Harga Bitcoin Hari Ini Tak Bergeming, Bertahan di Level Rp1,15 Miliar

Harga Bitcoin hari ini, Kamis (2/4/2026), terpantau relatif stabil dan belum menunjukkan pergerakan signifikan, dengan posisi bertahan di kisaran Rp1,15 miliar per koin, setara US$68.238.

Pada saat artikel ini disusun, BTC hanya menguat sekitar 0,26 persen dalam 4 jam terakhir, sementara tercatat hanya naik tipis di angka 0,07 persen dalam 24 jam terakhir. Kondisi ini mencerminkan fase konsolidasi di tengah ketidakpastian arah pasar, meskipun sejumlah indikator teknikal dan on-chain mulai memberikan sinyal yang beragam.

Dalam analisis terbaru dari analis OnChain di CryptoQuant, disebutkan bahwa Bitcoin saat ini berpotensi memasuki tren bearish makro. Hal ini didasarkan pada pendekatan grafik Renko yang dikombinasikan dengan data on-chain berupa Realized Price berbasis UTXO Age Bands.

UTXO Bitcoin

IKLAN
Chat via WhatsApp

Metode ini digunakan untuk menyaring fluktuasi harga jangka pendek dan menyoroti tren utama yang lebih luas.

“Pada grafik Renko US$5.000, kondisi saat ini menunjukkan pola yang sebelumnya terjadi pada Mei 2022,” ungkap analis tersebut.

BACA JUGA:  Pakar Ini Memprediksi Bitcoin Bisa Anjlok ke US$10.000

Menurut mereka, pola tersebut muncul setelah Bitcoin mencetak level tertinggi sepanjang masa (ATH), lalu Realized Price menembus di bawah level higher low sebelumnya, yang terjadi sekitar dua tahun pasca peristiwa halving.

Situasi tersebut pada 2022 diikuti oleh fase penurunan signifikan, sehingga kemunculan pola serupa saat ini dinilai sebagai peringatan awal potensi pelemahan lebih lanjut.

Pasar Bitcoin Tunggu Arah di Tengah Sinyal Bearish Teknikal

Di sisi lain, tekanan dari sisi teknikal juga mulai terlihat. Analis kripto Leshka mengungkapkan bahwa Bitcoin telah mengalami breakdown dari pola wedge dan saat ini sedang melakukan retest pada area resistance.

Pola serupa, menurutnya, sempat terjadi pada Februari lalu, di mana setelah breakout dan retest, harga justru mengalami penurunan hingga sekitar 34 persen ke level US$60.000.

Leshka BTC

Dengan mengacu pada pola tersebut, Leshka memperkirakan bahwa jika skenario serupa kembali terjadi, maka potensi penurunan berikutnya dapat membawa harga Bitcoin menuju kisaran US$44.000. Proyeksi ini menambah tekanan terhadap sentimen pasar, terutama di tengah kondisi harga Bitcoin hari ini yang cenderung stagnan.

BACA JUGA:  Pendiri BitMEX: Perang AS dengan Iran Bisa Picu Reli Bitcoin

Namun demikian, tidak semua analis melihat kondisi ini sebagai sinyal bearish mutlak. Beberapa pihak menilai bahwa pergerakan saat ini masih berada dalam fase transisi yang dapat berujung pada arah berbeda, tergantung pada respons pasar terhadap level teknikal kunci.

Peluang Rebound Masih Terbuka

Pandangan berbeda datang dari analis GainMuse yang melihat adanya peluang kenaikan dalam jangka menengah. Dalam analisisnya, Bitcoin disebut tengah bergerak dalam struktur macro channel dan berpotensi menguji batas atasnya.

analisis Bitcoin GM 2 apr

Setelah berhasil mempertahankan area support di kisaran US$65.000 hingga US$66.500, harga dinilai memiliki peluang untuk bergerak naik menuju resistance di area US$77.000 hingga US$78.000.

GainMuse menjelaskan bahwa pergerakan ini merupakan bagian dari strategi pasar untuk menjebak posisi short dan menyerap likuiditas di level atas. Dengan kata lain, meskipun harga Bitcoin hari ini terlihat tidak banyak bergerak, dinamika di balik layar menunjukkan adanya potensi pergerakan besar yang sedang terbentuk.

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Hari Ini Menguat 1 Persen, Sentuh Level Rp1,14 Miliar

Sementara itu, analis lain, Ali Martinez, melihat dinamika berbeda dari sisi siklus pasar. Ia mencatat bahwa setelah mencapai puncak pada Oktober 2025, Bitcoin telah mengalami koreksi sekitar 52 persen.

MA BTC

Pada 27 Februari 2026, indikator SMA 3 hari kembali membentuk persilangan, dan saat ini pasar telah memasuki sekitar 30 hari sejak sinyal tersebut muncul. Berdasarkan pola historis, kondisi ini dinilai mendekati fase final accumulation window, yang diperkirakan akan terjadi dalam waktu tiga hingga enam hari ke depan.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait