Harga Bitcoin Hari Ini 29 Maret 2026, Rp 1,129 Miliar per BTC

Harga Bitcoin hari ini, Minggu (29/3/2026), tercatat berada di kisaran Rp 1,129 miliar per BTC, sekitar US$66.548, dengan kinerja harian naik sekitar 0,56 persen dalam 24 jam terakhir. Pergerakan ini terjadi di tengah dinamika pasar yang masih fluktuatif, namun sejumlah indikator on-chain menunjukkan bahwa Bitcoin belum memasuki fase puncak siklus.

Analis on-chain Amr Taha di CryptoQuant menyatakan bahwa indikator ahr999x Escape Top masih berada di level rendah secara historis.

escape indikator Bitcoin

Data menunjukkan indikator tersebut sempat menyentuh 17,4 pada 24 Februari 2026 saat harga berada di sekitar US$63.000, kemudian naik tipis ke 20,4 per 28 Maret 2026 meskipun harga kembali bergerak di sekitar US$66.000. Level ini juga sama dengan yang tercatat pada 7 September 2024, ketika harga Bitcoin masih di kisaran US$55.000.

IKLAN
Chat via WhatsApp

“Indikator ini menunjukkan bahwa pasar masih jauh dari kondisi overheating yang biasanya muncul menjelang puncak siklus,” ujar Amr Taha.

BACA JUGA:  Begini Cerita Ferry Irwandi tentang 400 Bitcoin Miliknya

Struktur Pasar Bitcoin Masih Solid Meski Volatilitas Tinggi

Di sisi lain, analis di CryptoQuant lainnya, CryptoZeno, melihat struktur pasar Bitcoin masih relatif konstruktif. Dalam analisisnya, Bitcoin saat ini diperdagangkan di sekitar atau sedikit di atas Short-Term Holder (STH) Realized Price, yang menjadi level psikologis penting.

BTC STH

Posisi harga BTC di atas level tersebut mengindikasikan bahwa investor jangka pendek masih berada dalam kondisi cuan, sehingga tekanan jual relatif terbatas. Selain itu, indikator SOPR 7 hari berada di sekitar atau sedikit di atas angka 1, mencerminkan bahwa transaksi on-chain masih dilakukan dalam kondisi untung tanpa menunjukkan tanda euforia berlebihan.

Data lain menunjukkan adanya arus keluar Bitcoin dari bursa dalam 30 hari terakhir, yang mencerminkan kecenderungan akumulasi atau penyimpanan jangka panjang. Pola ini umumnya terlihat pada fase awal hingga pertengahan tren bullish, bukan pada fase distribusi menjelang puncak.

Namun demikian, CryptoZeno juga mencatat adanya potensi fase reset jangka pendek. Penurunan kemiringan STH Realized Price menunjukkan kemungkinan pelemahan sementara. Jika level ini gagal dipertahankan, maka sentimen pasar jangka pendek dapat berubah seiring investor kembali mengalami kerugian.

BACA JUGA:  Studi BIS: Stablecoin Kini Jadi Kekuatan Baru di Pasar Forex

Tekanan Likuidasi dan Zona Pergerakan Harga

Sementara itu, data dari CryptoReviewing menunjukkan bahwa Bitcoin sempat turun di bawah US$66.000 dan memicu likuidasi posisi long sebesar US$412 juta dalam satu hari. Secara total, likuidasi di pasar kripto dalam sepekan terakhir mencapai sekitar US$2,29 miliar.

likuidasi BTC 29 MAR

Dalam konteks likuiditas, area US$63.500 hingga US$65.500 di bawah harga saat ini dinilai memiliki potensi untuk disapu sebagai zona likuiditas. Namun, di sisi atas, terdapat klaster likuidasi besar di kisaran US$66.500 hingga US$73.000 yang dinilai sebagai area dengan probabilitas lebih tinggi untuk diuji berikutnya.

Pola Pergerakan Mingguan Jadi Sorotan

Dari sisi teknikal jangka pendek, analis CryptoZ menyoroti pola korelasi pivot Senin dan Kamis yang masih konsisten dalam beberapa pekan terakhir. Dalam tujuh dari delapan minggu terakhir, pola ini berulang sesuai ekspektasi pasar.

BACA JUGA:  6 Poin Utama yang Menjadi Sorotan di Kasus Timothy Ronald

korelasi pivot BTC

Ia menjelaskan bahwa jika harga Bitcoin bergerak naik menuju pivot hari Senin, maka terdapat kemungkinan pivot tersebut menjadi puncak mingguan. Dalam skenario tersebut, titik terendah berpotensi terbentuk pada Kamis sebelum harga kembali mengarah ke penutupan mingguan.

Namun, faktor lain seperti pivot time frameyang lebih tinggi pada hari Rabu dapat memengaruhi atau bahkan mengganggu pola tersebut. Oleh karena itu, perkembangan harga di awal pekan menjadi kunci dalam menentukan arah harga Bitcoin hari ini dan beberapa hari ke depan.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait