Lonjakan harga RAVE hari ini menjadi sorotan utama di pasar kripto. Dalam waktu singkat, aset ini mencatat kenaikan yang ekstrem, memicu euforia sekaligus kekhawatiran. Di tengah volatilitas tinggi, pertanyaan besar pun muncul. Apakah reli ini masih akan berlanjut?
Lonjakan Fantastis RAVE dan Dominasi Buyer
Pergerakan harga RAVE terbilang tidak biasa. Dalam sepekan terakhir, altcoin ini melesat lebih dari 6.700 persen, dari kisaran US$0,3 hingga sempat menyentuh US$19. Kenaikan ini menjadikannya salah satu altcoin dengan performa paling mencolok saat ini.

Tak hanya dari sisi harga, aktivitas perdagangan juga ikut melonjak. Volume transaksi RAVE dalam 24 jam terakhir tercatat mencapai US$640 juta, menunjukkan minat pasar yang tinggi. Likuiditas yang besar ini turut mendorong pergerakan harga menjadi semakin agresif.
Dominasi buyer terlihat jelas dari tekanan beli yang berlanjut. Bahkan, dalam 24 jam terakhir, sekitar US$24 juta posisi short terlikuidasi. Kondisi ini mengindikasikan banyak trader yang salah membaca arah pasar dan terjebak dalam lonjakan harga yang cepat.

Fenomena short squeeze seperti ini sering kali memperkuat reli dalam jangka pendek. Ketika posisi short dipaksa ditutup, tekanan beli tambahan muncul dan mendorong harga naik lebih tinggi lagi.
Peringatan Volatilitas dan Dugaan Manipulasi
Di tengah euforia pasar, tim pengembang RaveDAO justru mengeluarkan peringatan. Mereka mengakui adanya peningkatan volatilitas dan mengimbau pengguna untuk lebih berhati-hati, terutama saat menggunakan leverage.
“Kami telah mengamati peningkatan volatilitas pasar pada RAVE. Kami mendorong seluruh pengguna untuk tetap menyadari risiko yang terkait dan berhati-hati, terutama saat menggunakan posisi leverage,” tulis mereka di X, Selasa (14/06/2026).
Peringatan ini muncul bukan tanpa alasan. Sebelumnya, sempat beredar investigasi yang mengindikasikan adanya manipulasi pasar. Skema ini diduga bermula dari transfer RAVE senilai sekitar US$30,58 juta ke bursa kripto Bitget.
Langkah tersebut menciptakan kesan seolah akan terjadi tekanan jual besar. Akibatnya, banyak trader tergoda untuk membuka posisi short, mengantisipasi penurunan harga. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Harga melonjak tajam dan memicu likuidasi besar-besaran.
Geger! RAVE Terbang 3.800 Persen dalam Sepekan, Apa Penyebabnya?
Bisakah Harga RAVE Tembus US$20?
Dengan momentum yang masih kuat, peluang RAVE untuk menyentuh level US$20 tetap terbuka. Selama hype dan minat beli terus bertahan, reli lanjutan masih mungkin terjadi dalam jangka pendek.
Namun, risiko di balik pergerakan ini juga tidak bisa diabaikan. Lonjakan yang terlalu cepat biasanya diikuti oleh koreksi yang sama tajamnya. Apalagi, adanya indikasi manipulasi dapat memperbesar pergerakan yang tidak terduga.
Menariknya, peringatan dari pengembang justru memberi sinyal bahwa bahkan pihak internal pun menyadari kondisi pasar yang tidak stabil. Hal ini bisa menjadi alarm bagi trader untuk tidak terbawa euforia secara berlebihan.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


