Harga Bitcoin Sedang Ketuk Pintu Reli? Analis Ungkap Level yang Bisa Ubah Segalanya

Harga Bitcoin (BTC) berada di titik penentuan setelah menguji resistance penting di kisaran US$64.300. Analis teknikal Ali Martinez menilai penutupan candle di time frame 4 jam di atas level tersebut dapat mengonfirmasi breakout dari pola descending channel sekaligus membuka peluang kenaikan menuju US$65.500 hingga US$66.500.

Menurut Martinez, penutupan (close) candle 4 jam di atas US$64.300 akan menjadi konfirmasi penting bahwa breakout telah terjadi. Jika skenario tersebut terwujud, harga Bitcoin dinilai berpeluang melanjutkan penguatan menuju US$65.500, bahkan membuka jalan menuju US$66.500 apabila momentum beli terus bertahan.

Level US$64.300 Jadi Penentu Arah Harga Bitcoin

Dalam analisis terbarunya, Martinez menilai Bitcoin masih bergerak di dalam pola descending channel yang telah membatasi kenaikan harga selama beberapa pekan terakhir. Karena itu, area US$64.300 menjadi resistance utama yang perlu ditembus agar struktur teknikal berubah menjadi lebih bullish.

BTC analisis 5 AGS

Apabila harga Bitcoin berhasil mencatatkan penutupan candle 4 jam di atas level tersebut, breakout dari pola descending channel akan terkonfirmasi. Kondisi ini berpotensi menarik minat beli lanjutan dan mendorong harga menuju target awal di US$65.500, sebelum menguji area US$66.500 apabila tekanan beli tetap mendominasi pasar.

BACA JUGA:  Kripto Hari Ini 10 Juli 2026: PEPE, SUI, ARB, TIA dan INJ Beri Sinyal Bullish, Mana yang Paling Berpotensi Melejit?

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan posisi di atas US$64.300 dapat membuat Bitcoin kembali bergerak di dalam channel. Skenario tersebut membuka peluang terjadinya fase konsolidasi atau koreksi jangka pendek hingga muncul katalis baru yang mampu mengubah sentimen pasar.

Indikator Binance Tunjukkan Momentum Beli Masih Kuat

Sementara itu, analis Arab Chain di CryptoQuant melihat kondisi on-chain masih memberikan sinyal yang mendukung prospek harga Bitcoin. Ia mencermati bahwa CVD Confirmation Score BTC di Binance kini bertahan di level 0,74, yang menunjukkan keselarasan antara kenaikan harga dan tekanan beli di pasar.

BTC CVD 5 AGS

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Indikator tersebut digunakan untuk mengukur apakah kenaikan harga benar-benar didukung oleh arus pembelian yang nyata, bukan sekadar dipengaruhi likuiditas yang tipis atau aktivitas spekulatif jangka pendek.

Berdasarkan data historis, skor CVD cenderung tetap tinggi ketika Bitcoin berada dalam tren naik yang kuat, kemudian turun signifikan saat pasar memasuki fase koreksi atau kehilangan momentum.

BACA JUGA:  Harga XRP Diam-diam Siapkan Reli Hebat, Siap Meledak 2.700 Persen?

“Tekanan beli masih mendukung tren naik Bitcoin di Binance,” ujar Arab Chain.

Arab Chain juga mencatat bahwa Bitcoin masih diperdagangkan di kisaran US$64.000, sehingga keberadaan skor CVD yang tetap tinggi memperkuat indikasi bahwa volume transaksi masih mendukung tren yang sedang berlangsung.

Dengan kata lain, kenaikan harga Bitcoin saat ini dinilai memiliki fondasi yang lebih sehat dibandingkan pergerakan yang hanya didorong oleh spekulasi jangka pendek.

Meski demikian, indikator tersebut belum memasuki area overbought. Arab Chain menjelaskan bahwa kondisi jenuh beli umumnya mulai terlihat ketika skor CVD berada di atas 0,90.

Karena nilainya saat ini masih berada di 0,74, ia menilai momentum bullish masih terjaga tanpa menunjukkan tanda-tanda pasar mengalami euforia berlebihan. Hal ini membuat peluang kelanjutan penguatan tetap terbuka, selama harga Bitcoin mampu menembus level teknikal penting yang kini menjadi perhatian pasar.

BACA JUGA:  Cara Membaca Data Polymarket untuk Memahami Sentimen Pasar Kripto

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait