Harga XRP di Fase Kritis, Ada Peluang Naik Tapi Rentan Koreksi

Analis on-chain PelinayPA di CryptoQuant memperingatkan investor agar tidak terburu-buru menyimpulkan arah penguatan harga XRP dalam waktu dekat.

Dalam analisisnya, PelinayPA menilai bahwa meskipun indikator pasokan di bursa menunjukkan potensi pemulihan, kondisi pasar saat ini belum sepenuhnya mendukung terbentuknya tren naik yang berkelanjutan.

Analis tersebut memfokuskan analisisnya pada indikator Exchange Supply Share (ESS), yang mencerminkan persentase XRP yang tersimpan di bursa. Menurutnya, perubahan ESS memiliki keterkaitan erat dengan pergerakan harga XRP.

Supply Share XRP Ledger

IKLAN
Chat via WhatsApp

Ketika ESS meningkat, pasokan di bursa bertambah dan berpotensi memicu tekanan jual. Sebaliknya, ketika ESS menurun, pasokan di pasar berkurang dan sering kali menjadi fondasi kenaikan harga dalam jangka menengah.

“Penurunan ESS sering kali disalahartikan sebagai tanda bullish instan, padahal dalam beberapa fase justru terjadi bersamaan dengan pelemahan likuiditas. Tanpa dukungan volume yang memadai, kenaikan harga XRP cenderung bersifat sementara dan rawan berbalik arah,” ungkap PelinayPA.

BACA JUGA:  Analisis Kripto Harian: XRP, SHIB, SUI, INJ, NEIRO di Zona Krusial

Pola ESS Sepanjang 2025 dan Dampaknya ke Harga XRP

Dalam laporannya, PelinayPA mencatat bahwa pada periode Februari hingga April 2025, ESS mengalami penurunan konsisten. Pada fase tersebut, harga XRP sempat bergerak mendatar sebelum akhirnya mengalami lonjakan tajam.

Penurunan pasokan di bursa dinilai menjadi faktor utama yang mendorong reaksi positif harga, meskipun terjadi secara tertunda.

Namun, kondisi berbalik pada Juli hingga September 2025. ESS mulai meningkat seiring masuknya XRP ke bursa. Meski harga sempat berfluktuasi tinggi, periode ini justru membentuk puncak pasar sebelum terjadi koreksi.

PelinayPA menilai fase tersebut sebagai proses distribusi, ketika pelaku pasar mulai melepas asetnya.

Situasi semakin kompleks pada Oktober 2025. Saat itu, ESS turun tajam, tetapi harga XRP justru mengalami penurunan signifikan. Penurunan tersebut tidak mencerminkan aksi jual panik, melainkan terjadi karena pengurasan likuiditas yang bersamaan dengan tekanan pasar.

BACA JUGA:  Kerontokan Harga Bitcoin Berikutnya Dibahas Analis: Demand di US$58,9 Ribu

Selanjutnya, pada November hingga Desember 2025, rendahnya volume perdagangan membuat ESS bertahan di level rendah, sementara harga terus melemah secara perlahan.

Memasuki awal 2026, ESS tercatat berada di zona terbawah, sementara indikator moving average seperti SMA 30, SMA 50, dan SMA 100 masih berada di atas harga.

Kondisi ini menunjukkan stabilisasi pasokan, tetapi belum disertai respons harga yang kuat. Saat ini, harga XRP bergerak di kisaran US$1,9 dan dinilai masih lemah dibandingkan dengan struktur pasokannya.

Potensi Volatilitas dan Risiko Jangka Pendek

Selain data on-chain, sinyal teknikal juga menunjukkan potensi volatilitas tinggi. Analis Whale Factor menilai bahwa XRP saat ini sedang menguji garis resistance utama. Menurutnya, pasar sedang berada dalam fase krusial yang berpotensi memicu pergerakan tajam dalam waktu dekat.

analisis altcoin XRP

Dalam analisisnya, Whale Factor menyebutkan bahwa skenario bullish dapat terjadi apabila harga XRP mampu menembus area resistensi dan bergerak menuju level US$2,10. Sebaliknya, jika gagal mempertahankan momentum, koreksi ke area support US$1,80 masih terbuka.

BACA JUGA:  Analisis Kripto Hari Ini: BTC, ETH, ADA, MANA dan INJ Bersiap Tentukan Arah Baru

Ia juga menekankan bahwa struktur grafik saat ini mengindikasikan peningkatan volatilitas, sehingga investor perlu mewaspadai pergerakan harga yang ekstrem dalam waktu singkat.

PelinayPA menambahkan bahwa secara historis, ketika ESS berada di level rendah selama dua hingga empat minggu, harga XRP memang cenderung mengalami pantulan awal.

Namun, pola tersebut biasanya hanya berlanjut menjadi tren naik apabila disertai peningkatan volume. Dalam kondisi saat ini, belum terlihat adanya konfirmasi dari sisi aktivitas perdagangan.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia