Harga Bitcoin Hari Ini Jeblok Parah, Analisis: Bidik 60 Ribu Dolar

Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan jual setelah turun lebih dari 3 persen dalam perdagangan 24 jam terakhir.

Pada saat artikel ini disusun, BTC diperdagangkan di level US$63.162, setara Rp1,14 miliar, dengan pelemahan sebesar 3,07 persen dalam 24 jam terakhir. Penurunan ini membuat pelaku pasar kembali memperhatikan struktur teknikal Bitcoin, terutama setelah analis Crypto Cove melihat adanya risiko koreksi menuju area US$60.000.

Pergerakan harga Bitcoin saat ini berada dalam fase pengujian ulang setelah sebelumnya membentuk pola rising wedge pada time frame 4 jam.

Crypto Cove menilai retest terhadap struktur tersebut telah berhasil, tetapi Bitcoin masih menghadapi tekanan dari area resistance yang menjadi penentu arah selanjutnya. Jika gagal mempertahankan support penting, BTC berpotensi melanjutkan koreksi lebih dalam.

Harga Bitcoin Terancam Koreksi, Bidik Area US$60.000

Dalam analisis terbarunya, Crypto Cove mengamati bahwa Bitcoin masih bergerak dalam pola rising wedge yang terbentuk sejak harga menyentuh area bawah sekitar US$58.000.

Pola tersebut menunjukkan bahwa meskipun harga Bitcoin sempat mengalami pemulihan, ruang kenaikan mulai terbatas karena tekanan jual muncul ketika harga mendekati batas atas struktur.

BTC analisis 28 jul

Crypto Cove menyebut Bitcoin telah melakukan retest sukses terhadap batas atas rising wedge, sebuah area teknikal yang sebelumnya menjadi resistance dan kini berubah menjadi titik pengujian bagi pembeli.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan
BACA JUGA:  Kripto Hari Ini 7 Juli 2026: DOGE, ZRO, DASH, PYTH dan NEAR Kompak Kasih Sinyal Cuan, Mana yang Siap Terbang?

Area yang menjadi perhatian utama berada pada kisaran US$65.000 hingga US$66.700. Zona tersebut menjadi resistance penting karena bertepatan dengan area puncak terbaru sekaligus batas atas pola wedge.

Apabila harga Bitcoin mampu menembus area tersebut dan mendapatkan penerimaan harga yang kuat, tekanan bearish dari pola tersebut dapat berkurang.

Namun, jika Bitcoin kembali mengalami penolakan di area resistance tersebut, risiko pelemahan masih terbuka. Crypto Cove memperkirakan kehilangan support rising wedge dapat membawa harga Bitcoin bergerak menuju level US$60.000, yang menjadi target utama dari proyeksi pola tersebut.

Jalan Menuju US$74.000 Terbuka, Bitcoin Wajib Tembus Level Kunci Ini

Di sisi lain, analisis GainMuse menunjukkan bahwa Bitcoin masih memiliki peluang untuk melanjutkan pemulihan selama mampu mempertahankan struktur kenaikan yang sedang terbentuk. Menurut GainMuse, Bitcoin mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah berhasil bertahan di area batas bawah ascending structure.

Bitcoin analisis 28 jjl

Harga BTC saat ini bergerak di sekitar US$65.000 setelah pembeli mempertahankan garis support naik yang menjadi fondasi rebound terbaru. Namun, tantangan utama masih berada di atas harga saat ini karena Bitcoin perlu menembus resistance jangka pendek untuk mengonfirmasi keberlanjutan tren pemulihan.

Level penting yang perlu diperhatikan berada di area US$66.000–US$67.000 sebagai resistance awal. Jika harga Bitcoin berhasil breakout dan bertahan di atas zona tersebut, peluang kenaikan berikutnya terbuka menuju resistance yang lebih besar di sekitar US$74.000.

BACA JUGA:  Pemerintah AS Pindahkan Bitcoin Senilai Rp4,38 Triliun, Sinyal Jual?

Area US$74.000 menjadi penghalang penting karena bertepatan dengan batas atas pola wedge yang lebih luas. Sebaliknya, sisi bawah perlu mempertahankan level US$64.000. Kehilangan area tersebut dapat melemahkan struktur pemulihan dan meningkatkan peluang Bitcoin kembali menguji area bawah channel.

Dari sisi fundamental, permintaan institusional terhadap Bitcoin melalui Bitcoin ETF spot AS masih menunjukkan perkembangan positif meskipun belum sepenuhnya stabil. Bitcoin ETF spot AS mencatat arus masuk bersih selama tiga minggu berturut-turut.

Namun, aksi jual pada Kamis dan Jumat dengan total sekitar US$465 juta menunjukkan investor besar masih menunggu konfirmasi dari pergerakan harga.

Tren Besar Bitcoin Belum Pudat, Level US$58.000 Jadi Benteng Terakhir

Sementara itu, analis Ash Crypto menilai struktur jangka panjang Bitcoin masih berada dalam fase bullish meskipun harga mengalami koreksi. Berdasarkan analisis time frame mingguan, Bitcoin berhasil menutup candle mingguan di zona positif dan tetap bertahan di atas Moving Average (MA) 200 selama dua minggu berturut-turut.

BTC terbaru 28 juli

Ash Crypto menjelaskan bahwa area 200-week MA merupakan level teknikal penting karena secara historis sering menjadi pembatas antara tren bullish dan bearish jangka panjang. Selama harga Bitcoin mampu bertahan di atas garis tersebut, struktur utama pasar masih dianggap sehat meskipun mengalami fase konsolidasi.

BACA JUGA:  Optimisme Clarity Act Mulai Pudar, Polymarket Sisakan Peluang 36 Persen

Dari sisi momentum, beberapa indikator juga menunjukkan sinyal positif. MACD mingguan telah membentuk bullish crossover yang mengindikasikan tekanan penurunan mulai melemah. Selain itu, bullish RSI divergence masih bertahan, menunjukkan bahwa momentum mulai menguat meskipun harga sebelumnya mengalami tekanan.

Ash Crypto melihat area US$67.000–US$68.000 sebagai resistance utama berikutnya. Breakout di atas zona tersebut dapat menjadi pemicu bagi Bitcoin untuk melanjutkan kenaikan lebih kuat. Namun, Bitcoin tetap harus mempertahankan support terdekat di sekitar US$63.500.

Jika harga Bitcoin kehilangan level tersebut, tekanan jual berpotensi meningkat dan membuka ruang koreksi menuju area US$58.000, yang sebelumnya menjadi zona pertahanan utama bagi pembeli.

Dengan demikian, pergerakan BTC saat ini masih berada pada fase penentuan, antara peluang melanjutkan pemulihan menuju US$74.000 atau risiko koreksi menuju US$60.000.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait