Harga XRP memasuki fase stabil setelah mengalami tekanan jual dalam beberapa bulan terakhir.
Analis menilai bahwa altcoin ini mulai membentuk basis kuat di zona permintaan jangka panjang, yang membuka peluang terjadinya pemulihan harga dalam waktu menengah.
Kondisi tersebut didukung oleh meredanya tekanan jual, meningkatnya aktivitas perdagangan, serta perkembangan penggunaan jaringan XRP Ledger untuk tokenisasi aset dunia nyata.
Harga XRP bergerak relatif datar di area support utama setelah menyelesaikan fase penurunan berkepanjangan.
Analis GainMuse menyebutkan bahwa harga saat ini berada dalam tahap konsolidasi, di mana pasokan mulai terserap oleh pasar. Situasi ini menunjukkan bahwa pelaku pasar tidak lagi melakukan likuidasi besar-besaran, melainkan mulai melakukan akumulasi secara bertahap.
Stabilisasi harga XRP terjadi di tengah meningkatnya volume transaksi dan penurunan posisi leverage di pasar derivatif. Data tersebut mengindikasikan adanya penyesuaian struktur pasar yang berpotensi memperkuat fondasi pergerakan harga dalam beberapa waktu ke depan.
Konsolidasi Harga XRP di Zona Permintaan Jangka Panjang
Analis GainMuse menilai bahwa harga XRP telah menyelesaikan fase penurunan panjang dan kini bergerak stabil di zona demand jangka panjang. Setelah penurunan tajam, pergerakan harga mengalami penyempitan atau kompresi, yang menandakan terjadinya penyerapan pasokan oleh pelaku pasar.

Menurut analis tersebut, kondisi ini biasanya muncul ketika tekanan jual mulai melemah dan pasar memasuki fase keseimbangan. Apabila zona support ini mampu dipertahankan, harga XRP berpotensi bergerak naik secara korektif menuju area resistance menurun yang sebelumnya menjadi penghambat pergerakan.
Stabilnya harga XRP di area tersebut juga mencerminkan meningkatnya minat beli dari investor jangka menengah. Dalam konteks teknikal, pembentukan basis di zona permintaan sering kali menjadi fondasi awal bagi pergerakan pemulihan, meskipun belum tentu langsung membentuk tren naik jangka panjang.
Sejumlah pelaku pasar menilai bahwa fase konsolidasi ini penting untuk memperkuat struktur harga sebelum memasuki fase pergerakan berikutnya. Dengan demikian, harga XRP saat ini berada dalam tahap penyesuaian setelah volatilitas tinggi yang terjadi sebelumnya.
Sinyal dari Pasar Derivatif dan Pola Siklus
Dari sisi pasar derivatif, data dari CoinGlass menunjukkan peningkatan volume perdagangan XRP sebesar 61,19 persen menjadi sekitar US$6,84 miliar. Kenaikan volume ini mencerminkan meningkatnya aktivitas transaksi dan minat spekulatif dalam jangka pendek.

Namun, pada saat yang sama, open interest XRP justru mengalami penurunan sebesar 5,56 persen menjadi sekitar US$2,63 miliar. Penurunan ini menunjukkan bahwa sebagian posisi leverage telah ditutup oleh pelaku pasar, sehingga risiko tekanan likuidasi dalam waktu dekat relatif menurun.
Selain itu, analis Bitcoin Bruh melihat pergerakan harga XRP dari perspektif siklus jangka panjang. Ia menilai bahwa XRP cenderung mengikuti pola yang berulang di setiap siklus pasar kripto.

Berdasarkan analisis historis, lonjakan harga signifikan berikutnya diperkirakan baru akan terjadi pada kuartal keempat 2028, dengan potensi kisaran harga US$8 hingga US$10.
Pandangan ini menunjukkan bahwa meskipun harga XRP saat ini berada dalam fase stabil, potensi penguatan besar masih membutuhkan waktu. Investor jangka panjang cenderung memanfaatkan fase konsolidasi untuk membangun posisi secara bertahap, sambil menunggu konfirmasi tren yang lebih kuat.
Dorongan Fundamental dari Tokenisasi Aset
Dari sisi fundamental, pengembangan ekosistem XRP Ledger turut menjadi faktor pendukung stabilitas harga. Baru-baru ini, Ripple memfasilitasi tokenisasi lebih dari US$280 juta berlian yang telah dipoles di jaringan XRP Ledger.
Setiap token merepresentasikan berlian fisik yang disimpan di brankas aman di Uni Emirat Arab.
Dalam proyek tersebut, sistem kustodi digunakan untuk mengamankan inventaris aset, sementara XRP Ledger berperan dalam proses penerbitan dan transfer token. Langkah ini menunjukkan pemanfaatan jaringan untuk pengelolaan aset dunia nyata (RWA), yang semakin berkembang dalam industri blockchain.
Penggunaan XRP Ledger dalam tokenisasi aset dinilai dapat meningkatkan utilitas jaringan dan memperluas basis pengguna. Peningkatan aktivitas di sektor ini berpotensi memberikan dampak positif terhadap permintaan jangka panjang, yang pada akhirnya dapat memengaruhi pergerakan harga XRP.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



