Harga SUI memasuki salah satu periode menarik pada awal Uptober, ketika Sui Basecamp 2026 mulai digelar di Marina Bay Sands, Singapura, pada 7–8 Oktober 2026.
Salah satu agenda paling mencolok dari pertemuan tahunan tersebut adalah upaya Sui untuk kembali menembus batas performa jaringan yang sebelumnya mencapai lebih dari 6 juta transaksi per detik (TPS).
Berdasarkan agenda resmi Sui Basecamp 2026, percobaan tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari pertama melalui sesi bertajuk “Break the World Record: Sui’s TPS” pada pukul 16.35–17.05 waktu Singapura, atau sekitar 15.35–16.05 WIB.
Agenda itu menempatkan uji performa jaringan sebagai salah satu sorotan utama menjelang berakhirnya rangkaian acara hari pertama.
Momentum tersebut membuat Uptober bagi SUI tidak hanya berkaitan dengan sentimen musiman pasar kripto. Di belakangnya terdapat agenda teknologi yang cukup konkret, mulai dari pengujian performa jaringan, peluncuran produk, pengembangan agentic finance hingga perluasan infrastruktur untuk aset keuangan tertokenisasi.
Sui bahkan menggelar kompetisi prediksi terhadap angka TPS yang akan dicapai dalam percobaan terbaru itu. Hadiahnya mencapai 10.000 SUI untuk peserta dengan prediksi terdekat, disusul 5.000 SUI dan 1.000 SUI bagi posisi berikutnya.
Sui Memburu Rekor 6 Juta TPS Sekali Lagi
Target yang hendak dilampaui pada Basecamp berasal dari eksperimen publik yang digelar pada 4 Juli 2026.
Dalam eksperimen programmable tunnels yang diumumkan Sui, jaringan tersebut mencatat puncak 6.086.766 transaksi per detik, jauh melampaui target awal sebesar 1 juta TPS. Angka itu juga sekitar 20 kali lebih tinggi dibanding benchmark sebelumnya yang mencapai sekitar 297.000 TPS dalam lingkungan pengujian terkontrol.
Namun, angka lebih dari 6 juta TPS tersebut bukan berarti mainnet Sui secara langsung memproses lebih dari 6 juta transaksi blockchain biasa setiap detiknya.
Eksperimen itu memanfaatkan teknologi programmable tunnels, yakni payment dan state channels off-chain yang memungkinkan aktivitas dalam jumlah sangat besar berlangsung di luar base layer sebelum hasil akhirnya diselesaikan kembali ke mainnet Sui.
Dalam pengujian Juli, pengguna manusia dan autonomous AI agent melakukan berbagai aktivitas seperti pembayaran, permainan, komunikasi dan transaksi melalui kanal tersebut. Setelah aktivitas selesai, state dari kanal dapat ditutup dan hasil akhirnya diverifikasi secara on-chain.
Mekanisme semacam ini menjadi penting dalam narasi yang tengah dibangun Sui untuk kebutuhan machine economy dan agentic finance. Jika sistem otomatis atau AI agent harus melakukan transaksi mikro dalam jumlah sangat besar, setiap aktivitas kecil tidak harus diproses sebagai transaksi mainnet yang berdiri sendiri.
Di sisi lain, lapisan dasar Sui sendiri mengandalkan object-centric architecture yang memungkinkan transaksi independen diproses secara paralel.
Dalam panduan settlement untuk institusi, Sui menyebut deterministic finality berada di kisaran 390 milidetik, sementara biaya transaksi rata-rata diklaim berada di bawah US$0,02. Kapabilitas tersebut menjadi fondasi lain yang dibawa Sui dalam narasi penyelesaian transaksi berkecepatan tinggi.
Karena itu, percobaan di Basecamp dapat menjadi pembuktian lanjutan terhadap teknologi programmable tunnels, bukan sekadar perlombaan mengejar angka TPS setinggi mungkin.
Bagi harga SUI, hasil eksperimen tersebut berpotensi menjadi salah satu katalis yang diperhatikan pasar selama Uptober. Namun, hasilnya tetap perlu dilihat sesuai metode pengujiannya karena throughput programmable tunnels berbeda dengan aktivitas normal mainnet.
Uptober Datang Bersama Katalis Baru untuk SUI
Uji TPS bukan satu-satunya perkembangan yang mengiringi SUI memasuki Oktober. Pada 1 Oktober 2026, Sui mengumumkan keterlibatannya sebagai early contributor dan sponsor Open Tokenized Asset Standard (OTAS).
Melalui kolaborasinya dengan OpenAssets dan Linux Foundation Decentralized Trust, standar open-source itu dikembangkan untuk menciptakan kerangka bersama bagi aset tertokenisasi seperti sekuritas, dana investasi dan komoditas.
Tujuannya adalah mengurangi fragmentasi ketika institusi keuangan ingin menggunakan atau memindahkan aset digital di antara berbagai sistem dan jaringan. Perkembangan itu sekaligus memperkuat arah Sui menuju penggunaan blockchain di luar perdagangan aset kripto tradisional.
Katalis lain datang dari sisi DeFi melalui DeepBook App yang resmi diluncurkan pada 24 September.
Menurut pengumuman peluncuran DeepBook App, central limit order book yang menjadi fondasinya telah memproses volume perdagangan lebih dari US$20 miliar, sementara lebih dari 15 aplikasi telah melakukan routing melalui infrastrukturnya. Sebelum aplikasinya diluncurkan, lebih dari 150.000 trader juga disebut telah masuk dalam daftar tunggu.
DeepBook App membawa dua produk utama, yakni Spot dan Predict. Spot memberikan akses langsung terhadap central limit order book on-chain, sedangkan Predict membawa mekanisme pasar berbasis rentang harga dan periode tertentu.
Di sisi pembayaran, Sui juga semakin menempatkan stablecoin sebagai bagian penting dari infrastrukturnya. Jaringan tersebut sebelumnya meluncurkan fitur transfer stablecoin tanpa gas, sehingga pengguna aset yang didukung dapat melakukan transfer tanpa harus terlebih dahulu memegang SUI hanya untuk membayar biaya transaksi.
Rangkaian perkembangan itu membuat Uptober SUI kali ini memiliki fondasi yang lebih luas dibanding sekadar ekspektasi bahwa pasar kripto biasanya mendapat momentum tambahan pada Oktober.
Ada pengujian teknologi secara langsung, ekspansi menuju aset institusional, perkembangan DeFi serta strategi yang semakin kuat untuk mendukung autonomous agents.
Perhatian terdekat kini tertuju pada hasil percobaan TPS di Singapura. Jika angka 6.086.766 TPS berhasil dilewati, Sui akan mencatat rekor eksperimen baru sekaligus mendapatkan momentum tambahan untuk memperkuat narasi skalabilitasnya.
Namun, bagi pasar, angka TPS bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Produk baru yang diperkenalkan selama Basecamp, perkembangan DeepBook serta implementasi standar aset tertokenisasi juga dapat menentukan apakah momentum teknologi tersebut mampu diterjemahkan menjadi pertumbuhan aktivitas ekosistem.
Dengan demikian, harga SUI memasuki Uptober dengan rangkaian katalis yang lebih konkret, sementara hasil eksperimen Basecamp menjadi salah satu ujian terdekat untuk melihat seberapa jauh teknologi yang dikembangkan Sui mampu melampaui pencapaiannya sendiri.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


