Harga Bitcoin Hari Ini Naik 1 Persen, Duduk di Rp1,43 Miliar

Harga Bitcoin hari ini, Minggu (5/4/2026), tercatat menguat sekitar 1 persen dan bertahan di kisaran Rp1,43 miliar per koin, setara US$67.215, di tengah dinamika pasar global yang masih dipengaruhi faktor makro dan sentimen investor.

Kenaikan ini terjadi di tengah perhatian pelaku pasar terhadap kondisi likuiditas global, termasuk sorotan dari XWIN Research Japan di CryptoQuant mengenai dampak kenaikan imbal hasil obligasi Jepang terhadap aset berisiko seperti Bitcoin.

Dalam laporan tersebut, XWIN Research Japan menegaskan bahwa pergerakan harga Bitcoin hari ini tidak lagi bisa dijelaskan hanya dari sisi on-chain atau supply-demand sederhana.

“Bitcoin telah memasuki fase yang didorong oleh faktor makro [global] di mana pergerakan harga tidak lagi dapat dijelaskan hanya oleh data on-chain atau dinamika penawaran dan permintaan sederhana saja,” ungkap tim XWIN Research Japan.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Dampak Likuiditas Global ke Bitcoin

Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB) menjadi salah satu faktor utama yang disorot. Dalam beberapa waktu terakhir, yield obligasi Jepang meningkat akibat ekspektasi normalisasi kebijakan moneter, inflasi yang bertahan, serta kekhawatiran terhadap ekspansi fiskal.

BACA JUGA:  Pernah Dikaitkan dengan Terorisme, Ini Kisah Terbentuknya Indodax

Kondisi ini berdampak langsung pada institusi keuangan domestik Jepang seperti bank, perusahaan asuransi, dan dana pensiun. Dengan total kepemilikan obligasi mencapai sekitar ¥390 triliun, kenaikan yield sebesar 1 persen saja berpotensi memicu kerugian belum terealisasi dalam skala puluhan triliun yen.

Tekanan tersebut mendorong institusi untuk melakukan penyesuaian neraca, termasuk menjual aset berisiko dan menarik modal dari pasar global.

Sebagai salah satu investor global terbesar, langkah Jepang ini secara efektif mengurangi likuiditas global.

Data menunjukkan adanya penurunan kredit eksternal berbasis yen, yang menjadi sinyal bahwa arus modal keluar dari pasar internasional tengah berlangsung.  Dalam konteks ini, harga Bitcoin hari ini menjadi sangat sensitif terhadap perubahan likuiditas tersebut.

Dana Parkir di Stablecoin, Arah Bitcoin Masih Krusial

Di sisi lain, indikator pasar menunjukkan bahwa likuiditas sebenarnya masih tersedia, namun belum sepenuhnya masuk ke aset berisiko. Data on-chain memperlihatkan pasokan stablecoin kembali mendekati level tertinggi sepanjang masa, menandakan adanya dana besar yang masih “parkir” di pinggir pasar.

BACA JUGA:  Gila, AI Sekarang Bisa Jadi User di Blockchain Solana

pasokan stablecoin

Fenomena ini juga tercermin dalam arus dana terbaru, di mana pada awal 2026 terjadi aliran keluar sekitar US$9,6 miliar dari Bitcoin yang beralih ke stablecoin. Kenaikan suku bunga turut menekan penggunaan leverage serta melemahkan permintaan baru di pasar kripto.

Pada saat artikel ini disusun, performa BTC dalam 24 jam terakhir mencatat kenaikan sekitar 1,05 persen dengan volume perdagangan spot mencapai US$1,55 miliar. Namun, sejumlah analis melihat potensi tekanan lanjutan masih terbuka.

analisis daily BTC 5 april

Analis Ted menilai bahwa pola sebelumnya menunjukkan tren penurunan biasanya dimulai sekitar 68 hari setelah fase sideways, sehingga jika pola serupa terulang, potensi koreksi bisa muncul pada pertengahan April.

analisis Bitcoin 5 apr

Sementara itu, analis CryptoZ menyoroti bahwa harga Bitcoin hari ini masih berada di titik krusial. Jika level US$72.000 tidak berhasil ditembus kembali oleh pembeli, maka skenario pelemahan tetap perlu diwaspadai.

Ia juga menekankan bahwa perkembangan konflik di Timur Tengah menjadi faktor eksternal yang dapat memperburuk tekanan terhadap aset berisiko.

BACA JUGA:  Analisis Kripto Terkini: BTC, NEAR, AVAX, SUI, DOGE Lagi di Fase Krusial

Sentimen Pasar Bitcoin Masih Didominasi Ketakutan

Di tengah kondisi tersebut, data dari Santiment menunjukkan bahwa sentimen pasar saat ini masih cenderung negatif.

Berdasarkan analisis percakapan di berbagai platform seperti X, Reddit dan Telegram, rasio komentar bullish terhadap bearish berada di level terendah sejak akhir Februari, yakni hanya 0,81 komentar positif untuk setiap 1 komentar negatif.

Sentimen Bitcoin

Meski demikian, kondisi ini justru sering kali menjadi sinyal potensial pembalikan arah. Secara historis, pasar kripto kerap bergerak berlawanan dengan ekspektasi mayoritas pelaku pasar.

Tingginya tingkat ketakutan atau FUD (fear, uncertainty, doubt) dinilai dapat membuka peluang bagi pemulihan harga dalam waktu dekat.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait