kondisi negatif berarti volume jual agresif melalui market order sedang mengungguli tekanan beli. Dengan kata lain, seller saat ini masih lebih berani menekan pasar dibandingkan buyer yang menyerap penawaran.

“Net Taker Volume kembali negatif, menandakan penjualan agresif mengalahkan tekanan beli. Seller saat ini memegang kendali pasar,” ujar Maartunn, menyoroti risiko yang masih membayangi pemulihan Bitcoin.

Bitcoin Net Taker Volume - Maartunn
Bitcoin Net Taker Volume – Maartunn

Karena itu, tren Bitcoin saat ini belum bisa disebut sepenuhnya bullish. Level US$82.500 masih perlu bertahan sebagai fondasi utama agar tekanan jual tidak kembali mengambil alih.

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Sudah Naik 105 Hari, Masih Kuat Tembus US$100 Ribu?

Di sisi atas, US$84.000 wajib ditembus dengan konfirmasi empat jam. Jika berhasil, potensi harga BTC bergerak menuju US$87.000 hingga US$93.000 akan semakin terbuka.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait