Harga QNT mencatat lonjakan tajam dalam beberapa hari terakhir, bertepatan dengan meningkatnya sorotan terhadap Quant setelah perusahaan itu dipilih The Clearing House untuk mendukung infrastruktur tokenized deposit di AS.
Berdasarkan data CoinMarketCap saat artikel ini disusun, harga QNT berada di sekitar US$263,14, melonjak 62,18 persen dalam 24 jam. Token tersebut bergerak dalam rentang sangat lebar antara US$158,50 hingga US$357,00.
Volume perdagangan 24 jam juga mencapai sekitar US$1,21 miliar, naik lebih dari 435 persen. Kapitalisasi pasar QNT berada di kisaran US$3,17 miliar.
Pergerakan itu menunjukkan volatilitas yang sangat tinggi. Karena harga QNT berubah cepat sepanjang perdagangan, angka tersebut merupakan snapshot dan dapat berbeda ketika pembaca mengakses pasar.
Harga QNT Menguat di Tengah Kabar Besar dari AS
Reli tersebut muncul beberapa hari setelah The Clearing House mengumumkan pemilihan Quant pada 24 September untuk menjalankan lapisan teknologi On-Chain Money Initiative.
Dalam proyek tersebut, teknologi Quant akan menangani interoperabilitas, orkestrasi dan manajemen transaksi yang mengoordinasikan clearing serta settlement tokenized deposits.
Infrastruktur itu juga akan menyediakan konektivitas ke jaringan pembayaran fiat The Clearing House yang sudah berjalan, termasuk RTP dan CHIPS.
The Clearing House sendiri mengoperasikan jaringan pembayaran berbasis di AS yang memproses clearing dan settlement lebih dari US$2 triliun per hari. Jaringan tokenized deposit baru itu ditargetkan tersedia bagi institusi peserta pada paruh pertama 2027.
“Membangun infrastruktur antarbank untuk deposito berbasis token membutuhkan teknologi yang terbukti dan dapat diskalakan,” ujar Direktur Strategi The Clearing House, Sal Karakaplan.
Meski pengumuman tersebut mendahului lonjakan harga QNT, belum ada bukti konkrit yang memastikan bahwa kerja sama itu menjadi satu-satunya penyebab reli token.
Infrastruktur Ini Didukung Bank-bank Besar AS
Skala proyek menjadi perhatian karena On-Chain Money Initiative bukan dibangun sebagai jaringan eksperimental untuk satu bank.
Saat inisiatif tersebut diperkenalkan pada Juni, The Clearing House menjelaskan bahwa perusahaan itu dimiliki oleh 25 institusi keuangan terbesar di AS.
Dukungan terhadap inisiatif tersebut datang dari sejumlah institusi seperti Bank of America, BNY, Citi, HSBC, JPMorgan, PNC, Santander, TD Bank, U.S. Bank hingga Wells Fargo.
Jaringan dirancang agar tokenized deposits dapat diselesaikan antarbank sekaligus terhubung dengan jalur pembayaran tradisional. Use case yang dibidik mencakup treasury, manajemen likuiditas, pembayaran lintas batas hingga settlement aset digital.
Quant dan Murex Bawa Programmable Settlement ke Sibos
Perhatian terhadap Quant juga berlanjut hari ini.
Dalam agenda resmi Quant di Sibos Miami 2026, perusahaan dijadwalkan tampil bersama penyedia teknologi pasar modal Murex pada sesi “Programmable Settlement for Tokenised Assets.”
Demo tersebut berfokus pada sinkronisasi perpindahan aset dan uang tanpa mengharuskan institusi meninggalkan sistem trading serta settlement yang sudah digunakan.
Murex menjelaskan demonstrasi akan menggunakan platform MX.3 untuk memperlihatkan synchronized delivery-versus-payment, termasuk bagaimana sistem menangani kondisi ketika settlement gagal.
Agenda ini memberi Quant momentum institusional tambahan pada saat harga QNT sedang mengalami pergerakan paling agresif dalam beberapa waktu terakhir.
US$230 Jadi Level Penting Harga QNT
Di sisi teknikal, analis Mattsby melihat QNT telah mencapai zona biru makro sekitar US$230 setelah sebelumnya bergerak dari area US$60-US$70. Pada grafik mingguan yang dibagikannya, candle sempat mencapai sekitar US$238,38.
“Jika level itu berhasil diubah menjadi support, level berikutnya berada di sekitar US$720,” ujarnya.

Namun, sentuhan US$230 belum otomatis mengonfirmasi kelanjutan tren. Harga QNT perlu mempertahankan atau melakukan retest yang berhasil terhadap area US$220-US$230.
Jika level tersebut bertahan, area US$275-US$335 menjadi hambatan berikutnya, disusul sekitar US$415-US$515 dan zona US$640-US$720.
Skenario yang lebih agresif baru terbuka apabila US$720 dapat dikonversi menjadi support, dengan proyeksi makro berikutnya berada di sekitar US$1.500-US$1.900 hingga US$2.300.
Sebaliknya, jika QNT kehilangan US$220 dan kembali turun di bawah US$185, breakout zona makro tersebut berisiko gagal dikonversi menjadi support. Dengan volatilitas harga QNT saat ini, konfirmasi terhadap level-level tersebut menjadi faktor penting sebelum skenario jangka panjang dapat dinilai lebih lanjut.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


