Harga Solana (SOL) belum menunjukkan pergerakan besar dalam beberapa waktu terakhir. Altcoin tersebut saat ini masih bergerak di kisaran US$73 hingga US$74, setelah sempat turun menuju sekitar US$72,6.
Meski kenaikannya terbatas, struktur teknikal membuka peluang rebound apabila area support penting mampu dipertahankan. Dalam skenario yang lebih bullish, momentum tersebut bahkan berpotensi membawa SOL kembali menuju US$100.
SOL Bertahan di Support, Target US$75 Mulai Terbuka
Analisis yang dibagikan GainMuse pada Jumat (07/08/2026) menunjukkan SOL kembali mendekati batas bawah pola descending wedge pada grafik empat jam, setelah mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir.
Area US$71,8 hingga US$72,2 kini menjadi zona penting yang sedang dipertahankan pembeli. Pada grafik, pergerakan SOL beberapa kali terlihat menghormati garis atas dan bawah dari pola tersebut.
Kondisi ini membuat pergerakan selanjutnya menarik untuk dicermati. Selama harga tidak kehilangan area support tersebut, peluang rebound menuju resistance US$75 atau bahkan lebih tinggi masih terbuka.
“Struktur tersebut telah mengikuti kedua garis tren selama beberapa pekan. Selama area support mampu bertahan, peluang rebound menuju US$75 hingga US$75,5 masih tetap terbuka,” jelasnya.

Namun, skenario bullish jangka pendek itu tetap memiliki risiko. Penurunan tegas di bawah US$71,8 dapat melemahkan struktur teknikal sekaligus membuka peluang tekanan lanjutan terhadap harga SOL.
Bukan Cuma Grafik, Sentimen Solana Ikut Menghangat
Di luar pergerakan harga, GainMuse menyoroti perkembangan fundamental yang berpotensi menjadi katalis utama. Salah satunya berkaitan dengan amendemen produk Solana Staking ETF milik Grayscale.
Perubahan tersebut memperkenalkan distribusi tunai berkala yang berasal dari imbalan staking kepada pemegang saham. Langkah ini menambah sudut pandang institusional terhadap SOL di tengah kondisi harga yang masih cenderung stagnan.
Perkembangan teknis jaringan Solana juga ikut masuk radar. Pembaruan terbaru sedang menguji durasi slot sekitar 350 milidetik, lebih cepat dibandingkan konfigurasi sebelumnya yang berada pada kisaran 400 milidetik.
Pada saat bersamaan, Firedancer Mainnet versi 1.1.3 telah dirilis. Kedua perkembangan ini tidak otomatis mengangkat harga, tetapi tetap relevan terhadap narasi peningkatan performa Solana dalam jangka lebih panjang.
Dengan kombinasi teknikal dan fundamental, area US$75 hingga US$75,5 menjadi resistance terdekat yang patut diperhatikan. Penembusan area tersebut dapat memberikan sinyal bahwa momentum pemulihan mulai terlihat.
Dari US$73 ke US$100? Analis Soroti Skenario Lebih Besar
Pandangan yang lebih panjang datang dari analis Pepesso. Lewat prediksi yang dibagikan pada Senin (03/08/2026), ia menyoroti koreksi besar SOL dari US$295 pada Januari 2025 hingga mendekati US$73 saat analisis tersebut dibagikan.
Menurutnya, area US$45 hingga US$60 menjadi zona paling penting apabila koreksi berlanjut. Wilayah tersebut sebelumnya menjadi basis yang membantu memulai reli besar SOL beberapa tahun sebelumnya.
“Area US$45 hingga US$60 menjadi zona penting yang perlu diperhatikan. Area tersebut sebelumnya menjadi titik awal reli bullish SOL pada 2023 hingga 2024 ketika pembeli mulai masuk,” pungkasnya.

Sebaliknya, penembusan tegas di bawah level tersebut akan menjadi invalidasi. Jika support bertahan, perhatian berikutnya beralih menuju US$100 yang dinilai sebagai konfirmasi pertama untuk perubahan struktur yang lebih besar.
Setelah US$100 direbut, area US$150 hingga US$200 menjadi rentang berikutnya yang dipantau. Dalam skenario paling bullish, SOL kemudian berpotensi kembali menantang puncak siklus sebelumnya.
Untuk saat ini, target tersebut masih cukup jauh. Fokus terdekat tetap berada pada kemampuan SOL mempertahankan US$71,8 hingga US$72,2 dan membangun momentum untuk kembali menguji resistance US$75 hingga US$75,5.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


