Harga XRP Masuki Zona Akumulasi Ekstrem, Sinyal Awal Reli Besar?

Harga XRP mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah indikator teknikal mengidentifikasi fase akumulasi ekstrem yang berpotensi menjadi awal perubahan momentum.

Analis CW menyebut XRP tengah berada dalam kondisi akumulasi dengan accumulation score mencapai 100/100, level tertinggi dalam indikator tersebut. Sinyal ini menunjukkan meningkatnya tekanan beli setelah XRP bergerak dalam fase konsolidasi dalam beberapa waktu terakhir.

XRP analisis 28 jul

Berdasarkan grafik yang analis tersebut bagikan, harga XRP berada di sekitar US$1,06 dengan pergerakan masih terkunci dalam rentang konsolidasi antara US$1,04 hingga US$1,15.

Area tersebut menjadi zona penting bagi pergerakan berikutnya karena breakout dari batas atas range dapat membuka peluang kenaikan lanjutan, sementara penurunan di bawah area support berisiko memperpanjang fase sideways.

Sinyal Akumulasi XRP Menguat, RSI Bentuk Pola Bullish

Dalam analisisnya, CW menjelaskan bahwa XRP sedang menunjukkan sinyal akumulasi yang kuat. Selain skor akumulasi yang berada pada level ekstrem, indikator Relative Strength Index (RSI) juga terlihat mengalami peningkatan cepat.

Kondisi tersebut mencerminkan bahwa intensitas pembelian mulai meningkat setelah sebelumnya pasar menghadapi tekanan jual.

BACA JUGA:  Dukung Bitcoin, Harga Saham Perusahaan Putra Trump Ambrol 95 Persen

Pada time frame 4 jam, RSI XRP terlihat membentuk pola higher low, yang menunjukkan adanya perbaikan struktur momentum. RSI saat ini berada di sekitar level 50, mengindikasikan bahwa tekanan beli mulai mengimbangi tekanan jual.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Jika momentum tersebut terus berkembang, XRP berpotensi menguji kembali area resistance terdekat di sekitar US$1,11 hingga US$1,15.

Level US$1,15 menjadi titik teknikal penting karena berfungsi sebagai batas atas dari fase konsolidasi saat ini. Apabila harga XRP mampu menembus area tersebut dengan dukungan volume perdagangan yang meningkat, peluang menuju fase ekspansi baru dapat semakin terbuka.

Sebaliknya, jika XRP gagal bertahan di area US$1,04–US$1,06, maka XRP dapat kembali menghadapi tekanan jual dan bergerak dalam pola konsolidasi yang lebih panjang.

Sinyal akumulasi tersebut muncul ketika pasar XRP masih mencoba memulihkan momentum setelah mengalami volatilitas dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini membuat perhatian investor tertuju pada kemampuan aset tersebut mempertahankan struktur teknikal positif sebelum menentukan arah pergerakan selanjutnya.

BACA JUGA:  BNB Chain Jadi Raja Baru Token Saham, Volume US$5,2 Miliar Hantam Dominasi Solana

Funding Rate XRP Kembali Positif, Sinyal Tekanan Beli Meningkat

Selain indikator teknikal harga, sentimen di pasar derivatif juga menunjukkan perbaikan. Analis Arab Chain di CryptoQuant mencatat bahwa momentum long XRP mulai membaik setelah volatilitas yang terjadi pada paruh kedua Juli.

XRP funding rate 28 juli

Berdasarkan data kontrak perpetual XRP di Binance, funding rate kembali bergerak positif di sekitar 0,00138, sementara Z-Score 30 hari berada di level 0,21.

Arab Chain menjelaskan bahwa sebelumnya funding rate XRP sempat turun tajam ke wilayah negatif, yang menunjukkan perubahan posisi trader menuju dominasi short. Namun, kembalinya funding rate ke wilayah positif bersamaan dengan kenaikan Z-Score di atas nol menunjukkan bahwa posisi long mulai mendapatkan kembali momentum.

“Momentum long mulai membaik setelah tekanan sebelumnya,” ungkap Arab Chain.

Meski demikian, Arab Chain menilai level Z-Score saat ini masih berada dekat dengan area netral sehingga belum menunjukkan kondisi spekulasi berlebihan dari posisi long. Artinya, pasar derivatif XRP saat ini memang mulai condong ke sisi pembeli, tetapi belum berada dalam kondisi terlalu panas.

BACA JUGA:  Daftar Orang Terkaya di Bitcoin, Satoshi Nakamoto Masih di Puncak!

Data tersebut menunjukkan peningkatan sentimen di kalangan trader XRP di Binance. Apabila funding rate dan Z-Score terus meningkat, kondisi tersebut dapat menjadi indikasi penguatan momentum beli. Namun, jika kedua indikator kembali bergerak negatif, tekanan dari posisi short berpotensi kembali meningkat.

Dengan kombinasi sinyal akumulasi ekstrem, penguatan RSI, serta membaiknya sentimen derivatif, harga XRP kini berada pada fase penting yang dapat menentukan arah tren berikutnya. Investor akan mengamati apakah XRP mampu menembus resistance US$1,15 untuk mengonfirmasi potensi reli, atau justru kembali tertahan dalam pola konsolidasi.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait