Pergerakan harga kripto hari ini menunjukkan fase konsolidasi yang semakin ketat di sejumlah aset utama, dengan Ethereum (ETH) dan Cardano (ADA) yang menjadi sorotan utama karena sama-sama berada di area teknikal penting yang berpotensi menentukan arah pergerakan besar berikutnya.
Sejumlah analis pasar mencatat bahwa tekanan harga yang terus menyempit di beberapa aset menciptakan kondisi “compression zone,” sebuah fase ketika volatilitas biasanya muncul lebih agresif setelah periode penahanan harga yang panjang.
Selain ETH dan ADA, beberapa altcoin seperti ChainGPT (CGPT), aixbt (AIXBT) dan Curve DAO (CRV) juga mulai menunjukkan pola teknikal yang mengarah ke potensi breakout.
Cardano Mulai Kehabisan Ruang, Pasar Tunggu Langkah Berikutnya
Cardano (ADA) menjadi salah satu aset yang paling diperhatikan dalam harga kripto hari ini setelah analis GainMuse mengungkap bahwa aset ini masih terjebak dalam pola descending triangle sejak awal Februari pada time frame 8 jam.

Struktur tersebut terbentuk dari pola lower high yang terus menekan area resistance, sementara support horizontal terus diuji berkali-kali. Menurut GainMuse, kondisi itu diperkuat oleh dua pola falling wedge yang juga mengarah ke titik support yang sama.
Situasi ini dinilai menciptakan tekanan teknikal yang semakin besar. GainMuse mencatat bahwa candle terakhir ditutup bearish dan berada tepat di atas support utama, menunjukkan pasar belum menemukan pantulan kuat.
Jika ADA berhasil menembus resistance menurun, peluang kenaikan menuju batas atas pola triangle bisa terbuka. Namun jika support jebol, tekanan jual diperkirakan bisa bergerak lebih agresif karena minimnya struktur penahan di bawah area tersebut.
ETH Masih Kuat Menapak, Kini Diuji di Zona Penentu Arah
Ethereum (ETH) masih menjadi fokus utama dalam harga kripto hari ini setelah analis Unichartz menilai aset ini tetap bertahan di atas trendline naik jangka panjang yang sudah aktif sejak 2022.

Dalam grafik mingguan, area support utama ETH berada di kisaran US$1.750 hingga US$1.950. Area ini dinilai penting karena menjadi titik pantul besar dalam beberapa siklus sebelumnya.
Menurut Unichartz, selama area tersebut bertahan, struktur bullish jangka panjang Ethereum masih tetap valid. Namun tantangan utama saat ini berada di resistance kuat area US$2.250 hingga US$2.500.
Zona tersebut disebut sebagai key zone karena menjadi penghalang utama rebound yang sedang berlangsung. Jika ETH mampu breakout di atas area itu, target berikutnya diproyeksikan berada di kisaran US$2.850 hingga US$3.200.
Sebaliknya, jika gagal menembus resistance, ETH berpotensi kembali turun untuk menguji ulang trendline support utama.
CGPT Mulai Ubah Struktur Pasar
Token ChainGPT (CGPT) mulai menunjukkan perubahan arah dalam harga kripto hari ini, di mana analis Crypto Cove mencatat adanya breakout dari pola falling wedge pada time frame tiga harian.

Breakout itu terjadi setelah tren turun panjang sejak awal 2025 yang terus membentuk lower high dan lower low. Area breakout berada di kisaran US$0,025 hingga US$0,028.
Kini area itu berubah menjadi support baru yang menjadi kunci kelanjutan tren naik. Selama harga bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan menuju US$0,095 hingga US$0,125 dinilai mulai terbuka.
Meski begitu, Crypto Cove juga mencatat adanya resistance antara di area US$0,040 hingga US$0,055 yang berpotensi memicu aksi ambil untung jangka pendek.
Setelah Lama Tertahan, AIXBT Akhirnya Kasih Sinyal Baru
Token aixbt (AIXBT) juga masuk daftar perhatian harga kripto hari ini setelah analis Jonathan Carter mencatat breakout dari pola falling wedge pada time frame tiga harian. Menurut Carter, breakout ini menjadi sinyal awal bahwa momentum bullish mulai terbentuk setelah fase koreksi panjang.

Ia memproyeksikan target kenaikan pertama berada di area US$0,045 hingga US$0,10. Jika tekanan beli terus berlanjut, target lanjutan bisa bergerak menuju kisaran US$0,145 hingga US0,230.
Pola falling wedge sendiri secara historis dikenal sebagai salah satu pola pembalikan bullish yang cukup kuat, terutama setelah fase akumulasi panjang.
CRV Sedang Menumpuk Tenaga, Resistance Jadi Gerbang Berikutnya
Sementara itu, Curve DAO (CRV) juga sedang menguji area penting dalam harga kripto hari ini. Jonathan Carter mencatat CRV saat ini berkonsolidasi tepat di bawah batas atas descending channel pada time frame tiga harian.

Kondisi tersebut menunjukkan adanya tekanan beli yang terus meningkat di bawah resistance, yang bisa menjadi bahan bakar breakout berikutnya.
Menurut Carter, jika resistance channel berhasil ditembus, target kenaikan CRV bisa bergerak ke area US$0,27 hingga US$0,59, dengan potensi lanjutan menuju US$0,80.
Fase konsolidasi yang sedang berlangsung saat ini dinilai sebagai proses pengumpulan momentum sebelum pasar menentukan arah berikutnya.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


