Harga Bitcoin hari ini, Rabu (8/4/2026), mengalami lonjakan setelah munculnya kabar gencatan senjata sementara antara AS dan Iran.
Pada saat artikel ini disusun, harga BTC berada di kisaran Rp1,21 miliar, setara US$71.800, naik 4,65 persen dalam 24 jam terakhir. Kenaikan ini terjadi di tengah perubahan sentimen global yang sebelumnya dipenuhi ketidakpastian akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.
Analis on-chain Darkfost di CryptoQuant menjelaskan bahwa dinamika geopolitik memiliki dampak langsung terhadap perilaku investor di pasar kripto. Dalam beberapa pekan terakhir, ketegangan antara AS dan Iran membuat banyak pelaku pasar menahan posisi.
Namun, situasi berubah cepat setelah adanya kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu yang juga melibatkan Israel, sekaligus membuka kembali akses strategis selat Hormuz yang menangani sekitar seperlima aliran minyak global.
“Ketidakpastian membuat investor cenderung menahan diri, tetapi perubahan sentimen seperti gencatan senjata dapat memicu reaksi pasar yang cepat,” ungkap Darkfost.

Lonjakan harga Bitcoin hari ini juga sejalan dengan pergerakan cepat di pasar global. Bitcoin sempat naik lebih dari US$4.700 hanya dalam 8 jam, dari kisaran US$68.000 ke level US$72.800, sekaligus memicu likuidasi posisi short senilai sekitar US$400 juta.
Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto bertambah sekitar US$150 miliar dalam satu hari, dengan kembali menembus US$2,5 triliun.
Pasar Kripto Bereaksi Cepat, Sentimen Langsung Berbalik
Data dari Santiment menunjukkan bahwa reaksi pasar terhadap kabar gencatan senjata terjadi hampir secara instan. Bitcoin berhasil menembus level US$72.700, sementara Ethereum juga naik ke atas US$2.250, keduanya mencapai level tertinggi dalam tiga minggu terakhir.

Menariknya, pergerakan ini disebut telah terjadi bahkan sebelum kabar resmi gencatan senjata dipublikasikan secara luas, mengindikasikan bahwa pasar kripto bergerak lebih cepat dalam merespons ekspektasi berita.
Selain itu, data sosial menunjukkan peningkatan signifikan dalam diskusi terkait berakhirnya konflik. Lebih dari 1 persen percakapan di forum kripto global kini berfokus pada potensi berakhirnya perang, angka yang hanya terjadi untuk kali kedua sejak konflik dimulai pada akhir Februari 2026.
Hal ini mencerminkan optimisme pasar bahwa gencatan senjata dapat menjadi awal dari resolusi konflik yang lebih permanen.

Dalam kajian Redaksi Blockchainmedia.id, berdasarkan simulasi Monte Carlo, harga Bitcoin berpotensi naik ke level US$77.067 pada 16 April 2026 dalam time frame harian, dari posisi saat ini di kisaran US$71.844.
Proyeksi ini memperkuat pandangan bahwa momentum bullish masih memiliki ruang untuk berlanjut dalam jangka pendek.
Level Teknikal Tentukan Arah Lanjutan Harga Bitcoin
Dari sisi teknikal, harga Bitcoin hari ini berada dalam fase penting setelah berhasil merebut kembali level psikologis US$71.000. Area resistance terdekat berada di kisaran US$74.061 hingga US$76.036 pada time frame harian. Jika level ini berhasil ditembus, maka peluang kenaikan lanjutan semakin terbuka.

Di sisi lain, terdapat support kuat di rentang US$62.492 hingga US$64.975 yang menjadi batas penting untuk menjaga struktur bullish tetap valid. Pergerakan di atas area ini menunjukkan bahwa tekanan beli masih mendominasi pasar saat ini.
Tentunya, analis tetap mencermati bahwa reli harga Bitcoin hari ini tidak terlepas dari faktor eksternal, khususnya perkembangan geopolitik.

Sebelumnya, Darkfost mencatat bahwa ketidakpastian global sempat menekan volume perdagangan spot Bitcoin ke level terendah sejak September 2023. Namun, dengan adanya perubahan sentimen yang cepat, minat pasar kembali meningkat dan mendorong lonjakan harga.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



