Harga XRP Naik Brutal, tapi Analis Malah Bilang Jangan Beli Dulu

Harga XRP kembali menjadi perhatian setelah menembus resistance yang telah membatasi pergerakannya selama sekitar tujuh bulan. Analis kripto Crypto Patel menilai breakout tersebut membuka peluang berlanjutnya tren bullish, tetapi XRP masih harus melewati US$1,55 untuk mengonfirmasi fase kenaikan berikutnya.

Di sisi lain, lonjakan leverage dan likuidasi di pasar derivatif menunjukkan reli terbaru belum sepenuhnya ditopang permintaan pasar spot.

Pada saat artikel ini disusun, XRP diperdagangkan di sekitar US$1,50, setara Rp27.030, naik 1,92 persen dalam 24 jam dan melonjak 50,20 persen selama tujuh hari terakhir.

Penguatan tersebut membawa aset kripto ini kembali mendekati area teknikal penting setelah sebelumnya bergerak dari zona akumulasi. Kenaikan aktivitas jaringan juga mengiringi reli, dengan jumlah alamat aktif melonjak lebih dari enam kali lipat.

Harga XRP Ngebut, Analis Justru Suruh Injak Rem

Dalam analisis grafik mingguan pair XRP/USDT, Crypto Patel menyoroti keberhasilan XRP keluar dari resistance tujuh bulan setelah mencatat reli sekitar 70 persen dalam satu candle mingguan dari dekat zona akumulasi.

Menurutnya, fokus pasar kini beralih menuju US$1,55 karena level tersebut berpotensi menentukan apakah momentum terbaru dapat berkembang menjadi gelombang bullish berikutnya.

“Di atas US$1,55 membuka potensi fase bullish berikutnya, sedangkan di bawahnya mengarah pada retracement atau re-akumulasi,” ujar Patel.

BACA JUGA:  Apakah XRP Akan Naik Lagi di 2026? Ini Faktor yang Bisa Menentukan Harganya

XRP analisis 25 AGS

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Meski struktur teknikal mulai membaik, Patel tidak menyarankan pelaku pasar mengejar kenaikan setelah reli yang berlangsung cepat.

Apabila XRP gagal bertahan di atas US$1,55, ia melihat peluang koreksi kembali menuju sekitar US$1. Area tersebut dinilai dapat menjadi wilayah akumulasi berikutnya apabila pasar mengalami retracement.

Grafik Patel juga memperlihatkan zona akumulasi yang lebih luas di sekitar US$0,65 hingga US$0,85. Area ini sebelumnya menjadi basis pergerakan sebelum XRP berbalik naik. Dengan demikian, kemampuan pembeli mempertahankan harga di atas zona-zona tersebut akan menjadi bagian penting dalam menjaga struktur bullish jangka panjang.

Untuk prospek yang lebih panjang, Patel masih mengamati kemungkinan pergerakan menuju kisaran US$5 hingga US$10. Namun, target tersebut bergantung pada keberhasilan XRP mempertahankan struktur kenaikan dan melewati resistance secara bertahap.

Dalam kondisi sekarang, US$1,55 tetap menjadi level terdekat yang perlu direbut sebelum pasar dapat memperoleh konfirmasi bullish lebih kuat.

Momentum harga juga dibarengi perubahan signifikan pada aktivitas XRP Ledger. Analis Ali Martinez mencatat jumlah alamat aktif melonjak 654,71 persen, dari 47.180 menjadi 356.070 alamat. Lonjakan tersebut menunjukkan peningkatan tajam partisipasi pengguna dalam jaringan.

XRP Ledger 25 ags

Menurut Martinez, peningkatan aktivitas sebesar itu biasanya menunjukkan partisipasi jaringan yang meningkat secara drastis dan kerap berjalan beriringan dengan volatilitas harga yang lebih tinggi.

BACA JUGA:  Cuma 1 Persen Wallet yang Mendominasi Polymarket, Apa Artinya bagi Prediksi Pemilu AS?

Artinya, kenaikan penggunaan jaringan dapat mendukung perhatian pasar terhadap XRP, tetapi sekaligus meningkatkan kemungkinan pergerakan harga yang lebih agresif ke kedua arah.

Di Balik Reli, Leverage Mulai Mengerikan

Analisis berbeda datang dari CryptoOnchain di CryptoQuant, yang menilai repricing XRP terbaru lebih banyak digerakkan oleh positioning di pasar derivatif ketimbang perubahan pasokan di pasar spot.

XRP ditutup pada US$1,520 pada 23 Agustus, sekitar 53 persen di atas titik terendah US$0,993 yang tercatat pada 16 Agustus dan mendekati batas atas rentang pergerakan enam bulan.

Dalam sepekan, rata-rata likuidasi posisi short XRP di Binance mencapai US$7,31 juta, melonjak sekitar 2.511 persen dibandingkan baseline 90 hari.

XRP Short likuidasi

Estimated leverage ratio juga mencapai 0,213, level tertinggi dalam enam bulan, sementara volume perdagangan meningkat sekitar 1.278 persen dibandingkan baseline kuartalan.

Kombinasi tersebut mengindikasikan bahwa short covering dan penggunaan leverage memainkan peran besar dalam reli.

Namun, sisi spot belum menunjukkan perubahan sebanding. Cadangan XRP di Binance relatif stabil pada 2,62 miliar XRP, hanya turun 1,4 persen dibandingkan baseline 90 hari. Kondisi tersebut mengindikasikan belum terjadi redistribusi inventori dalam skala besar meskipun harga XRP telah mengalami kenaikan tajam.

Data on-chain memberikan dukungan tambahan, meski belum cukup menentukan arah berikutnya. Jumlah transaksi naik menjadi 2,27 juta atau 57 persen di atas baseline 90 hari, sementara akun aktif meningkat 26 persen dan rasio NVT turun 45 persen.

BACA JUGA:  Era Baru Kripto? ARK Invest Prediksi Banyak Proyek dan Exchange Akan Tumbang

Risiko pasar mulai terlihat pada 23 Agustus ketika likuidasi posisi long mencapai US$24,6 juta, rekor tertinggi dalam enam bulan, melampaui likuidasi short sebesar US$13 juta.

Menariknya, kondisi tersebut terjadi ketika XRP tetap menutup hari dengan kenaikan. CryptoOnchain menilai situasi itu lebih mencerminkan pembersihan posisi long yang terlalu agresif di tengah reli daripada tekanan pasar yang hanya bergerak satu arah.

Kombinasi leverage tinggi di dekat batas atas rentang harga dan partisipasi spot yang relatif tertinggal membuat pergerakan berikutnya bergantung pada kemampuan permintaan spot mengambil alih momentum.

Jika permintaan tersebut muncul, reli dapat memperoleh fondasi lebih kuat. Sebaliknya, apabila leverage tetap tinggi tanpa dukungan spot yang memadai, XRP berpotensi memasuki konsolidasi untuk mendinginkan pasar atau mengalami volatilitas dua arah yang lebih tajam.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait