Harga XRP Masuk Zona Penentuan, Siap Breakout ke US$1,82?

Pergerakan harga XRP kini memasuki fase krusial. Setelah sempat naik tipis, kripto ini terlihat “mengunci energi” dalam pola teknikal yang sering menjadi penentu arah besar berikutnya. Di tengah ekspektasi pasar, pertanyaannya sederhana: apakah XRP benar-benar siap meledak?

XRP di Zona Kritis, Breakout Tinggal Menunggu Waktu

Berdasarkan analisa harga XRP yang diunggah oleh Ali Martinez pada Sabtu (02/05/2026), saat ini aset kripto tersebut bergerak dalam fase konsolidasi yang semakin mengerucut, menandakan tekanan pasar yang terus meningkat.

“XRP saat ini sedang berkonsolidasi dalam pola symmetrical triangle yang terbentuk jelas pada grafik harian. Seiring harga bergerak semakin mendekati titik puncak pola tersebut, energi mulai terkunci,” jelasnya.

Dari ukuran pola tersebut, potensi pergerakan XRP diperkirakan mencapai sekitar 26 persen. Namun, penting untuk dipahami bahwa pola segitiga bersifat netral, sehingga arah breakout masih belum dapat dipastikan.

BACA JUGA:  Harga XRP Hari Ini Turun Ringan, Tertahan di Rp22.332
Analisis Pergerakan Harga XRP Terbaru Mei 2026 - Ali Martinez
Analisis Pergerakan Harga XRP Terbaru Mei 2026 – Ali Martinez

Saat ini, rentang harga antara US$1,35 sebagai support level dan US$1,45 sebagai resistance menjadi zona yang sangat krusial. Area ini kerap disebut sebagai no-trade zone, karena risiko fake breakout cukup tinggi.

Jika harga XRP ditutup di atas US$1,45, target kenaikan selanjutnya mengarah ke US$1,82. Sebaliknya, Martinez menjelaskan bahwa apabila XRP turun di bawah support penting, tekanan jual bisa meningkat lebih dalam.

“Idealnya, perlu menunggu konfirmasi penutupan harian di luar kisaran ini. Jika harga ditutup di atas US$1,45, maka target kenaikan mengarah ke US$1,82. Sebaliknya, jika ditutup di bawah US$1,35, harga berpotensi turun menuju US$1,” ujarnya.

Mei Historis Bullish, ETF Bisa Picu Lonjakan XRP

Di luar faktor teknikal, data historis turut memberi alasan bagi investor untuk tetap optimistis. Berdasarkan data CryptoRank, dalam 13 tahun terakhir, bulan Mei konsisten menjadi salah satu periode terkuat bagi XRP.

BACA JUGA:  Perseteruan Justin Sun vs WLFI Memanas, Ini Duduk Perkaranya

Rata-rata kenaikan pada bulan ini mencapai 23 persen. Jika pola kembali terulang, harga XRP berpeluang naik ke kisaran US$1,75 dalam waktu dekat, bahkan menguji resistance penting di sekitar US$2,03.

Meski begitu, pasar saat ini masih terlihat menunggu katalis yang lebih jelas. Di titik inilah sentimen eksternal mulai memainkan peran penting dalam menentukan arah berikutnya.

Kenaikan Harga XRP per Bulan - Cryptorank
Kenaikan Harga XRP per Bulan – Cryptorank

Salah satu momentumnya adalah peluncuran XRP Leveraged ETF dari GraniteShares pada 7 Mei. Produk ini diperkirakan dapat meningkatkan volatilitas sekaligus menarik minat investor baru.

Selain itu, aliran dana ke XRP Spot ETF juga menunjukkan tren yang solid. Total inflow telah melampaui US$1,29 miliar, menandakan bahwa minat institusional tetap kuat meski harga masih bergerak dalam fase konsolidasi.

Dengan kombinasi faktor teknikal, musiman, dan sentimen pasar, beberapa hari ke depan berpotensi menjadi titik penentu. Jika breakout terjadi, pergerakan harga XRP di bulan Mei kemungkinan tidak akan berhenti pada kenaikan kecil semata.

BACA JUGA:  Analisis Kripto: ETH Pimpin Sinyal Bullish, 4 Altcoin Ini Siap Masuk Fase Bullish

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait