Harga MemeCore (M) kembali mencuri perhatian setelah mencatatkan kenaikan tajam dalam beberapa hari terakhir. Di balik reli tersebut, terdapat sejumlah perkembangan menarik, mulai dari integrasi blockchain lintas jaringan hingga aktivitas perdagangan derivatif yang jauh melampaui pasar spot.
Berdasarkan data pasar CoinGecko, pada saat artikel ini disusun, harga MemeCore sempat mencapai sekitar US$1,14, menguat sekitar 27,9 persen dalam 24 jam. Kapitalisasi pasarnya turut meningkat menjadi sekitar US$2,61 miliar.

Kenaikan tersebut tergolong mencolok karena terjadi setelah token M mengalami tekanan jual berkepanjangan sepanjang paruh pertama Oktober.
Namun, penelusuran terhadap sejumlah sumber primer menunjukkan bahwa reli ini belum dapat dikaitkan secara pasti dengan satu peristiwa. Perkembangan fundamental memang terjadi, tetapi karakter perdagangan MemeCore juga memperlihatkan kondisi pasar yang cukup berbeda dibandingkan sejumlah memecoin berkapitalisasi besar lainnya.
Integrasi LayerZero Jadi Sorotan di Tengah Kebangkitan Harga MemeCore
Pergerakan harga MemeCore belakangan ini tidak dapat dilepaskan dari penurunan yang mendahuluinya.
Menurut riwayat harga historis CoinGecko, M ditutup pada US$0,9046 pada 12 Oktober, sebelum terus melemah hingga US$0,7226 pada 19 Oktober 2026.
Tekanan tersebut mulai mereda ketika harga kembali mencapai US$0,7747 pada 20 Oktober. Meski sempat terkoreksi sehari kemudian, M melanjutkan penguatan hingga ditutup pada US$0,8666 pada 22 Oktober dan US$0,9300 pada 23 Oktober.
Dengan demikian, harga penutupan M telah meningkat sekitar 28,7 persen hanya dalam empat hari, terhitung sejak 19 Oktober. Penguatan berlanjut pada perdagangan 24 Oktober ketika token tersebut kembali menembus US$1.
Salah satu perkembangan penting yang berlangsung menjelang pemulihan itu adalah integrasi infrastruktur lintas blockchain dengan LayerZero dan Stargate.
Pada 15 Oktober, melalui pengumuman resminya di media sosial, tim MemeCore mengonfirmasi bahwa token M telah mendukung konektivitas antara blockchain MemeCore, BNB Chain dan Base.
“MemeCore baru saja beralih ke omnichain,” tulis tim proyek tersebut dalam pengumumannya.
Integrasi ini memungkinkan pemegang M memindahkan aset di antara ketiga jaringan melalui infrastruktur LayerZero dan Stargate. Sementara itu, aset stablecoin yang didukung, termasuk USDC.e dan USDT0.s, memperoleh akses ke jaringan lain yang terhubung melalui Stargate.
Secara fundamental, perkembangan tersebut memperluas jalur perpindahan aset dan berpotensi mempermudah akses likuiditas lintas blockchain bagi ekosistem MemeCore.
Namun, terdapat satu fakta yang perlu diperhatikan. Harga M justru masih mengalami penurunan setelah integrasi diumumkan pada 15 Oktober.
Artinya, meskipun perkembangan teknologi tersebut dapat menjadi faktor pendukung sentimen pasar, data harga tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa integrasi LayerZero secara langsung memicu reli terbaru.
Perkembangan berikutnya muncul pada Kamis (22/10/2026), ketika MemeCore kembali mengumumkan pembaruan layanan bridging.
Proyek tersebut menghentikan dukungan Meson Tunnel dan Express untuk jaringan MemeCore, sekaligus mengalihkan layanan bridging M ke infrastruktur LayerZero melalui Stargate.
Pembaruan ini bertepatan dengan periode ketika harga MemeCore mulai memperlihatkan penguatan yang lebih agresif.
Meski demikian, pengumuman mengenai perpindahan penyedia layanan bridge belum disertai bukti bahwa terjadi peningkatan volume transfer lintas jaringan atau masuknya likuiditas baru dalam jumlah besar yang secara langsung mendorong harga.
Oleh karena itu, perkembangan tersebut lebih tepat dipandang sebagai katalis potensial yang muncul bersamaan dengan pemulihan pasar, bukan penyebab tunggal yang telah terkonfirmasi.
Di luar integrasi tersebut, MemeCore juga memiliki karakteristik yang membedakannya dari memecoin biasa.
Berdasarkan dokumentasi resmi token M, aset ini merupakan token native blockchain layer-1 MemeCore yang digunakan untuk membayar biaya transaksi, staking, partisipasi validator dan tata kelola jaringan.
MemeCore mengembangkan konsep Proof of Meme (PoM), yang dirancang untuk menghubungkan aktivitas komunitas dengan mekanisme insentif dalam ekosistemnya.
Kegunaan tersebut memberi M fungsi di dalam jaringan. Akan tetapi, keberadaan utilitas token tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa lonjakan harga terbaru berasal dari pertumbuhan penggunaan blockchain.
Perdagangan Derivatif Mendominasi, Likuiditas Spot Relatif Tipis
Selain perkembangan ekosistem, struktur perdagangan menjadi faktor penting lain dalam memahami kenaikan harga MemeCore.
Data CoinGecko terbaru memperlihatkan bahwa volume perdagangan M dalam 24 jam berada di kisaran US$2,95 juta, jauh lebih kecil dibandingkan kapitalisasi pasarnya yang mencapai US$2,61 miliar.
Perbandingan tersebut menghasilkan rasio volume terhadap kapitalisasi pasar sekitar 0,11 persen.
Rasio yang rendah menunjukkan bahwa nilai pasar MemeCore tidak diimbangi tingkat perputaran perdagangan spot yang besar dalam periode pengamatan tersebut.
Namun, kondisi berbeda terlihat pada pasar derivatif.
CoinGecko mencatat open interest kontrak perpetual M sekitar US$29,6 juta, sedangkan rasio volume perdagangan perpetual terhadap spot mencapai sekitar 204 kali pada snapshot yang sama.
Perbedaan tersebut memperlihatkan besarnya aktivitas perdagangan derivatif dibandingkan transaksi spot, sehingga dinamika posisi ber-leverage menjadi faktor yang relevan untuk diperhatikan.
Aktivitas derivatif dapat memperbesar volatilitas harga, terutama ketika perubahan arah pasar memicu likuidasi atau penyesuaian posisi trader.
Meski demikian, besarnya volume perpetual tidak membuktikan bahwa kenaikan M disebabkan oleh short squeeze. Untuk memastikan skenario tersebut, diperlukan data likuidasi, perubahan open interest dan posisi pasar yang saling mendukung sepanjang periode reli.
Persoalan lainnya adalah kedalaman likuiditas pada sejumlah pasar spot.
Pada pemeriksaan terhadap order book yang ditampilkan CoinGecko, pair M/USDT di Gate memiliki kedalaman likuiditas sekitar US$6.600 hingga US$6.900 dalam rentang dua persen di sekitar harga pasar, bergantung pada sisi order book.
Sementara itu, kedalaman pada pair M/USDT di Bitget berada di kisaran US$18.700 hingga US$21.700 untuk rentang yang sama.
Angka tersebut merupakan kondisi pada masing-masing platform, bukan keseluruhan likuiditas MemeCore di seluruh pasar.
Kedalaman order book yang terbatas dapat membuat harga lebih sensitif terhadap masuknya pesanan berukuran besar, khususnya apabila aktivitas beli terkonsentrasi pada platform tertentu.
Namun, data tersebut tidak dapat dijadikan bukti manipulasi harga tanpa pemeriksaan lebih lanjut terhadap transaksi dan pergerakan dana.
Di sisi lain, MemeCore sebenarnya telah memperoleh eksposur institusional sebelum reli Oktober berlangsung.
Berdasarkan laporan Form 8-K yang disampaikan ZeroStack Corp. kepada SEC, perusahaan yang tercatat di Nasdaq itu mengakuisisi sebanyak 925.925.926 token M melalui transaksi senilai sekitar US$1 miliar pada 19 Agustus 2026.
Namun, transaksi tersebut bukan pembelian token senilai US$1 miliar secara tunai di pasar terbuka.
ZeroStack memperoleh token M dengan menerbitkan saham dan pre-funded warrants kepada pihak investor yang menyerahkan aset tersebut. Nilai transaksi ditentukan berdasarkan valuasi token dan saham yang disepakati dalam perjanjian.
Peristiwa ini memperlihatkan adanya kepemilikan M dalam jumlah besar oleh perusahaan publik, tetapi tidak dapat disebut sebagai pemicu langsung kenaikan harga pada akhir Oktober karena transaksi berlangsung sekitar dua bulan sebelumnya.
Di tengah penguatan harga, risiko dari sisi pasokan juga patut diperhatikan.
Menurut dokumentasi alokasi token MemeCore, sebanyak 58 persen alokasi token diperuntukkan bagi komunitas, 15 persen untuk foundation, 13 persen bagi kontributor inti, 12 persen untuk investor dan dua persen untuk Meme Treasury.
Sementara itu, kalender vesting DefiLlama memperkirakan sekitar 56,11 juta M akan memasuki jadwal pelepasan pada 1 November 2026, setara sekitar 2,45 persen dari pasokan beredar saat pemeriksaan.
Pelepasan token tidak otomatis berarti aksi jual. Namun, potensi bertambahnya token yang dapat beredar merupakan salah satu faktor yang perlu dicermati ketika harga mengalami kenaikan tajam.
Dengan demikian, lonjakan harga MemeCore tampaknya terjadi di tengah kombinasi pemulihan setelah tekanan jual, perkembangan konektivitas lintas blockchain, dan aktivitas perdagangan spekulatif yang menonjol pada pasar derivatif.
Sejauh ini, belum ada bukti primer yang cukup untuk menetapkan salah satu faktor tersebut sebagai penyebab utama reli M.
Keberlanjutan penguatan harga MemeCore akan bergantung pada kemampuan pasar mempertahankan permintaan, perkembangan likuiditas, serta apakah peningkatan konektivitas blockchain benar-benar diikuti pertumbuhan penggunaan ekosistemnya.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


