Harga XRP Hari Ini Lesu, Trader Mulai Kurangi Posisi

Penurunan aktivitas derivatif XRP menjadi sorotan utama pasar kripto dalam beberapa waktu terakhir, seiring dengan merosotnya open interest (OI) di sejumlah bursa besar.

Data yang dibagikan analis Arab Chain di CryptoQuant menunjukkan bahwa likuiditas keluar dari pasar XRP, yang berdampak langsung pada melemahnya momentum jangka pendek, termasuk pada harga XRP hari ini.

Pada saat artikel ini ditulis, harga XRP tercatat berada di kisaran US$1,33, setara Rp22.779 per koin, dengan kenaikan tipis sekitar 0,10 persen dalam 24 jam terakhir.

Di sisi lain, volume perdagangan spot mencapai sekitar US$1,74 miliar, meningkat 2,34 persen, yang menunjukkan aktivitas transaksi masih berlangsung meski tekanan di pasar derivatif meningkat.

IKLAN
Chat via WhatsApp

OI XRP 13 APR

Penurunan terbesar pada open interest terjadi di platform Binance, dengan kontraksi sekitar 721,49 juta XRP.

Kondisi ini mengindikasikan penutupan posisi dalam jumlah besar oleh trader, yang mencerminkan menurunnya minat terhadap risiko di tengah volatilitas harga sebelumnya. Sementara itu, Bybit mencatat penurunan sekitar 132,10 juta XRP, diikuti oleh Bitfinex dengan penurunan sekitar 10,96 juta XRP.

BACA JUGA:  Trader Kripto Serbu Emas, Minyak dan Saham, Likuiditas Pasar Mulai Bergeser

Arab Chain dalam analisisnya menegaskan bahwa kondisi ini mencerminkan perubahan sentimen pasar.

“Penurunan open interest di berbagai platform utama menunjukkan aktivitas futures yang melemah dan keluarnya likuiditas dari pasar XRP,” ungkap Arab Chain.

Harga XRP Hari Ini Lesu, Likuiditas Mulai Menyusut

Secara keseluruhan, penurunan open interest di tiga bursa utama tersebut menunjukkan bahwa pelaku pasar cenderung mengurangi eksposur dan menutup posisi leverage. Dan melirik harga XRP hari ini, kondisi ini mencerminkan melemahnya momentum jangka pendek, karena berkurangnya partisipasi spekulatif di pasar futures.

Namun demikian, secara tidak langsung kondisi ini juga dapat membuka peluang terbentuknya pergerakan baru. Dalam banyak kasus, penurunan OI sering kali menjadi fase “reset” sebelum pasar membangun struktur baru dengan likuiditas yang lebih segar.

Struktur Jangka Panjang Masih Terjaga

Di tengah tekanan jangka pendek, sejumlah analis masih melihat potensi besar untuk XRP dalam jangka panjang. Analis teknikal Ali Martinez menyebut bahwa XRP saat ini bergerak dalam pola ascending triangle besar yang telah terbentuk selama sekitar sembilan tahun.

BACA JUGA:  Analisis Kripto Terkini: BNB, BTC, BGB, TRX, TAO Siap Uji Arah di Zona Krusial

analisis monthly XRP ali

Dalam analisisnya, ia menilai bahwa pola tersebut menunjukkan siklus berulang sejak 2017, di mana harga menyentuh resistance lalu terkoreksi ke area support tren naik.

Secara tidak langsung, Martinez mengamati bahwa area US$0,75 hingga US$0,80 menjadi zona kunci yang berpotensi menjadi titik akumulasi utama sebelum fase breakout besar terjadi.

Ia juga menilai bahwa ketika konsolidasi panjang seperti ini akhirnya ditembus, pergerakan harga XRP yang dihasilkan cenderung bersifat signifikan.

Pandangan serupa juga disampaikan oleh analis CryptoScoping. Dalam analisisnya, disebutkan bahwa sejak Juli 2025, XRP membentuk struktur yang menyerupai pola siklus 2017, namun dalam time frame yang lebih besar. Hal ini mencerminkan fase konsolidasi panjang yang mengarah pada potensi breakout.

analisis XRP terbaru 13 apr

Lebih lanjut, CryptoScoping secara tidak langsung menilai bahwa jika harga mampu bertahan di area retest saat ini, maka peluang kelanjutan tren naik tetap terbuka lebar.

BACA JUGA:  Analisis Kripto Hari Ini: DOT, SUI, TIA, ETH, QNT Siap Gerak Besar Lagi

Sebaliknya, jika terjadi kegagalan, struktur pasar dinilai masih konstruktif dengan kemungkinan terbentuknya basis harga yang lebih tinggi di atas level US$1 sebelum ekspansi berikutnya.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait