Aktivitas whale XRP kembali menjadi sorotan setelah jumlah koin yang dikirim wallet besar ke Binance melonjak ke level tertinggi dalam enam bulan. Secara kumulatif, arus masuk selama 30 hari terakhir mencapai sekitar 1,6 miliar XRP, menandai peningkatan tajam dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.
Lonjakan tersebut terjadi ketika harga XRP berada di sekitar US$1,32–US$1,33 dan pasar masih mencari arah setelah tekanan harga terbaru.
Banyaknya koin yang berpindah menuju Binance membuat aktivitas pemegang besar menjadi salah satu faktor yang diperhatikan pasar, terutama karena aset yang telah masuk ke exchange relatif lebih mudah digunakan untuk perdagangan.
Whale XRP Bangun dari Tidur, Binance Kebanjiran 1,6 Miliar Koin
Analis on-chain Arab Chain di CryptoQuant mencatat arus masuk dari wallet besar ke Binance kini mencapai level tertinggi sejak Maret. Perubahan ini cukup mencolok karena indikator tersebut sebelumnya mengalami tren penurunan selama beberapa bulan.

Aktivitas whale XRP tercatat melemah setelah Maret dan kemudian mencapai level rendah sepanjang Mei, Juni, serta Juli. Situasi mulai berubah pada Agustus ketika arus masuk perlahan pulih, sebelum momentum kenaikannya semakin cepat dalam beberapa pekan terakhir.
Dengan semakin banyak XRP yang berpindah ke Binance, jumlah koin yang berada dalam lingkup perdagangan exchange ikut meningkat. Secara teori, kondisi tersebut membuat lebih banyak XRP tersedia untuk diperdagangkan dalam jangka pendek. Namun, keberadaan token di bursa tidak dengan sendirinya menunjukkan bahwa pemiliknya akan segera menjual.
“Transfer XRP ke bursa tidak selalu berarti para whale sedang bersiap menjual aset,” ujar Arab Chain.
Transfer tersebut dapat berkaitan dengan berbagai aktivitas, termasuk perdagangan, pengelolaan likuiditas maupun pemindahan aset antara wallet dan exchange. Karena itu, lonjakan arus masuk perlu dibaca bersama indikator lain untuk mengetahui apakah perpindahan token benar-benar berkembang menjadi tekanan jual.
Beberapa indikator yang dapat memberikan konteks tambahan mencakup net exchange inflow, volume perdagangan, pergerakan harga serta perubahan cadangan XRP di bursa.
Jika arus masuk tinggi berlangsung bersamaan dengan kenaikan net deposit dan volume perdagangan, kondisi tersebut dapat menunjukkan bahwa lebih banyak aset siap digunakan di pasar.
Sebaliknya, jika arus masuk meningkat tanpa diikuti tekanan jual, perpindahan tersebut dapat lebih mencerminkan aktivitas trading atau reposisi kepemilikan. Dengan demikian, rekor enam bulan pada arus masuk whale XRP belum dapat secara otomatis diterjemahkan sebagai sinyal bahwa aksi jual besar akan terjadi.
XRP Sudah Sapu Low, Tapi Satu Tembok Ini Belum Jebol
Di sisi pergerakan harga, analis CJ melihat XRP telah menyapu area equal low di sekitar US$1,32. Namun, alih-alih langsung merebut kembali range sebelumnya dan bergerak naik, XRP justru membentuk konsolidasi sempit di bawah range yang telah ditembus ke bawah.

Dengan harga terbaru berada di kisaran US$1,32–US$1,33 dan indikator harian masih relatif netral, kondisi tersebut belum memberikan konfirmasi kuat terhadap skenario bullish. Struktur harga saat ini membuat pasar masih membutuhkan validasi tambahan sebelum potensi pembalikan dapat memperoleh pijakan yang lebih kuat.
Menurut CJ, level utama yang perlu direbut XRP adalah fair value gap (FVG) di US$1,37. Penutupan candle empat jam di atas area tersebut akan menjadi konfirmasi penting. Jika berhasil, ruang pergerakan berikutnya berada di sekitar US$1,40 hingga US$1,46, area yang juga berimpit dengan resistance teknikal jangka pendek.
Skenario tersebut membuat pendekatan saat ini lebih berorientasi pada menunggu konfirmasi. XRP terlebih dahulu perlu mempertahankan mini-range sekitar US$1,26–US$1,32, kemudian mencatat penutupan empat jam di atas US$1,3717 sebelum peluang menuju US$1,40–US$1,46 menjadi lebih terbuka.
Risiko sebaliknya tetap ada. Jika konsolidasi sempit yang terbentuk saat ini menembus ke bawah, struktur tersebut dapat berkembang menjadi kelanjutan dari breakdown sebelumnya. Dalam skenario tersebut, XRP berisiko kembali menguji area US$1,28 hingga US$1,26.
Dengan demikian, pergerakan whale XRP dan struktur harga saat ini menghadirkan dua data yang perlu diamati secara bersamaan. Arus koin menuju Binance sedang berada pada level tertinggi enam bulan, sementara dari sisi harga, XRP masih membutuhkan reclaim US$1,37 untuk membedakan potensi reversal dari kelanjutan tekanan bearish.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


