Pasar aset digital mulai menunjukkan perubahan struktur menarik dalam analisis harga kripto hari ini, Jumat (15/5/2026).
Sejumlah altcoin seperti Peanut the Squirrel (PNUT), Cardano (ADA), Avalanche (AVAX), Ethereum (ETH), hingga Optimism (OP) mulai memperlihatkan sinyal teknikal yang mengarah pada potensi pemulihan lanjutan setelah sebelumnya bergerak dalam tekanan cukup panjang.
Sejumlah analis pasar menilai fase konsolidasi yang terjadi saat ini justru menjadi periode penting sebelum pasar memasuki pergerakan lebih agresif. Beberapa aset bahkan mulai mengonfirmasi breakout, sementara lainnya masih berada dalam tahap pembangunan momentum menuju resistance utama.
PNUT Mulai Bangun Momentum Usai Breakout Besar
Dalam analisis harga kripto hari ini, analis Jolie menyoroti bahwa memecoin Peanut the Squirrel (PNUT) mulai menunjukkan pemulihan momentum setelah berhasil mengonfirmasi breakout dari descending channel jangka panjang pada time frame mingguan.

Menurut Jolie, breakout tersebut telah tervalidasi setelah harga melakukan retest tepat di area support breakout sebelum kembali memantul naik. Saat ini, PNUT diperdagangkan di kisaran US$0,063 dan mulai stabil di atas support baru sekitar US$0,045 hingga US$0,050.
Area tersebut dinilai menjadi level krusial untuk mempertahankan struktur bullish jangka menengah. Sementara itu, resistance terdekat berada di area US$0,089. Jika level tersebut berhasil ditembus dengan dukungan volume yang kuat, peluang kenaikan lanjutan diperkirakan dapat terbuka menuju target sekitar US$0,195.
Jolie menyebut breakout PNUT telah terkonfirmasi setelah harga melakukan retest tepat di area yang dibutuhkan sebelum mulai kembali membangun momentum kenaikan.
Selain itu, pola higher low yang mulai terbentuk dalam beberapa pekan terakhir ikut memperkuat indikasi bahwa tekanan jual mulai melemah dibanding fase distribusi sebelumnya.
Sinyal Baru Dorong Momentum Cardano Menguat
Sementara itu, analis Ali Martinez melihat Cardano (ADA) mulai memasuki fase pembalikan tren setelah berbulan-bulan bergerak dalam tekanan bearish.

Ali Martinez menyebut indikator SuperTrend yang selama ini digunakan untuk membaca pergerakan jangka panjang ADA kini kembali berubah menjadi sinyal beli pada grafik harian. Sebelumnya, indikator yang sama sempat memberi sinyal jual pada September 2025 yang berujung pada penurunan harga sekitar 73 persen.
Menurutnya, perubahan sinyal tersebut menunjukkan fase kelelahan bearish mulai berakhir dan membuka peluang dimulainya reli baru. Dalam proyeksinya, ADA diperkirakan berpotensi bergerak menuju resistance US$0,33 sebelum menguji target lanjutan di area US$0,42 jika momentum bullish terus bertahan.
Meski demikian, support US$0,25 disebut menjadi area penting yang wajib dipertahankan. Jika level tersebut gagal dijaga, proses pemulihan diperkirakan akan tertunda lebih lama.
Tekanan Jual AVAX Mulai Melemah Diam-diam
Di sisi lain, analis GainMuse menilai Avalanche (AVAX) mulai memasuki fase megaphone squeeze setelah sebelumnya mengalami tekanan jual cukup tajam dari area US$10,55.
Dalam analisis harga kripto hari ini, AVAX kini bergerak di kisaran US$9,78 dan berkonsolidasi tepat di atas support penting US$9,65. GainMuse menilai tekanan jual mulai kehilangan tenaga seiring harga yang tetap mampu bertahan di atas area support tersebut.

Menurutnya, area US$10,65 menjadi pemicu utama untuk membuka peluang breakout dari broadening wedge yang sedang terbentuk. Sebaliknya, jika harga ditutup di bawah US$9,65, maka risiko koreksi lanjutan menuju area US$8,90 akan kembali terbuka.
GainMuse juga menyoroti bahwa banyak posisi short yang sebelumnya masuk saat breakdown kini mulai terjebak karena harga gagal melanjutkan penurunan. Kondisi tersebut dinilai dapat menjadi bahan bakar tambahan apabila momentum rebound mulai berkembang lebih kuat.
Ethereum Masih Pertahankan Struktur Bullish
Untuk Ethereum (ETH), analis BehDark menilai struktur teknikal pada time frame 8 jam masih bergerak dalam pola Diametric atau symmetrical pattern.

Ia menjelaskan bahwa tekanan beli yang cukup besar membuat Ethereum gagal turun menuju green zone seperti proyeksi sebelumnya. Namun demikian, struktur utama dinilai belum berubah signifikan.
Menurut BehDark, ETH masih berpotensi bergerak menuju level lebih tinggi dengan target utama berada di red supply zone. Meski begitu, ia juga memperingatkan kemungkinan munculnya tekanan jual baru ketika harga mulai memasuki area supply tersebut.
Selama green zone tetap bertahan sebagai support utama, struktur bullish Ethereum dinilai masih valid. Namun, penutupan candle harian di bawah level invalidasi disebut dapat membatalkan skenario bullish tersebut.
OP Mulai Bangun Momentum Bullish Baru
Sementara itu, analis Jonathan Carter melihat Optimism (OP) mulai menantang midline descending channel pada time frame mingguan.

Menurutnya, tekanan breakout terus meningkat setelah harga beberapa kali menguji resistance utama dalam beberapa pekan terakhir. Jonathan Carter menyebut momentum penguatan OP kini mulai terlihat semakin solid.
Jika breakout berhasil terjadi, target kenaikan diproyeksikan berada di area US$0,20, kemudian US$0,87 hingga US$1,34 dalam skenario bullish jangka menengah.
Dalam analisis harga kripto hari ini, pergerakan OP menjadi salah satu yang mulai diperhatikan pelaku pasar karena struktur teknikalnya dinilai mulai menunjukkan perubahan momentum yang cukup signifikan dibanding fase bearish sebelumnya.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


