Harga XRP Hari Ini Merosot 1 Persen, Terseret ke Rp22.509

Harga XRP hari ini, Selasa (7/4/2026), tercatat mengalami penurunan sekitar 1,25 persen dalam 24 jam terakhir, membawa aset tersebut turun ke kisaran Rp22.509 per koin, setara US$1,32.

Pelemahan ini terjadi di tengah berkurangnya tekanan jual dari investor besar, berdasarkan data on-chain terbaru yang disorot oleh analis Arab Chain di CryptoQuant.

Dalam laporan tersebut, Arab Chain mengungkapkan bahwa aliran whale XRP ke bursa Binance kini berada di level terendah sejak awal 2026.

Penurunan ini menunjukkan adanya perubahan perilaku dari investor besar yang cenderung tidak lagi memindahkan aset dalam jumlah besar ke bursa, yang biasanya menjadi indikasi potensi aksi jual.

IKLAN
Chat via WhatsApp

“Penurunan aliran whale ke Binance mencerminkan berkurangnya niat jual jangka pendek dari investor besar,” ungkap Arab Chain.

whale XRP 7 apr

Data menunjukkan bahwa inflow harian whale hanya mencapai sekitar 12,60 juta XRP, jauh lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang sempat mencatat aliran hingga ratusan juta XRP dalam satu hari.

BACA JUGA:  Korsel Siap Kembangkan Sistem Pembayaran UKM Pakai Stablecoin

Sementara itu, indikator kumulatif 30 hari juga turun ke sekitar 1,44 miliar XRP, salah satu level terendah sepanjang tahun ini.

Lebih lanjut, Arab Chain mencatat bahwa penurunan inflow ini terjadi setelah lonjakan signifikan pada Maret 2026, ketika aliran kumulatif 30 hari sempat mencapai sekitar 2,6 miliar XRP.

Sejak saat itu, aktivitas whale secara bertahap mengalami penurunan, seiring dengan berkurangnya volume transaksi besar di jaringan.

Tekanan Jual Mereda, Tapi Harga XRP Hari Ini Masih Tertekan

Meskipun tekanan jual dari whale cenderung menurun, harga XRP hari ini belum menunjukkan pemulihan yang signifikan.

Secara historis, penurunan inflow ke bursa sering dianggap sebagai sinyal positif karena investor memilih menyimpan aset di luar bursa. Namun, kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa faktor lain masih menahan pergerakan harga.

Secara tidak langsung, data pasar memperlihatkan bahwa persentase pasokan XRP yang berada dalam kondisi cuan turun menjadi sekitar 43,4 persen, level terendah sejak Juli 2024.

BACA JUGA:  Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun hingga Februari 2026, Ini Rinciannya

profit xrp

Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar investor masih berada dalam posisi yang kurang menguntungkan, sehingga potensi tekanan jual tambahan tetap ada jika harga kembali melemah.

Di sisi lain, analis GainMuse melihat adanya peluang teknikal yang mulai terbentuk. Dalam analisisnya, XRP dinilai berhasil mempertahankan batas bawah channel makro pada time frame 4 jam dan mulai menunjukkan rotasi momentum ke arah bullish.

analisis XRP 7 APR terbaru

Secara tidak langsung, pergerakan ini membuka peluang kenaikan menuju area resistance di kisaran US$1,50 hingga US$1,55, dengan target utama di sekitar US$1,52 hingga US$1,55 jika momentum berlanjut.

Divergensi Antara Pertumbuhan Jaringan dan Harga

Sementara itu, analis Daniel Markson menyoroti adanya divergensi signifikan antara pertumbuhan jaringan XRP dan kinerja harga di pasar. Berdasarkan data on-chain terbaru, jumlah alamat XRP telah mencapai sekitar 8,1 juta per Senin (6/4/2026), mencerminkan peningkatan adopsi yang konsisten.

BACA JUGA:  Analisis Kripto Hari Ini: ETH, PIPPIN, SHIB, XLM, ONT di Titik Kritis Pasar

Alamat XRP Ledger

Namun demikian, harga XRP hari ini masih tertahan di sekitar level US$1,30 hingga US$1,35, jauh dari mencerminkan pertumbuhan ekosistem tersebut. Secara tidak langsung, kondisi ini menunjukkan bahwa peningkatan jumlah pengguna belum sepenuhnya diterjemahkan menjadi dorongan harga dalam jangka pendek.

Dalam proyeksinya, Markson memperkirakan bahwa dalam jangka pendek harga XRP cenderung bergerak dalam fase konsolidasi di kisaran US$1,10 hingga US$1,60 sambil menunggu katalis baru untuk menembus resistance utama di US$1,50.

Untuk jangka menengah, jika tren adopsi terus berlanjut, potensi pemulihan menuju US$2,50 hingga di atas US$3 tetap terbuka, terutama dalam skenario reli altcoin.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait