Harga BTC Diskon, Saatnya Serok?

Pasar kripto kian merah setelah harga Bitcoin (BTC) merosot, menjadi sebuah diskon yang dapat dijadikan peluang bagi mereka yang menanti dengan sabar.

Berdasarkan laporan AMB Crypto, Glassnode melihat ada sekitar 780.000 investor yang mengisi pesanan beli BTC di harga spot US$26.800.

Harga BTC Sudah Diskon?

Tetapi, harga kripto utama justru kian merosot dari posisinya, turun sekitar 5,8 persen di kisaran US$25.600, menjatuhkan sekitar 1,26 juta koin ke dalam kerugian.

Diduga, gugatan SEC terhadap bursa kripto Binance menjadi dalang di balik aksi para seller, membawa harga Bitcoin menjadi kian rendah dan menjauh dari harapan para investor.

Berdasarkan data dari Watchers, ada arus keluar senilai lebih dari US$1,4 milyar, atau 2,6 persen dari total cadangan Binance. Bitcoin (BTC) menjadi salah satu aset yang banyak ditarik keluar dari bursa kripto utama tersebut.

Harga Bitcoin (BTC) pun condong ke Selatan karena sentimen ini, melenyapkan pandangan bullish di saat itu.

Di sisi lain, analis popular Benjamin Cowen mengatakan bahwa kripto utama mungkin telah mencapai puncak jangka pendek lokal.

“Adalah bermanfaat untuk membuka kemungkinan bahwa Juni dapat menunjukkan kekuatan baru. Tapi itu lebih seperti kasus sekunder menurut saya,” ujar Cowen.

Juga, data on-chain menunjukkan bahwa rasio Market Value to Realized Value (MVRV)  tujuh hari menunjukkan adanya penurunan sebesar 3,77 persen.

Data tersebut menunjukkan ada lebih banyak investor yang mencetak kerugian di atas kertas (selama koin mereka tidak dijual).

Namun, saat rasio masuk ke wilayah positif, itu artinya pasar menyimpan banyak kerugian yang belum terealisasi.

Tetapi, pasar yang lebih luas tampak siap untuk mengatasi rintangan karena sentimen yang berbobot naik ke 0,775.

Analisis Teknikal

bitcoin

Bitcoin News melaporkan, harga Bitcoin telah merosot dari support terdekat di atas level US$26.000, diikuti indikator RSI yang jatuh di bawah level 38.

Ini dapat dilihat sebagai upaya memasuki wilayah oversold, sehingga ada potensi masuknya arus beli jangka pendek, sebelum dapat mengonfirmasi sinyal tren jangka menengah untuk BTC.

Juga, crossover indikator Moving Average (MA) baru-baru ini naik, garis tren 10 hari kini telah bergeser arah dengan kuat.

Dan secara teknis, harga Bitcoin masih berpeluang mencetak higher low baru dari pergerakan multi-minggunya, dalam lingkup pemetaan Fibonacci Rertracement. Mari kita saksikan. [st]

 

 

Terkini

Warta Korporat

Terkait