Harga XRP hari ini, Kamis (2/4/2026), tercatat mengalami penurunan tipis sekitar 1 persen dalam 24 jam terakhir, seiring tekanan yang masih membayangi pasar kripto secara umum.
Pada saat artikel ini disusun, XRP bergerak di kisaran US$1,32 atau setara sekitar Rp22.500, mencerminkan kondisi pasar yang belum sepenuhnya pulih. Penurunan ini terjadi di tengah melemahnya aktivitas derivatif serta meningkatnya ketidakpastian arah pergerakan jangka pendek.
Dalam 4 jam terakhir, harga XRP juga turun sekitar 2,04 persen. Kondisi ini menunjukkan tekanan jual yang masih berlangsung dalam jangka pendek, meskipun belum mengarah pada pelemahan tajam.
Pelemahan harga XRP hari ini tidak terjadi secara terisolasi, melainkan sejalan dengan kondisi pasar yang lebih luas, terutama saat Bitcoin masih menunjukkan struktur yang relatif lemah.

Dari sisi pasar derivatif, data terbaru dari CoinGlass menunjukkan adanya penurunan aktivitas perdagangan. Volume transaksi XRP tercatat turun 11,08 persen menjadi sekitar US$2,74 miliar. Sementara itu, open interest juga mengalami penurunan sebesar 3,10 persen ke level US$2,36 miliar.
Penurunan ini mengindikasikan bahwa sebagian pelaku pasar mulai mengurangi posisi mereka, baik untuk mengamankan keuntungan maupun menunggu kepastian arah harga berikutnya.
Meski demikian, sentimen pasar belum sepenuhnya negatif. Rasio long/short di pair XRP/USDT di Binance masih berada di level 2,62, yang berarti mayoritas trader masih mempertahankan posisi long. Hal ini menunjukkan bahwa di tengah penurunan harga XRP hari ini, masih terdapat ekspektasi pemulihan dalam waktu dekat.
Harga XRP Masih Tertekan, Level Penentu Mulai Terlihat
Sejumlah analis melihat bahwa posisi harga XRP saat ini berada di titik krusial yang dapat menentukan arah pergerakan berikutnya.
Analis GainMuse melihat bahwa pada time frame 4 jam, XRP tengah mencoba keluar dari pola wedge lokal yang terbentuk di dalam descending channel yang lebih besar.
Setelah berhasil mempertahankan area support di kisaran US$1,25 hingga US$1,27, harga kini mulai menunjukkan indikasi rotasi momentum ke arah atas.

Dalam skenario ini, target kenaikan berada di area US$1,55 hingga US$1,57, yang juga menjadi zona resistance penting sekaligus area likuiditas. Namun, untuk mencapai level tersebut, harga perlu mempertahankan kekuatan di atas support dan menembus batas atas struktur yang ada.
Di sisi lain, analis lain bernama David memberikan pandangan yang lebih berhati-hati. Ia menilai harga XRP hari ini sedang bergerak dalam rentang sempit antara resistance US$1,36 dan support US$1,31.
Struktur pergerakan di dalam rentang ini mulai menunjukkan kecenderungan bearish, ditandai dengan terbentuknya lower highs dan penolakan berulang di area resistance.
Jika support US$1,31 tidak mampu dipertahankan, maka potensi penurunan ke level US$1,26 bahkan US$1,20 menjadi terbuka. Level US$1,20 sendiri dipandang sebagai zona psikologis yang berpotensi menarik minat beli.
Sebaliknya, jika harga mampu kembali naik dan menembus area US$1,335 hingga US$1,35, maka peluang rebound jangka pendek tetap terbuka.
Aktivitas Whale dan Strategi Akumulasi
Di tengah kondisi harga XRP hari ini yang masih tertekan, aktivitas investor besar atau whale telah menunjukkan dinamika yang berbeda. Pada akhir Maret, terdeteksi adanya akumulasi besar yang dilakukan oleh entitas anonim dengan nilai lebih dari US$35 juta dalam waktu kurang dari satu jam.
Akumulasi tersebut dilakukan menggunakan bot algoritmik yang mengeksekusi 156 transaksi identik, masing-masing sebesar 10.000 XRP. Transaksi dilakukan secara bertahap setiap 18,5 detik selama kurang lebih 48 menit.
Strategi ini dirancang untuk menghindari slippage besar yang biasanya terjadi saat melakukan pembelian dalam jumlah besar sekaligus.
Pembelian tersebut tersebar di beberapa bursa utama, termasuk Coinbase, Bitstamp dan Kraken. Coinbase mencatat porsi terbesar dengan nilai sekitar US$23,4 juta, sementara dua bursa lainnya mengikuti tekanan beli secara bersamaan.
Pendekatan ini memungkinkan akumulasi dilakukan tanpa mengganggu likuiditas secara signifikan di satu platform.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



