Harga XRP Mulai Panaskan Mesin, Reli Besar Berpotensi Membawanya ke US$10

Harga XRP mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah mencatat kenaikan dalam sepekan terakhir, sementara struktur teknikal jangka panjang membuka peluang bagi aset kripto tersebut untuk memasuki fase reli yang lebih besar.

Pada saat artikel ini disusun, XRP diperdagangkan di kisaran US$1,41, setara Rp25.032, dengan kenaikan 4,13 persen selama tujuh hari terakhir, meski masih melemah tipis 0,13 persen dalam 24 jam.

Pergerakan tersebut muncul setelah XRP melewati periode koreksi panjang dari puncaknya pada 2025. Pemulihan harga dalam beberapa sesi terakhir kini menempatkan perhatian pasar pada kemampuan XRP mempertahankan momentum di atas area rendahnya.

Perkembangan di pasar derivatif juga menunjukkan leverage mulai berkurang, sehingga pergerakan selanjutnya berpotensi semakin ditentukan oleh permintaan spot dan kemampuan pembeli mempertahankan struktur pemulihan.

Harga XRP Baru Panaskan Mesin, Target US$10 Sudah Menunggu

Analis The Moon Show menyoroti struktur falling wedge besar pada grafik mingguan XRP yang terbentuk setelah harga mencapai puncak sekitar US$3,60-US$3,70 pada 2025. Harga kemudian bergerak menurun di antara dua garis tren sebelum menyentuh area sekitar US$1 dan mulai berbalik naik.

XRP analisis 7 SEP

Dalam grafik yang dibagikan, XRP terlihat telah menembus batas atas pola tersebut. Breakout dari falling wedge umumnya dipantau sebagai sinyal potensi pembalikan bullish, tetapi keberlanjutannya tetap membutuhkan konfirmasi melalui kemampuan harga bertahan di atas area breakout.

Jika momentum tersebut berlanjut, sejumlah level menjadi perhatian dalam perjalanan harga XRP. Area sekitar US$1,80 menjadi salah satu rintangan awal, disusul US$2,30 dan US$2,90. Setelah itu, XRP berpotensi kembali menguji zona US$3,60-US$3,70 yang sebelumnya menjadi area puncak penting.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan
BACA JUGA:  Jadwal Token Unlock Akhir Agustus 2026, Ada Koin Apa Saja?

Penembusan meyakinkan atas wilayah tersebut akan membuka ruang menuju level ekstensi Fibonacci berikutnya. Grafik The Moon Show menunjukkan ekstensi 1,618 berada di sekitar US$5,50, sebelum proyeksi bergerak jauh lebih tinggi menuju wilayah dua digit.

Zona sasaran utama dalam skenario bullish tersebut berada pada kisaran US$9,54 hingga US$12,89. Dengan demikian, level psikologis US$10 berada tepat di dalam wilayah target yang diproyeksikan apabila ekspansi harga berkembang sesuai pola.

The Moon Show menilai target US$10 mungkin terdengar tidak realistis ketika harga XRP masih sekitar US$1,40, tetapi mengingatkan bahwa target-target besar pada reli sebelumnya juga sempat terlihat sulit dicapai sebelum pergerakan dimulai.

Di sisi sebaliknya, area sekitar US$1-US$1,15 menjadi wilayah yang perlu diperhatikan. Pelemahan kembali ke bawah area tersebut dapat mengurangi kekuatan struktur breakout mingguan dan menunda skenario kenaikan menuju target yang lebih tinggi.

BACA JUGA:  Harga XRP Terpuruk di US$1, Analis Sebut Ini Kesempatan Emas

Leverage Mulai Susut, Panggung Reli XRP Makin Lapang

Sementara analisis teknikal menunjukkan peluang ekspansi, analis CryptoOnchain di CryptoQuant menemukan perubahan penting pada pasar derivatif XRP.

Pada Sabtu (5/9/2026), XRP ditutup pada US$1,413, sementara funding rate Binance turun menjadi -0,002, mencatat pembacaan negatif pertama dalam 14 sesi setelah sebelumnya bertahan antara +0,001 hingga +0,010.

XRP funding rate 7 sep

Perubahan tersebut terjadi setelah likuidasi berlangsung dari kedua sisi pasar. Posisi short senilai US$4,67 juta dilikuidasi pada 3 September ketika harga XRP naik 7,4 persen. Sehari kemudian, posisi long senilai US$8,23 juta tersapu ketika harga berbalik turun. Secara keseluruhan, sekitar US$14,2 juta posisi leverage terhapus hanya dalam 48 jam.

Open interest juga turun sekitar 14 persen, dari US$558 juta menjadi US$478 juta, sedangkan leverage ratio melemah dari 0,203 menjadi 0,182. Meski turun, rasio tersebut masih berada di atas rata-rata enam bulan sebesar 0,164.

“Posisi leverage telah dibersihkan, sementara pasokan XRP di bursa belum ikut bergerak signifikan,” ungkapnya.

Pada saat bersamaan, aktivitas spot di Binance tetap relatif sepi. Inflow sebesar 510.229 XRP hanya setara 6,6 persen dari rata-rata enam bulan, sedangkan outflow 160.247 XRP sekitar 2,1 persen dari rata-rata periode yang sama.

BACA JUGA:  Kripto Hari Ini 1 September 2026: XMR, LIT, MNT, DASH dan RENDER Sedang Meracik Kejutan

Jumlah alamat deposit juga merosot menjadi 36, atau 91 persen di bawah rata-rata kuartalan, sementara cadangan Binance relatif datar pada 2,6176 miliar XRP.

CryptoOnchain mencatat 88 persen inflow mingguan bahkan berasal hanya dari satu sesi pada 2 September. Kondisi tersebut menunjukkan pembersihan posisi leverage belum dibarengi perpindahan pasokan XRP secara signifikan ke bursa.

Secara historis, menurut analis, kombinasi tersebut dapat berkembang ke dua arah. Harga XRP berpeluang membangun basis baru apabila funding kembali normal. Namun, risiko koreksi dalam likuiditas yang lebih tipis dapat meningkat apabila cadangan XRP di bursa mulai bertambah.

Dengan struktur teknikal mingguan yang mulai berubah dan leverage pasar berkurang, kemampuan harga XRP mempertahankan breakout kini menjadi faktor penting bagi peluang reli menuju target yang lebih tinggi.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait