Harga XRP masih bergerak terbatas di kisaran US$1,06, setara Rp19.000, tetapi sejumlah analis mulai melihat sinyal yang dapat menentukan arah pergerakan aset kripto tersebut dalam beberapa waktu ke depan.
Di tengah penurunan volatilitas dan bertahannya harga di area support jangka panjang, pasar dinilai sedang memasuki fase konsolidasi yang berpotensi menjadi awal dari pergerakan besar berikutnya.
Analis Maxi menilai XRP saat ini masih mampu bertahan di sekitar US$1,07, yang merupakan zona support penting pada grafik mingguan.
Menurutnya, selama area tersebut terus dipertahankan oleh pembeli, peluang terbentuknya pembalikan tren ke arah bullish tetap terbuka. Sebaliknya, kegagalan mempertahankan level tersebut dapat meningkatkan risiko tekanan jual yang lebih dalam.
Level US$1,07 Jadi Penentu Nasib Harga XRP
Berdasarkan analisis teknikal Maxi, area US$1,07 menjadi level yang paling krusial untuk menjaga struktur bullish jangka panjang. Setelah mengalami tren turun sejak gagal mempertahankan level tertinggi sebelumnya, XRP kini kembali menguji zona yang dinilai mampu menjadi titik balik apabila minat beli terus bertahan.

Apabila support tersebut berhasil dipertahankan, XRP diperkirakan memiliki peluang menguji resistance pertama di kisaran US$2,70–US$2,80.
Penembusan pada area itu berpotensi membuka jalan menuju tertinggi sepanjang masa (ATH) sebelumnya di sekitar US$3,50–US$3,80, meski pergerakan diperkirakan berlangsung secara bertahap dan membutuhkan konfirmasi lanjutan.
Sebaliknya, jika tekanan jual semakin besar hingga harga kehilangan support utama tersebut, perhatian pasar akan beralih ke area sekitar US$0,50 sebagai support jangka panjang berikutnya.
Oleh karena itu, kemampuan harga XRP bertahan di atas US$1,07 dinilai menjadi faktor yang akan menentukan apakah skenario pemulihan masih tetap relevan.
Volatilitas XRP Sentuh Titik Terendah, Pertanda Apa?
Di sisi lain, analis Arab Chain di CryptoQuant mengamati bahwa kondisi pasar XRP saat ini semakin tenang berdasarkan data Binance. Ia mencatat Realized Volatility 30 hari XRP telah turun ke sekitar 0,34, menjadi level terendah dalam tiga bulan terakhir ketika harga XRP diperdagangkan di sekitar US$1,07.
“Volatilitas rendah sering mendahului pergerakan harga besar ketika katalis baru akhirnya muncul,” ujar Arab Chain.

Penurunan volatilitas tersebut mencerminkan berkurangnya fluktuasi harian dibandingkan periode Juni yang diwarnai pergerakan harga lebih agresif.
Kondisi ini juga menunjukkan aktivitas spekulatif jangka pendek mulai mereda, sementara pasar memasuki fase keseimbangan antara pembeli dan penjual sambil menunggu faktor baru yang mampu mendorong arah pergerakan berikutnya.
Arab Chain menjelaskan bahwa volatilitas rendah tidak secara otomatis menjadi sinyal bullish maupun bearish. Namun, secara historis, periode pasar yang tenang jarang bertahan lama.
Ketika muncul berita penting, peningkatan volume perdagangan, atau perubahan sentimen investor, volatilitas biasanya kembali meningkat dan diikuti pergerakan harga yang lebih signifikan.
Saat ini, level volatilitas 0,34 menunjukkan bahwa harga XRP bergerak dalam lingkungan yang lebih stabil dibandingkan beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut memberikan ruang bagi investor untuk mengevaluasi arah tren yang lebih luas tanpa terganggu fluktuasi harian yang ekstrem.
Meski demikian, apabila volatilitas tetap rendah dalam beberapa waktu ke depan, peluang terjadinya pergerakan besar akan semakin meningkat, baik ke atas maupun ke bawah.
Karena itu, pelaku pasar disarankan terus memantau perkembangan volume perdagangan serta aktivitas pasar derivatif sebagai petunjuk awal mengenai arah harga XRP selanjutnya.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


