Harga XRP Bersiap Lepas Landas? Level Kunci Ini Jadi Penentu Reli

Harga XRP kembali menjadi sorotan setelah analis teknikal CryptoJack menilai aset kripto tersebut masih mempertahankan struktur bullish di tengah fase retest pada grafik harian.

Menurutnya, selama XRP mampu bertahan di atas garis tren yang kini berfungsi sebagai support, peluang reli lanjutan masih terbuka.

Pada saat artikel ini disusun, XRP diperdagangkan di kisaran US$1,11, setara Rp19.975. Dalam 24 jam terakhir, aset ini terkoreksi sekitar 2,74 persen, namun masih mencatatkan kenaikan 7,19 persen dalam sepekan, menunjukkan tren pemulihan yang masih bertahan meski volatilitas jangka pendek tetap tinggi.

Level US$1,10 Jadi Kunci Nasib XRP

Analisis CryptoJack menunjukkan XRP berhasil keluar dari tren turun jangka menengah dan kini sedang menguji kembali (retest) garis tren yang sebelumnya menjadi resistance. Dalam analisis teknikal, retest seperti ini sering dipandang sebagai tahap konfirmasi sebelum harga melanjutkan tren naik apabila level support mampu dipertahankan.

XRP analisis 8 jul

Menurutnya, area US$1,10 hingga US$1,12 kini menjadi support terdekat sekaligus level yang paling penting untuk diamati. Selama harga XRP tetap bergerak di atas zona tersebut, struktur bullish dinilai masih valid sehingga peluang kenaikan tetap terbuka.

BACA JUGA:  Whale XRP Diam-diam Serok? Ratusan Juta Koin Keluar dari Bursa dan Picu Spekulasi Besar

Sementara itu, resistance terdekat berada di kisaran US$1,18 hingga US$1,22, yang merupakan area puncak rebound sebelumnya. Apabila XRP berhasil menembus zona tersebut dengan tekanan beli yang kuat, CryptoJack memperkirakan harga berpotensi melanjutkan penguatan menuju target US$1,50.

Sebaliknya, apabila harga gagal mempertahankan support trendline dan ditutup di bawah area tersebut, momentum bullish berisiko melemah. Kondisi itu dapat memicu peningkatan tekanan jual sehingga pelaku pasar diperkirakan akan kembali menunggu terbentuknya struktur baru sebelum mengambil posisi.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Permintaan Spot Menguat, Trader Derivatif Masih Menekan

Dari sisi on-chain, analis Amr Taha di CryptoQuant melihat adanya perbedaan yang semakin lebar antara aktivitas pasar spot dan pasar derivatif XRP.

XRP binance 8 jul

Dalam dua bulan terakhir, estimasi Spot Cumulative Volume Delta (Spot CVD) di seluruh bursa kripto terpusat (CEX) meningkat dari sekitar minus US$42 juta pada 12 Mei menjadi positif US$406 juta pada 7 Juli.

BACA JUGA:  Ethereum Tepat Ikuti Skenario Bullish Ini, Reli Menuju US$2.400 Dimulai?

Perubahan sekitar US$448 juta tersebut mengindikasikan bahwa aktivitas pembelian di pasar spot semakin mampu menyerap pasokan XRP yang tersedia.

Namun, kondisi berbeda terlihat pada pasar perpetual Binance. Selama periode yang sama, Perpetual CVD Binance justru turun dari sekitar minus US$48 juta menjadi minus US$783 juta, mencerminkan tekanan jual yang masih dominan dari para trader derivatif meskipun permintaan di pasar spot terus membaik.

Di saat yang sama, tingkat leverage pasar juga mengalami penurunan. Open Interest Binance turun dari sekitar US$255 juta pada 22 Mei menjadi US$203 juta pada 7 Juli, atau berkurang sekitar US$52 juta atau lebih dari 20 persen. Penurunan tersebut menunjukkan semakin sedikit posisi leverage yang masih terbuka di pasar.

Amr Taha menilai kombinasi data tersebut menunjukkan bahwa pasar sedang mengalami perubahan struktur.

“Permintaan pasar spot terus membaik, sementara trader derivatif masih bersikap hati-hati,” ujarnya.

Selain itu, data pasar spot Binance XRP juga mulai memperlihatkan tanda-tanda perbaikan. Estimasi Spot CVD Binance meningkat dari sekitar minus US$212 juta pada 25 Juni menjadi minus US$173 juta pada 7 Juli, atau membaik sekitar US$39 juta.

BACA JUGA:  Whale Bitcoin Bergerak Besar-besaran ke Bursa, Tanda Bahaya Baru?

Meski demikian, arus dana bersih di pasar spot Binance masih berada di wilayah negatif sehingga tekanan jual belum sepenuhnya hilang.

Menurut Taha, sinyal utama yang perlu diperhatikan saat ini adalah perbedaan arah antara kedua pasar tersebut. Arus dana spot di berbagai bursa telah berbalik positif, sementara tekanan jual di kontrak perpetual Binance masih berada di level yang sangat dalam disertai penurunan open interest.

Kondisi itu mengindikasikan bahwa harga XRP memperoleh dukungan dari pembelian di pasar spot, tetapi pelaku pasar derivatif masih cenderung defensif dan belum menunjukkan dorongan spekulatif yang kuat.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait