Harga Bitcoin masih bergerak dalam fase konsolidasi di kisaran US$64.000 hingga US$65.000. Meski belum berhasil keluar dari area tersebut, sejumlah sinyal teknikal dan data on-chain mulai menunjukkan perubahan yang membuat pelaku pasar optimistis.
Bitcoin Pertahankan Reclaim, US$67.000 Kembali Masuk Radar
Pergerakan harga Bitcoin memang belum menunjukkan lonjakan besar. Namun, di tengah fase sideways, sejumlah analis menilai pasar mulai membangun fondasi yang dapat menjadi pijakan menuju pergerakan berikutnya.
Analis kripto Jelle menyoroti bahwa Bitcoin masih mampu bertahan di atas area previous range low. Menurutnya, kondisi tersebut mengarah pada skenario successful reclaim, yakni ketika support yang sebelumnya hilang berhasil direbut.
Grafik yang dibagikannya juga menunjukkan terbentuknya bullish divergence pada timeframe harian dan mingguan. Pola ini muncul ketika harga mencetak titik terendah baru, tetapi indikator momentum tidak ikut membentuk pelemahan yang sama.

Jika reclaim level tersebut mampu dipertahankan, Jelle menilai bahwa peluang harga Bitcoin bergerak menuju kisaran US$65.000 hingga US$67.000 akan semakin terbuka dalam waktu dekat ini.
“Saya tidak akan terkejut jika pekan ini kita melihat pemulihan lebih lanjut menuju kisaran US$65.000 hingga US$67.000. Karena itu, saya langsung melakukan DCA mingguan sebelum hal tersebut terjadi,” tulisnya di X, Senin (20/07/2027).
Whale Terus Akumulasi Bitcoin Saat Investor Ritel Panik
Sinyal positif tidak hanya terlihat dari pergerakan harga Bitcoin. Data on-chain juga mengungkap perubahan perilaku investor yang cukup menarik selama beberapa pekan terakhir.
Menurut analis Heisenberg melalui grafik yang dibagikan oleh CryptoQuant pada Senin (20/07/2026), saat ini dompet berisi 1.000 hingga 10.000 BTC mulai aktif melakukan akumulasi, sementara investor ritel justru melakukan distribusi.
Kondisi tersebut, menurutnya, dapat mengurangi Bitcoin yang tersedia untuk diperdagangkan apabila berlangsung secara konsisten. Pasokan yang semakin terbatas berpotensi memberikan dukungan terhadap harga.
“Akumulasi yang dilakukan secara konsisten oleh pemegang Bitcoin dalam jumlah besar dapat mengurangi pasokan yang tersedia di pasar, terutama ketika hal itu terjadi di tengah distribusi agresif dari kelompok investor dengan kepemilikan lebih kecil,” jelasnya.

Artinya, ketika ritel memilih melepas kepemilikannya, kelompok whale justru memanfaatkan kondisi tersebut untuk menambah akumulasi. Pola seperti ini cukup sering muncul pada fase transisi setelah koreksi besar.
Tekanan Jual Holder Lama Mereda, Sinyal Bottom Terlihat
Data lain yang dibagikan analis James Van Straten melalui Glassnode melengkapi gambaran tersebut. Grafik menunjukkan realisasi kerugian dari long-term holder sempat mencapai sekitar US$283 juta per hari, sebelum akhirnya mulai mengalami penurunan.
Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa fase kapitulasi investor jangka panjang mulai mereda. Dengan kata lain, tekanan jual dari kelompok yang sebelumnya aktif melepas kepemilikan kini perlahan mulai berkurang.
“Pemegang Bitcoin jangka panjang telah melewati fase kapitulasi, dan tekanan jual kini mulai mereda. Hal ini memperkuat indikasi bahwa Bitcoin sedang memasuki proses pembentukan dasar harga (bottoming),” tuturnya melalui X pada Minggu (19/07/2026).

Jika dikaitkan dengan grafik teknikal dan akumulasi whale, ketiga indikator tersebut membentuk narasi yang saling menguatkan. Bitcoin masih bertahan di area reclaim, investor besar terus menambah kepemilikan yang membuat supply langka, sementara tekanan jual perlahan mulai melemah.
Meski demikian, harga Bitcoin masih bergerak dalam fase konsolidasi sehingga konfirmasi lanjutan tetap diperlukan. Selama mampu bertahan di atas area reclaim, peluang Bitcoin untuk menembus level US$67.000 masih terbuka.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


