Harga Bitcoin Hari Ini Lesu, Indikator Ini Turun Tajam

Harga Bitcoin hari ini, Rabu (15/4/2026), tercatat melemah tipis di tengah perubahan perilaku investor jangka panjang.

Pada saat artikel ini disusun, harga BTC diperdagangkan di kisaran US$74.069, setara Rp1,27 miliar, dengan penurunan harian sekitar 0,77 persen.

Data terbaru yang dibagikan oleh analis on-chain Darkfost di CryptoQuant menunjukkan bahwa indikator Coin Days Destroyed (CDD) mengalami penurunan pesat sejak November, menandakan berkurangnya aktivitas dari pemegang Bitcoin jangka panjang (LTH).

CDD Bitcoin

IKLAN
Chat via WhatsApp

Dalam laporannya, Darkfost mengungkapkan bahwa nilai CDD (30-day moving average) turun dari 1,6 juta menjadi hanya 330.000, atau menyusut hingga empat kali lipat.

Penurunan ini mencerminkan bahwa LTH saat ini cenderung menahan aset mereka dan mengurangi aktivitas pemindahan koin di jaringan.

“Sejak November, CDD telah turun tajam, menunjukkan penurunan yang jelas dalam aktivitas holder jangka panjang,” ungkap Darkfost.

CDD sendiri merupakan indikator yang mengukur jumlah hari Bitcoin disimpan sebelum akhirnya dipindahkan. Lonjakan indikator ini biasanya diasosiasikan dengan potensi aksi jual dari investor lama. Namun, dalam kondisi saat ini, penurunan tajam CDD justru mengindikasikan bahwa tekanan jual dari kelompok tersebut mulai berkurang.

BACA JUGA:  Harga XRP Anjlok 3 Persen, Tapi Sinyal Akumulasi Besar Mulai Terlihat

Aktivitas Holder Bitcoin Menurun, Tekanan Jual Berkurang

Lebih lanjut, Darkfost menjelaskan bahwa tidak semua pergerakan Bitcoin saat ini berkaitan dengan aksi jual.

Seiring meningkatnya jumlah institusi besar yang menyimpan BTC serta munculnya kekhawatiran terhadap ancaman komputasi kuantum, sebagian perpindahan koin dilakukan untuk tujuan keamanan, seperti konsolidasi UTXO atau perubahan format alamat yang lebih efisien dan aman.

Sebagai contoh, Coinbase sempat memindahkan sekitar 800.000 BTC pada November lalu, yang lebih terkait dengan manajemen aset dibandingkan distribusi ke pasar.

Selain itu, beberapa entitas juga melakukan perpindahan aset untuk mengurangi biaya transaksi atau meningkatkan perlindungan terhadap potensi risiko teknologi di masa depan.

Meski demikian, penurunan CDD ke level terendah sejak 2023 tetap menjadi sinyal penting. Kondisi ini menunjukkan bahwa aktivitas distribusi dari pemegang lama menurun, sehingga dalam jangka pendek tekanan jual terhadap harga Bitcoin cenderung melemah.

BACA JUGA:  Harga XRP Melejit 3 Persen, Sinyal Rebound Mulai Terlihat

Sinyal Teknikal Campuran, Harga BTC Berpotensi Volatil

Di sisi lain, pergerakan harga Bitcoin hari ini juga dipengaruhi oleh dinamika teknikal yang beragam.

Dalam analisis mingguan, Trader Tardigrade menyebut bahwa Bitcoin telah mencetak candle breakout yang mengindikasikan struktur bullish yang kuat, dengan target kenaikan menuju US$80.000 dinilai relatif mudah dicapai jika momentum berlanjut.

weekly BTC 15 apr

Namun, pandangan berbeda disampaikan oleh analis Ted yang menilai bahwa harga Bitcoin saat ini kembali memasuki zona resistance kuat. Ia melihat permintaan spot masih terbatas, sementara pasar derivatif menunjukkan sentimen yang terlalu optimistis.

analisis BTC terbaru 15 April

Dalam analisisnya, terdapat kemungkinan harga menembus US$76.000 untuk menjebak posisi short ber-leverage tinggi sebelum berpotensi mengalami tekanan turun berikutnya.

Sementara itu, analis CryptoZ mengamati bahwa dalam time frame 4 jam, struktur harga Bitcoin menunjukkan tanda-tanda kelelahan setelah menyapu level tertinggi bulanan sebelumnya.

BACA JUGA:  Harga XRP Hari Ini 29 Maret 2026, Rp22.689 per Koin

Ia memperkirakan bahwa fase koreksi dalam pola ABC berpotensi terjadi dalam waktu dekat. Target penurunan awal berada di area sekitar US$74.400, dengan kemungkinan pergerakan lebih lanjut jika harga turun di bawah US$73.300.

analisis 4H Bitcoin 15 apr

Kendati demikian, area tersebut juga dinilai sebagai zona penting untuk kelanjutan tren bullish apabila mampu bertahan.

Dengan demikian, meskipun tekanan jual dari holder jangka panjang mulai mereda, kombinasi sinyal teknikal yang beragam menunjukkan bahwa harga Bitcoin hari ini masih berpotensi mengalami volatilitas tinggi dalam jangka pendek.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait