Harga XRP Siap Meledak Lawan Bitcoin? Pola 9 Tahun Ini Kembali Muncul

Harga XRP kembali menjadi sorotan setelah muncul pola historis yang dinilai berulang terhadap Bitcoin. Analis teknikal ChartNerd mengungkapkan bahwa pair XRP/BTC kembali memasuki fase yang sebelumnya beberapa kali menjadi titik awal perubahan momentum.

Berdasarkan pola yang telah berlangsung selama hampir sembilan tahun, kuartal keempat atau Q4, terutama Oktober, kerap menjadi periode ketika XRP mulai mengungguli performa Bitcoin setelah membentuk dasar harga.

Analisis tersebut muncul ketika harga XRP terhadap Bitcoin masih berada dalam tren turun jangka panjang.

Meski struktur pasar belum sepenuhnya berubah menjadi bullish, ChartNerd melihat kemunculan pola musiman yang konsisten pada sejumlah siklus sebelumnya membuka peluang bagi XRP untuk kembali menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan aset kripto terbesar tersebut apabila area support penting mampu bertahan.

Pola Langka XRP Kembali Aktif, Saatnya Ungguli Bitcoin?

Menurut ChartNerd, pair XRP/BTC telah membentuk rangkaian lower high sejak mencapai puncaknya pada 2017. Struktur tersebut menunjukkan bahwa setiap reli yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir masih gagal menghasilkan puncak yang lebih tinggi, sehingga tren turun jangka panjang terhadap Bitcoin belum berakhir.

BACA JUGA:  Bitcoin Bersiap Meledak? Data Ini Soroti Kapitulasi Ritel dan Lonjakan Leverage

XRP BTC analisis 14 jul

Meski demikian, ia menilai terdapat pola yang terus berulang sejak 2016. Berdasarkan pengamatan historisnya, dasar harga lokal atau local bottom berulang kali muncul pada kuartal keempat, terutama sekitar Oktober.

Pola tersebut terlihat pada Oktober 2016, Oktober 2020, dan kembali muncul pada Oktober 2024, yang kemudian diikuti fase penguatan relatif XRP terhadap Bitcoin.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

ChartNerd menjelaskan bahwa area demand pada kisaran 0,0000040–0,0000060 BTC menjadi zona support paling krusial karena beberapa kali berhasil menghentikan tekanan jual.

Di sisi lain, resistance horizontal berada di sekitar 0,0000260 BTC, sementara garis tren turun yang menghubungkan puncak sejak 2017 masih menjadi hambatan utama bagi perubahan tren jangka panjang.

Menurutnya, Oktober 2026 berpotensi menjadi fase reset berikutnya apabila pola historis tersebut kembali terulang. Selama XRP mampu bertahan di area demand, peluang untuk mulai mengungguli Bitcoin tetap terbuka.

BACA JUGA:  5 Kripto Dengan Kenaikan Tertinggi Hari Ini, Ada Koin Apa Saja?

Namun, selama pair XRP/BTC masih bergerak di bawah resistance horizontal dan garis tren turun jangka panjang, konfirmasi pembalikan tren belum dinilai terjadi.

Tekanan Bearish Belum Usai, XRP Bidik Breakout Besar

Di sisi lain, analis Four menilai harga XRP masih bergerak di dalam descending channel yang telah mengendalikan pergerakan aset tersebut selama beberapa bulan terakhir. Setiap upaya kenaikan sejauh ini masih tertahan oleh garis tren turun, menandakan tekanan bearish belum sepenuhnya menghilang.

Meski begitu, ruang pergerakan harga kini semakin menyempit karena harga mendekati pertemuan antara resistance channel dan area support utama.

XRP analisis 14 jul

Four menyoroti zona demand US$1,02–US$1,05 sebagai level yang paling penting untuk dipertahankan. Area tersebut telah beberapa kali menyerap tekanan jual sehingga mencegah penurunan yang lebih dalam. Selama harga XRP tetap berada di atas kisaran tersebut, peluang terbentuknya pantulan dinilai masih terbuka.

Ia juga melihat kondisi kompresi harga yang semakin ketat berpotensi memicu pergerakan besar dalam waktu dekat.

BACA JUGA:  Cuma Sehari! Trader Polymarket Cuan Rp138 Miliar dari Piala Dunia 2026

Jika XRP mampu menembus resistance descending channel, momentum beli diperkirakan dapat meningkat karena pelaku pasar yang menunggu konfirmasi mulai kembali masuk. Dalam skenario tersebut, harga XRP berpotensi bergerak menuju kisaran US$1,20 hingga US$1,30.

Sebaliknya, apabila zona demand US$1,02–US$1,05 gagal dipertahankan, peluang breakout bullish diperkirakan akan melemah.

Kondisi tersebut dapat membuka ruang bagi tekanan jual untuk kembali mendominasi, sehingga arah pergerakan harga XRP dalam jangka pendek masih sangat bergantung pada kemampuan aset ini mempertahankan support utama sekaligus menembus resistance teknikal yang telah membatasi kenaikannya selama beberapa bulan terakhir.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait