Harga XRP Sedang Merakit Sesuatu, Semua Sinyal Mengarah ke US$2,30

Harga XRP masih bergerak di sekitar US$1,40 pada perdagangan terbaru, di tengah upaya pasar mempertahankan pemulihan setelah tekanan yang membawa aset kripto tersebut mendekati area US$1 pada Agustus lalu.

Pada saat artikel ini disusun, XRP diperdagangkan setara sekitar Rp24.655, dengan koreksi 1,93 persen dalam 24 jam terakhir.

Pergerakan tersebut menempatkan XRP pada fase penting setelah volatilitas beberapa bulan terakhir. Di satu sisi, harga masih harus berhadapan dengan resistance yang membatasi pemulihan jangka menengah.

Di sisi lain, struktur harga yang terbentuk sejak titik terendah terbaru membuka peluang perubahan momentum apabila pembeli mampu mempertahankan area support dan mendorong breakout dari zona pasokan terdekat.

Harga XRP Mulai Bongkar Pola Lama, Jalan ke US$2,30 Makin Terbuka

Analis kripto Celal Kucuker menilai konfigurasi teknikal XRP pada grafik dua harian semakin konstruktif. Ia menyoroti beberapa formasi dan setup teknikal yang secara bersamaan mengarah pada sasaran yang sama, yakni sekitar US$2,30. Menurutnya, target tersebut bahkan berpotensi dicapai lebih cepat daripada perkiraan.

XRP analisis 8 SEP

Grafik yang dibagikan Kucuker memperlihatkan harga XRP sebelumnya membangun dasar besar di sekitar US$0,99-US$1. Dari area tersebut, harga memantul dan mulai keluar dari garis tren turun jangka menengah yang terbentuk sejak puncak pada 2025.

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Bisa Kembali Naik, Analis Soroti Sinyal Bullish Ini

Selain breakout garis tren, grafik tersebut memperlihatkan struktur menyerupai rounded bottom yang berkembang sejak pertengahan 2026. Kombinasi pemulihan dari support US$0,99 dan pelemahan struktur tren turun menjadi landasan skenario kenaikan yang diproyeksikan Kucuker.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Meski demikian, harga XRP belum memiliki jalur bebas menuju sasaran tersebut. Area US$1,50-US$1,55 menjadi resistance horizontal penting yang perlu direbut terlebih dahulu. Zona itu sebelumnya beberapa kali menjadi tempat harga bereaksi dan kini kembali menjadi penghalang bagi pemulihan XRP.

Skenario pada grafik menunjukkan XRP dapat mengalami konsolidasi maupun retest di sekitar area tersebut sebelum mencoba bergerak lebih tinggi. Jika pembeli berhasil mendorong harga melewati US$1,55 dan mempertahankannya, ruang menuju resistance berikutnya diperkirakan semakin terbuka.

Target utama Kucuker berada di sekitar US$2,30-US$2,35. Dari posisi US$1,40 saat ini, pencapaian US$2,30 akan membutuhkan kenaikan sekitar 64 persen.

Di atas target tersebut, resistance makro berikutnya terlihat di kisaran US$3,40-US$3,50. Namun, proyeksi itu masih bergantung pada kemampuan XRP menembus hambatan terdekat, sementara area sekitar US$0,99 tetap menjadi support struktural utama pada grafik.

BACA JUGA:  Ngeri! Begini Modus Peretas Cetak 4 Miliar ONE hingga Bikin Harga Kacau

Arus Whale ke Binance Belum Berikan Lampu Hijau Penuh

Di tengah setup teknikal tersebut, data on-chain memberikan gambaran yang lebih hati-hati. Analis PelinayPA di CryptoQuant mengamati transfer whale berukuran 100.000 hingga 1 juta XRP ke Binance untuk menilai potensi tekanan jual dari pemegang besar.

XRP Whale 8 sep

Berdasarkan data terbaru yang dianalisisnya, inflow atau arus masuk ke Binance tercatat sekitar 260.000 XRP, sedangkan outflow atau arus keluar berada di angka nol. Kondisi tersebut dapat menunjukkan adanya token yang dipindahkan menuju bursa untuk potensi penjualan jangka pendek sehingga memberi tekanan ringan terhadap harga XRP.

Namun, PelinayPA menekankan bahwa satu pembacaan inflow belum cukup untuk menyimpulkan datangnya penurunan. Aktivitas inflow maupun outflow whale secara keseluruhan relatif tenang sejak Juli dibandingkan lonjakan besar pada periode sebelumnya. Situasi itu menunjukkan belum terlihat akumulasi ataupun distribusi whale dalam skala kuat.

“Gambaran saat ini masih netral hingga sedikit negatif bagi pergerakan harga XRP,” ujar PelinayPA.

Indikator Aroon turut memberikan sisi berbeda. Garis naik berada pada posisi tinggi, sedangkan garis turun rendah, yang menurut PelinayPA mengindikasikan tren jangka pendek masih berpeluang tetap positif.

BACA JUGA:  Gawat! 500 Juta SAND Dicetak Secara Misterius, The Sandbox Diduga Kebobolan

Risiko akan meningkat apabila inflow ke bursa terus bertambah selama beberapa hari karena kondisi tersebut dapat memperbesar peluang tekanan jual dan pullback. Sebaliknya, apabila outflow mulai melampaui inflow, perpindahan XRP keluar dari bursa menuju cold wallet dapat memberikan interpretasi yang lebih positif.

Dengan demikian, harga XRP kini berada di antara setup teknikal yang mengarah ke US$2,30 dan aktivitas whale yang belum memberikan konfirmasi bullish kuat.

PelinayPA menilai sinyal arah yang lebih meyakinkan membutuhkan net inflow atau net outflow yang jelas selama beberapa hari berturut-turut, serta tetap perlu dibaca bersama arah pasar secara keseluruhan, pergerakan Bitcoin dan perkembangan spesifik XRP.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait