Pasar kripto hari ini, Rabu (20/5/2026), mulai menunjukkan pergerakan yang lebih agresif pada sejumlah altcoin setelah beberapa aset berhasil mempertahankan area support penting dan memicu sinyal breakout teknikal.
Token seperti Pudgy Penguins (PENGU), Hyperliquid (HYPE), hingga Chiliz (CHZ) menjadi sorotan analis karena dinilai mulai memasuki fase bullish baru setelah tekanan jual beberapa pekan terakhir mulai mereda.
PENGU Bertahan di Zona Demand Besar
Dalam perdagangan kripto hari ini, perhatian terbesar datang dari token Pudgy Penguins (PENGU) setelah analis Satoshi Flipper melihat token tersebut masih bertahan di dalam zona demand besar pada time frame 8 jam.

Area support yang sebelumnya beberapa kali menjadi titik pantulan buyer sejak Februari hingga Mei 2026 kembali diuji, namun sejauh ini masih mampu dipertahankan pasar.
Menurut analisis Satoshi Flipper, PENGU saat ini sedang melakukan retest ke area support sekitar US$0,0080 hingga US$0,0082 setelah sebelumnya gagal mempertahankan kenaikan di atas US$0,011. Meski demikian, struktur grafik disebut masih membuka peluang rebound selama zona demand tersebut tidak breakdown.
Resistance terdekat PENGU berada di area US$0,0095, sedangkan resistance besar berikutnya berada di kisaran US$0,0110 hingga US$0,0120. Dalam proyeksi bullish-nya, PENGU dinilai berpotensi kembali bergerak menuju area US$0,012 apabila momentum buyer terus meningkat dalam beberapa sesi perdagangan mendatang.
Namun analis juga mengingatkan bahwa tekanan bearish masih bisa kembali muncul apabila support utama US$0,008 gagal dipertahankan. Jika breakdown terjadi, harga disebut berisiko turun kembali menuju area bawah range di sekitar US$0,006.
CHZ Lepas dari Tekanan Bearish, Buyer Mulai Dominan
Sementara itu, analis GainMuse melihat Chiliz (CHZ) mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah berhasil keluar dari pola broadening descending wedge. Dalam analisis yang dibagikannya, harga berhasil menembus area US$0,0483, kemudian melakukan retest dan tetap bertahan di atas level tersebut.

GainMuse menilai kondisi tersebut menandakan tekanan jual mulai melemah, bahkan sejumlah trader yang sebelumnya membuka posisi short disebut mulai terjebak akibat reversal harga yang cukup cepat. Area US$0,050 kini menjadi resistance awal yang paling diperhatikan pasar.
Apabila CHZ berhasil bergerak stabil di atas area US$0,0485 dan menembus resistance US$0,050, maka peluang kenaikan menuju area sekitar US$0,0535 dinilai semakin terbuka. Namun skenario bullish tersebut dapat berubah menjadi fakeout apabila harga kembali ditutup harian di bawah US$0,0460.
HYPE Dekati Zona Panas, Reli Siap Berlanjut
Pada aset lain, analis BehDark melihat Hyperliquid (HYPE) masih mempertahankan momentum bullish pada time frame 12 jam setelah sebelumnya memantul kuat dari area bawah struktur utama sejak awal 2026.

Dalam analisisnya, HYPE disebut mulai membentuk pola bullish diametric dengan wave G yang diperkirakan masih berpotensi bergerak naik menuju zona merah atau zona supply utama. Zona tersebut juga disebut sebagai weekly order block yang kemungkinan menjadi area reaksi seller berikutnya.
Support terdekat HYPE saat ini berada di sekitar US$47,40, sementara support utama di bawah trendline berada di kisaran US$39,90. Adapun resistance penting berada pada area US$52,40 hingga US$59,70.
BehDark menilai trader sebaiknya tidak terburu-buru membuka posisi short hanya karena harga memasuki zona supply. Menurutnya, konfirmasi pelemahan tetap diperlukan sebelum asumsi koreksi besar dapat dianggap valid. Selama struktur bullish masih terjaga, HYPE dinilai masih berpeluang melanjutkan kenaikan menuju area mendekati US$60.
TIA Dekati Area Breakout Penting
Token Celestia (TIA) juga mulai menarik perhatian dalam pergerakan kripto hari ini setelah analis Jonathan Carter melihat harga bergerak mendekati batas atas pola descending channel pada time frame tiga harian.

Menurut Carter, MA50 sejauh ini masih bertahan cukup kuat dan menjadi salah satu penopang utama struktur bullish jangka menengah. Ia juga menyebut posisi saat ini menjadi area penting yang dapat menentukan arah pergerakan TIA berikutnya.
Jika breakout berhasil terkonfirmasi, TIA diperkirakan berpeluang menuju target pemulihan di area US$0,60 hingga US$1,33. Setelah itu, potensi kenaikan lanjutan disebut dapat membawa harga bergerak menuju kisaran US$2,35 hingga US$3,90.
SAGA Mulai Bangkit, Peluang Reli Besar Terbuka
Masih dari Jonathan Carter, token Saga (SAGA) juga dinilai mulai menunjukkan peluang bullish baru setelah melakukan retest terhadap pola falling wedge yang sebelumnya berhasil ditembus.

Dalam time frame tiga harian, area retest tersebut disebut dapat menjadi peluang entry kedua bagi trader yang sebelumnya tertinggal saat breakout awal terjadi. Struktur harga sejauh ini masih dianggap cukup sehat selama support utama tidak kehilangan momentum.
Jika pantulan berhasil dikonfirmasi, SAGA diperkirakan memiliki peluang bergerak menuju target bertahap di area US$0,028 hingga US$0,190. Apabila momentum bullish terus berlanjut, kenaikan berikutnya disebut berpotensi mengarah ke kisaran US$0,280 hingga US$0,450.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


