Harga XRP Siap Lepas Landas, Pola Ini Pernah Picu Reli Brutal

Harga XRP menunjukkan rebound tajam setelah sebelumnya tertekan mendekati area psikologis US$1, membuka kembali spekulasi mengenai potensi perubahan momentum pada aset kripto tersebut.

Sejumlah indikator teknikal dan derivatif kini menunjukkan peningkatan aktivitas buyer, tetapi XRP masih menghadapi resistance penting yang harus dilewati sebelum pemulihan dapat dianggap sebagai pembalikan tren yang lebih besar.

Pada grafik tiga hari yang disorot analis kripto Don, XRP berada sekitar US$1,35 setelah memantul dari area terendahnya.

Don menggambarkan kondisi tersebut sebagai “vertical mode,” merujuk pada kemungkinan munculnya akselerasi kenaikan apabila struktur harga saat ini mengikuti pola konsolidasi sebelumnya. Namun, konfirmasi tetap bergantung pada kemampuan buyer mempertahankan rebound dan menembus sejumlah resistance di atas harga.

Pola Pemicu Reli Brutal Harga XRP Mulai Terlihat Lagi

Analisis Don menyoroti kemiripan struktur saat ini dengan pergerakan XRP pada periode sebelumnya. Pada 2024, aset tersebut sempat bergerak dalam rentang relatif datar sekitar US$0,50–US$0,70 sebelum breakout kuat pada penghujung tahun.

XRP analisis 22 AGS DON

Lonjakan itu kemudian membawa XRP menuju kisaran US$2 dan membentuk struktur konsolidasi baru pada paruh pertama 2025.

BACA JUGA:  Harga XRP Jatuh Dekati US$1, Zona Ini Jadi Sorotan Utama

Konsolidasi tersebut terlihat membentuk pola triangle dengan resistance menurun dan support yang relatif landai. Setelah keluar dari struktur itu, XRP kembali mencatat pergerakan vertikal dan mencapai area sekitar US$3,40–US$3,50.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Dari puncak tersebut, harga kemudian memasuki fase koreksi panjang dalam descending channel hingga akhirnya mendekati US$1 pada 2026.

Struktur terbaru yang digambar Don kembali memperlihatkan fase konsolidasi setelah penurunan tersebut.

Area US$1,20–US$1,40 menjadi wilayah penting yang perlu dipertahankan buyer, sedangkan garis resistance atas mengarah menuju sekitar US$1,69. Dengan demikian, zona US$1,69–US$1,70 menjadi salah satu level konfirmasi penting bagi harga XRP.

Jika XRP mampu keluar dari struktur tersebut dan bertahan di atas US$1,70, pola yang dibandingkan Don dengan fase sebelumnya akan memperoleh validasi teknikal lebih kuat. Sebaliknya, kehilangan US$1,20 dapat mengembalikan perhatian menuju US$1,00–US$0,90, sekaligus melemahkan skenario ekspansi bullish.

Satu Gerbang Ini Bisa Menentukan Nasib Kebangkitan XRP

Pandangan yang lebih berhati-hati datang dari analis ChartNerd. Berdasarkan grafik mingguan yang dibagikannya, harga XRP berada sekitar US$1,39 setelah rebound agresif dari sekitar US$1.

XRP analisis Nerd 22 AGS

Meski demikian, struktur makro belum sepenuhnya bullish karena XRP masih berhadapan dengan exponential moving average (EMA) utama yang sebelumnya menjadi panduan tren turun.

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Beri Harapan Palsu? Koreksi Besar Kini Mengintai

Hambatan awal berada di sekitar EMA mingguan US$1,25, yang telah dilewati dalam rebound terbaru. Tantangan berikutnya lebih besar karena EMA50 mingguan berada sekitar US$1,54 dan masih melandai turun. Kondisi tersebut menjadikan wilayah US$1,50–US$1,54 sebagai area penentu antara buyer dan seller.

Menurut kerangka ChartNerd, harga XRP perlu merebut kembali EMA50 dan mempertahankannya sebagai support untuk memperkuat sinyal pemulihan tren.

Penutupan mingguan yang kuat di atas US$1,54 dapat membuka peluang menuju resistance berikutnya sekitar US$1,90. Sebaliknya, rejection pada EMA50 dapat mengubah kenaikan terbaru menjadi relief rally sebelum tekanan jual kembali meningkat.

Trader Berebut Posisi Long, Euforia XRP Mulai Memanas

Sementara sinyal teknikal membaik, data derivatif Binance menunjukkan peningkatan spekulasi. Analis Arab Chain di CryptoQuant menyoroti funding rate XRP di Binance mencapai 0,0101, level tertinggi sejak Oktober 2025, ketika XRP diperdagangkan di sekitar US$1,30.

“Lonjakan funding rate ini bertepatan dengan meningkatnya minat trader terhadap posisi long baru,” ungkapnya.

XRP funding rate 22 ags

Funding rate yang berada jauh di atas rata-rata bergerak 30 hari menunjukkan permintaan terhadap posisi long meningkat dibandingkan periode sebelumnya. Perubahan tersebut mencerminkan sentimen derivatif yang semakin condong ke bullish ketika harga XRP berusaha mempertahankan pemulihannya.

BACA JUGA:  Elon Musk Bikin Trader Kripto Ini Cuan Rp143 Juta dari Rp500 Ribu

Namun, kondisi itu juga membawa risiko. Akumulasi posisi long dengan leverage dan biaya pendanaan yang semakin tinggi dapat membuat pasar lebih sensitif terhadap penurunan mendadak. Koreksi tajam berpotensi memicu likuidasi posisi long dan memperbesar volatilitas.

Karena itu, pergerakan funding rate berikutnya akan menjadi indikator penting untuk mengukur ketahanan momentum. Funding rate yang tetap tinggi bersamaan dengan stabilitas atau kenaikan harga XRP dapat menunjukkan permintaan yang bertahan.

Sebaliknya, penurunan funding rate dapat mengindikasikan momentum spekulatif mulai melemah. Dengan resistance US$1,50–US$1,54 dan US$1,69–US$1,70 yang masih berada di depan, reli terbaru belum menghapus seluruh hambatan yang menentukan arah harga XRP berikutnya.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait