Harga XRP kembali berada di titik penting setelah struktur teknikal jangka panjang yang terbentuk selama sekitar 12 tahun memperlihatkan potensi pergerakan besar.
Analis kripto Amonyx menilai pola makro XRP masih mempertahankan struktur kenaikan meski aset tersebut telah terkoreksi tajam dari puncaknya dan kini diperdagangkan di sekitar US$1,03.
Dalam analisis grafik mingguan, Amonyx memperlihatkan bahwa pergerakan sejak 2014 masih berada dalam struktur ascending jangka panjang.
Harga XRP saat ini mendekati garis support naik utama di kisaran US$1–US$1,05, setelah sebelumnya turun dari area puncak sekitar US$3–US$3,50. Ia merangkum pandangannya terhadap struktur tersebut dengan menyatakan bahwa grafik XRP mengindikasikan potensi ledakan kuat.
XRP Tiba di Ujung Struktur 12 Tahun, Sinyal Besar Mulai Terlihat
Garis support naik yang ditandai Amonyx bukan merupakan struktur yang baru terbentuk. Garis tersebut ditarik dari area dasar pada siklus awal XRP sekitar 2014, kemudian terus menjadi bagian dari struktur makro hingga pergerakan terbaru pada 2026.

Posisi tersebut membuat area US$1–US$1,05 menjadi salah satu zona yang perlu diperhatikan. Kemampuan pembeli mempertahankan kawasan itu dapat menjaga struktur ascending tetap utuh, sementara pelemahan di bawahnya berpotensi mengubah konstruksi teknikal yang menjadi dasar proyeksi jangka panjang Amonyx.
Pada sisi atas, harga XRP masih menghadapi descending resistance yang terbentuk dari puncak 2025. Berdasarkan grafik tersebut, garis resistance semakin mendekati kisaran US$1,40–US$1,60 sehingga pergerakan XRP kini terjepit di antara support naik jangka panjang dan resistance turun.
Kondisi itu membentuk fase kompresi yang dapat mendahului peningkatan volatilitas ketika salah satu batas struktur ditembus. Dalam skenario bullish, XRP perlu terlebih dahulu mempertahankan US$1, kemudian menembus kawasan US$1,40–US$1,60 secara meyakinkan untuk memperkuat peluang pembalikan tren.
Apabila breakout tersebut terjadi, perhatian selanjutnya akan beralih ke US$2,80–US$3,50 yang sebelumnya menjadi kawasan puncak utama. Amonyx bahkan menggambarkan skenario ekspansi jangka sangat panjang menuju level ratusan dolar apabila pola kenaikan historis kembali terulang.
Meski demikian, proyeksi itu masih bersifat teknikal dan belum mendapatkan konfirmasi dari pergerakan pasar saat ini. Dengan XRP masih berada sedikit di atas US$1, tahapan terdekat tetap bergantung pada kemampuan harga mempertahankan support dan menembus resistance yang membatasi pemulihan.
Likuiditas Menumpuk di Bawah US$1, Ini Ujian Terdekat Harga XRP
Sementara proyeksi makro Amonyx membuka kemungkinan pergerakan besar dalam jangka panjang, analis ChartNerd melihat risiko berbeda pada ruang yang lebih kecil.
Berdasarkan heatmap likuiditas pair XRP/USDT harian, harga yang berada sekitar US$1,03 tengah mendekati konsentrasi likuiditas di bawah level psikologis US$1.

ChartNerd menilai likuiditas XRP saat ini masih didominasi area di bawah harga atau yang ia sebut sebagai “red liquidity.” Konsentrasi paling menonjol terlihat di sekitar US$0,97–US$1, sehingga kawasan tersebut berpotensi menarik pergerakan apabila tekanan jual berlanjut.
Jika harga XRP kehilangan US$1 secara meyakinkan, pergerakan turun dapat berkembang menjadi liquidity sweep untuk menyerap posisi yang terkumpul di bawahnya. Sapuan awal berpotensi menjangkau sekitar US$0,95, sedangkan zona likuiditas lebih dalam terlihat membentang hingga kisaran US$0,86–US$0,90.
Sebaliknya, kumpulan likuiditas di atas harga berada relatif lebih jauh. Area tersebut mulai terlihat di sekitar US$1,30–US$1,50, kemudian meningkat lebih tebal pada kisaran US$1,60–US$1,85. Namun, akses menuju zona atas akan sangat bergantung pada kemampuan XRP mempertahankan US$1 dan membangun pemulihan dari tekanan saat ini.
Dengan demikian, dua analisis tersebut memperlihatkan perbedaan horizon yang penting. Struktur 12 tahun Amonyx masih menyisakan skenario ekspansi besar jika support makro bertahan dan resistance berhasil ditembus.
Namun, dalam jangka dekat, harga XRP masih menghadapi risiko liquidity sweep di bawah US$1 sebelum skenario bullish yang lebih besar memperoleh konfirmasi.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


