Harga Ethereum (ETH) tengah berada di area penting setelah bergerak dalam fase konsolidasi selama beberapa pekan.
Pada saat artikel ini disusun, aset kripto terbesar kedua itu berada di sekitar US$2.517 dan kembali mendekati zona resistance yang telah berulang kali membatasi kenaikan sejak akhir Agustus.
Pergerakan tersebut menempatkan harga ETH di dekat kawasan US$2.525–US$2.555, sementara pasar masih menunggu apakah pembeli mampu mendorong breakout yang meyakinkan. Area itu menjadi penting karena beberapa percobaan kenaikan sebelumnya kehilangan momentum di kisaran serupa.
Di sisi lain, data aliran Ethereum di Binance menunjukkan adanya peningkatan aset yang masuk ke bursa, meski skalanya belum cukup untuk menyimpulkan telah terjadi gelombang penjualan luas.
Harga ETH Tinggal Selangkah dari US$2.700, Tapi Euforia Bisa Berumur Pendek
Analis kripto Rod melihat peluang harga ETH untuk terlebih dahulu menembus resistance US$2.525–US$2.555. Dalam skenario yang dipetakan pada grafik empat jam, keberhasilan bertahan di atas sekitar US$2.550–US$2.560 berpotensi membuka ruang kenaikan menuju US$2.600 sebelum ETH melanjutkan ekspansi ke area US$2.680–US$2.700.

Namun, proyeksi tersebut tidak menggambarkan reli satu arah. Setelah mencapai kawasan US$2.700, Rod memperkirakan Ethereum berpotensi membentuk struktur menyerupai rounded top. Harga digambarkan berfluktuasi di area atas sebelum kehilangan momentum dan berbalik turun.
Jika skenario tersebut terwujud, harga ETH berpotensi kembali menembus US$2.550 dari atas dan mempercepat koreksi menuju US$2.400–US$2.360. Tekanan jual yang berlanjut bahkan dapat membawa Ethereum ke area US$2.220–US$2.280, dengan bagian terendah proyeksi berada di sekitar US$2.240.
Area bawah tersebut kemudian menjadi kawasan yang perlu diperhatikan dalam skenario Rod. Grafiknya memperlihatkan potensi pembentukan rounded bottom di sekitar US$2.220–US$2.280 sebelum terjadi pemulihan menuju US$2.320–US$2.380 dan selanjutnya US$2.440–US$2.450.
Dengan demikian, proyeksi Rod menempatkan breakout US$2.550 sebagai pintu menuju kenaikan jangka pendek, tetapi bukan jaminan bahwa harga ETH akan bertahan di level tinggi. Justru, kawasan US$2.680–US$2.700 menjadi titik yang berpotensi mendahului koreksi lebih dalam apabila momentum pembeli melemah.
ETH Mulai Panaskan Mesin, Sinyal On-Chain Justru Minta Waspada
Sementara proyeksi teknikal membuka peluang kenaikan, analis PelinayPA di CryptoQuant melihat data on-chain Ethereum mengirim sinyal agar investor tetap berhati-hati. Netflow Ethereum di Binance tercatat sekitar +3.439 ETH, menunjukkan jumlah ETH yang masuk ke bursa lebih besar daripada yang keluar pada periode pengamatan.

Menurut PelinayPA, angka tersebut tidak tergolong sangat besar secara absolut. Namun, perubahan harian yang positif menunjukkan transfer ETH menuju Binance meningkat cukup nyata dibandingkan hari sebelumnya.
Sepanjang data yang diamati, netflow juga cenderung berfluktuasi tajam di sekitar nol, mengindikasikan aktivitas transfer jangka pendek dan pelaku besar masih berpengaruh.
“Data ini menyerukan kehati-hatian, tetapi belum mendukung prospek bearish yang kuat bagi Ethereum,” ungkapnya.
Meski demikian, satu hari netflow positif belum cukup dianggap sebagai sinyal jual. ETH yang masuk ke Binance dapat berkaitan dengan staking, penggunaan sebagai jaminan, arbitrase maupun pengaturan dompet internal institusi. Sinyal tekanan jual baru akan lebih kuat apabila netflow positif tinggi berlangsung selama beberapa hari berturut-turut.
Data lain juga belum menunjukkan tekanan jual yang meluas. Jumlah depositor baru berada di 259, naik sekitar 18,8 persen dalam sehari, tetapi masih rendah dibandingkan lonjakan historisnya.
Sementara itu, pasokan baru berada di sekitar 2.922 ETH dan relatif tidak berubah, sehingga belum terlihat ekspansi pasokan mendadak yang dapat menciptakan tekanan struktural tambahan.
Kombinasi tersebut membuat prospek jangka pendek harga ETH berada dalam situasi yang kompleks. PelinayPA menilai Ethereum dapat menghadapi tekanan jual ketika mencoba naik atau bergerak sideways hingga lebih rendah.
Namun, rendahnya jumlah depositor baru membuat data tersebut belum cukup untuk mendukung skenario bearish kuat, sementara proyeksi teknikal Rod masih membuka peluang reli menuju US$2.700 sebelum risiko koreksi yang lebih besar muncul.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


