Harga XRP Mendadak Beringas, Satu Level Bisa Ubah Segalanya

Harga XRP menunjukkan pemulihan tajam setelah keluar dari tekanan tren turun jangka panjang, sementara aktivitas pasar derivatif dan arus keluar token dari bursa ikut melonjak ke level tertinggi dalam beberapa bulan.

Analisis teknikal Ultimae menempatkan kisaran US$1,95 sebagai level krusial berikutnya yang berpotensi menentukan apakah reli XRP dapat berkembang menjadi perubahan tren bullish yang lebih besar.

Dalam analisis terbarunya, Ultimae mencatat XRP telah menghasilkan rebound sekitar 71 persen dari titik terendah terbarunya dan bergerak ke kisaran US$1,51.

Pergerakan tersebut terjadi seiring penguatan Bitcoin dan keberhasilan XRP menembus garis tren turun yang terbentuk sejak harga berada di sekitar US$3,30. Kombinasi kedua faktor itu membuat harga XRP mulai menjauh dari struktur pelemahan yang sebelumnya mendominasi pasar.

XRP analisis 26 AGS

Harga XRP Sudah Bangkit, tapi Ujian Terbesarnya Baru Dimulai

Meski pemulihan berlangsung agresif, Ultimae belum menjadikan kenaikan tersebut sebagai satu-satunya dasar untuk melihat perubahan tren jangka panjang. Fokus berikutnya berada pada US$1,95, area yang sebelumnya beberapa kali berfungsi sebagai support penting.

Setelah ditembus ke bawah dalam fase koreksi, zona tersebut kini berubah menjadi hambatan yang perlu direbut kembali pembeli.

BACA JUGA:  Bikin Melongo! Timothy Ronald Buka Kelas Baru, Harganya Rp18 Juta

Menurut analisis tersebut, harga XRP perlu menembus US$1,95 secara meyakinkan dan kemudian mempertahankan area itu sebagai support. Jika kondisi tersebut terpenuhi, XRP tidak hanya merebut kembali level teknikal penting, tetapi juga memperoleh dasar yang lebih kuat untuk beralih menuju struktur bullish.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Grafik Ultimae menunjukkan resistance selanjutnya berada di sekitar US$2,59. Jika momentum pembelian tetap terjaga setelah US$1,95 direbut, area tersebut berpotensi menjadi sasaran berikutnya. Di atasnya, US$3,33 menjadi resistance utama sekaligus wilayah yang berdekatan dengan awal tren turun sebelumnya.

Sebaliknya, kegagalan mengubah US$1,95 menjadi support akan membuat harga XRP masih menghadapi risiko kehilangan momentum setelah reli tajam. Dalam kondisi itu, kenaikan yang berlangsung saat ini belum cukup untuk memastikan bahwa tren turun pada kerangka waktu besar telah sepenuhnya berakhir.

Dengan demikian, US$1,95 menjadi titik penting untuk mengukur kekuatan pembeli setelah rebound. Reaksi pasar di sekitar area tersebut dapat menentukan apakah XRP memperoleh ruang menuju US$2,59 dan US$3,33 atau kembali menghadapi tekanan jual setelah pemulihan terbarunya.

Pemain Besar Tarik XRP, Pasar Futures Mendidih

Di luar struktur teknikal, data on-chain dan derivatif menunjukkan peningkatan aktivitas pasar yang berlangsung berdekatan dengan rebound harga XRP.

BACA JUGA:  Pasar Kripto RI Menguat, Transaksi Tembus Rp28,58 Triliun pada Juni 2026

Analis Amr Taha di CryptoQuant mencatat volume perdagangan futures XRP di Binance, Bybit, OKX dan Bitget mencapai US$11,37 miliar pada 22 Agustus, level tertinggi sejak 5 Februari.

XRP outflow 26 ags

Lonjakan tersebut terjadi sehari setelah transaksi penarikan XRP berukuran besar dari bursa mencapai 231 juta XRP pada 21 Agustus.

Data yang disampaikan Taha menunjukkan transaksi keluar dengan ukuran lebih dari 1 juta XRP meningkat dari 54 juta XRP pada 19 Agustus menjadi 114 juta XRP pada 20 Agustus, sebelum kembali melonjak menjadi 231 juta XRP sehari kemudian.

“Yang menonjol adalah skala dan waktunya, yakni penarikan besar XRP meningkat empat kali lipat,” ungkapnya.

Aktivitas derivatif kemudian meningkat pada 22 Agustus. Binance membukukan volume futures XRP sebesar US$5,63 miliar, disusul Bybit US$2,35 miliar, OKX US$2,04 miliar dan Bitget US$1,35 miliar. Secara gabungan, volume di empat bursa tersebut sekitar 17,5 persen lebih tinggi dibandingkan level pada 5 Februari.

Kenaikan juga terjadi secara luas di masing-masing bursa. Dibandingkan 5 Februari, volume Binance meningkat dari US$5,44 miliar menjadi US$5,63 miliar, Bybit dari US$2,04 miliar menjadi US$2,35 miliar, OKX dari US$1,35 miliar menjadi US$2,04 miliar, sedangkan Bitget naik dari US$0,84 miliar menjadi US$1,35 miliar.

BACA JUGA:  Ada yang Berubah dari Harga Bitcoin, Penghalang Sejak ATH Ini Akhirnya Tumbang

Menurut Taha, peningkatan penarikan berukuran besar terjadi sebelum aktivitas derivatif mencapai puncak lebih dari enam bulan.

Periode tersebut juga bertepatan dengan rebound harga XRP sekitar 45 persen, sehingga arus token dari bursa, volume futures dan pergerakan spot sama-sama menunjukkan peningkatan aktivitas dalam rentang waktu yang berdekatan.

Perkembangan itu membuat perhatian pasar kini tertuju pada kemampuan harga XRP mempertahankan pemulihan dan mendekati US$1,95.

Setelah reli kuat, peningkatan penarikan dari bursa dan lonjakan transaksi futures menunjukkan aktivitas pelaku pasar membesar, tetapi konfirmasi teknikal berikutnya tetap bergantung pada respons XRP ketika berhadapan dengan resistance utama tersebut.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait